Home » Berita » Suzuki New Carry Laris untuk Pengusaha Hasil Bumi di Makassar

Suzuki New Carry Laris untuk Pengusaha Hasil Bumi di Makassar

Makassar –

Tak dipungkiri kehadiran New Carry pick up masih menjadi pendongkrak penjualan mobil Suzuki khususnya kendaraan komersil di wilayah Sulawesi. Hal ini diungkapkan Andree Sulimdro, Direksi PT Megahputra Sejahtera (MPS) saat hadir di acara test drive new Carry di Makassar 25 Juni 2019.

Bila diprosentase sebanyak 70 persen mobil komersil di wilayah Makassar bahkan lebih di kuasai Suzuki. Sementara sisanya adalah kompetitor seperti Daihatsu, DFSK, dan Tata. Kondisi geografis sangat mempengaruhi tingginya kebutuhan kendaraan komersil karena hasil buminya seperti kopi, beras, cengkeh dan kelapa sawit.

“Dengan model baru yang menggunakan mesin baru lebih hemat dan harga lebih kompetitif. Produk yang baru ini lebih menggabungkan ada Futuran dan Carry. Kami optimistis kita masih menjadi pemimpin pasar di kelasnya,” ujar Andree kepada Carmudi.

Diantara strategi yang dilakukan untuk meraup pasar ritel di jaringan dealer PT MPS diberikannya DP Rp 12 jutaan atau cicilan ringan. Ini merupakan program baru untuk menggejot penjualan dimana DP sebelumnya sebesar Rp 18 jutaan.

Bukan hanya layani mobil pick up, bila konsumen ingin merubah menjadi minubus buat angkutan atau penambahan box, PT MPS juga melayani.

“Kami juga bekerja sama dengan karoseri untuk penambahan box atau menjadi mobil angkutan. Namun itu jarang, kebanyakan untuk angkutan hasil bumi seperti kopi sawit atau beras sebesar 98 persen,” ujar Andree.

Andree juga menambahkan untuk pengiriman unit Syzuki new Carry sudah dilakukan delevery ke konsumen mulai Mei 2019 kemarin. Sementara posisi market 40 persen di wilayah Makassar dengan target sebulan 200 unit, namun saat ini baru 130 hingga 150. Pesaing utama new Carry masih berhadapan dengan Daihatsu Granmax.

Previous post
Kementerian ESDM Uji Bahan Bakar Bensin Baru Setara Euro4, Untuk Apa?
Toyota New Avanza
Next post
Skema Kredit Toyota Avanza 2019, Cicilan Termurah Rp 3 Jutaan