Home » Reviews » Tak Lagi Dijual Resmi, VW Scirocco Kerap Jadi Incaran

Tak Lagi Dijual Resmi, VW Scirocco Kerap Jadi Incaran

VW Scirocco
Tampak belakang VW Scirocco (Foto: carrosesegredos.com.br)

Jakarta – Mungkin bagi sebagian orang nama Volkswagen (VW) Scirocco cukup asing terdengar. Tapi pagi pecinta mobil coupe atau berpintu dua, terutama para penggemar VW nama Scirocco tentunya sangat tidak asing. Mobil hatchback dengan kapasitas 4 penumpang ini bisa dibilang dalam beberapa tahun ke depan akan menjadi mobil incaran. Ya, karena Scirocco tidak lagi dijual secara resmi oleh VW Indonesia.

Di Indonesia, VW Scirocco ditawarkan dalam 2 pilihan mesin; 1.400 cc, 4 silinder, turbo dan 2.000 cc, 4 silinder, turbocharge. Selain mesin, pilihan atapnya pun terdiri dari dua varian yang berbeda; versi standard dan atap kaca model panoramic. Meskipun Scirocco punya tampang sporty dan kekinian, namun sebenarnya sangat cocok dijadikan sebagai mobil harian.

Sejarah VW Scirocco

VW Scirocco pertama kali diluncurkan pada 1974. Model ini sengaja dibuat sebagai pengganti Karmann Ghia yang sudah mulai menua. Mengusung konsep mobil coupe dan disebut sebagai model T53 oleh karyawan VW. Platform-nya diambil dari VW Golf, hanya saja setiap bagian dari mobil ini dirancang ulang.

VWS Scirocco Mk1, photo: Drive-my
VWS Scirocco Mk1 (Foto: Drive-my)

Giorgetto Giugiaro sebagai desainer VW Scirocco pun mencoba menyelesaikan deadline sebelum mobil ini dipajang di ajang Geneva Motor Show 1973. Jika dilihat bentuknya, wajah depannya mirip VW Golf Mk1 dengan dimensi yang lebih lebar dan panjang. Lampu depan memakai model bulat yang berjumlah 4 buah. Generasi pertama pun kemudian eksis hingga 1984.

VW Scirocco Generasi Kedua

Generasi kedua VW Scirocco diluncurkan pada 1981 dan dipajang di ajang Geneva Motor Show. Secara desain, bentuknya memang tak terlalu berbeda dibanding Mk1. Hanya saja garis lekukannya dibuat lebih halus dibanding generasi pertamanya. Lampu depan kini memakai model kotak, dengan jumlah 4 buah. Bagi orang awam, generasi kedua ini terlihat serupa dengan Ford Laser TX3.

VW Scirocco Mk2, photo: honestjohn.co.uk
VW Scirocco Mk2 (Foto: honestjohn.co.uk)

Pada generasi kedua ini, VW Scirocco mendapat improvement berupa ruang kepala bagi penumpang belakang yang lebih baik dan bagasi yang bertambah besar. Selain itu, nilai coefisien drag VW Scirocco generasi kedua menjadi lebih kecil sehingga mobil ini mendapat tambahan akselerasi berkat aerodinamika yang lebih baik. Salah satu fitur dari VW Scirocco dengan kode bodi T53B ini adalah lokasi spoiler belakang di tengah hingga kaca di pintu belakang. Model ini dibuat hingga 1992 dan sukses terjual hingga 291.497 unit.

VW Scirocco Generasi Ketiga

VW Scirocco yang dijual secara resmi di Indonesia adalah model generasi ketiga yang diluncurkan debut dunia pada 2006 di pabrik Portugal. Walaupun diluncurkan pada 2006, tetapi penjualannya baru dimulai pada 2008 di Tanah Air.

Menggunakan kode bodi 1K8, VW Scirocco ini lahir dengan mengadopsi platform yang sama dari generasi VW Golf kelima. Desain yang ditawarkan benar-benar keren saat itu. Penilaian desain ini dibuktikan lantaran prestasinya sebagai Car Of The Year dari Top Gear Magazine 2008 silam.

Tampak belakang, photo: autoevolution
Tampak belakang (Foto: autoevolution)

Perubahan desain dari coupe yang mengotak menjadi penuh lekukan, dianggap sebagai ubahan total. Fitur yang ditanamkan oleh Volkswagen pada mobil ini juga benar-benar banyak. Bahkan mobil ini mampu meraih tingkat keamanan 5 bintang dari EuroNCAP.

Spesifikasi VW Scirocco

  • Dimensi

Di Indonesia, populasinya sendiri bisa dibilang tidak terlalu banyak tetapi juga tidak sulit menemukan mobil ini pada saat akhir pekan. Mobil ini memiliki panjang 4.258 mm, lebar 1.799 mm, dan tinggi 1.482 mm. Oleh karenanya, sebagai sebuah hothatch atau mobil hatchback bermesin buas, mobil ini dinilai punya ukuran yang cukup bersahabat dengan kepadatan lalu lintas khas kota-kota besar.

Jika melihat posisi mobil ini, VW memang menyasar konsumen muda yang suka dengan kecepatan, aktif, dan tentunya sporty. Scirocco mengkombinasikan unsur hothatch dan coupe dalam 1 versi. Bagi sebagian orang, Scirocco dianggap punya desain yang seksi dengan bentuk belakang yang tampil cukup lebar.

  • Mesin

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Scirocco hadir dalam 2 versi mesin. Mesin pertama memakai kapasitas 1.400 cc, 4 silinder, turbocharge bertenaga 158 hp dengan torsi maksimal 240 Nm. Sedangkan mesin kedua memakai kapasitas 2.000 cc, 4 silinder, turbocharge bertenaga 262 hp dan torsi 350 Nm. Pilihan transmisinya pun terdiri dari dua pilihan, yakni manual 6 percepatan dan otomatis 7 percepatan dengan DSG.

Mesin Scirocco R
Mesin Scirocco R (Foto: autocar.uk)

Akan tetapi, versi yang masuk ke Indonesia mayoritas menggunakan transmisi otomatis. Walaupun bermesin kecil, akan tetapi performa yang dihasilkan tak bisa dipandang sebelah mata. Mobil dua pintu ini sanggup melesat dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 6-8 detik saja. Sedangkan kecepatan maksimal yang dapat diraih oleh mobil ini mampu mencapai 220-240 km/jam.

  • Fitur Keamanan dan Keselamatan

Mobil yang satu ini punya fitur keamanan yang sangat baik. Ia dibekali dengan rem cakram ABS, electronic brake distribution, hydraulic brake assist, ventilated disc, airbag di bagian depan dan samping, serta seatbelt 3 titik di bagian depan dan belakang.

Kelebihan VW Scirocco

Jika membicarakan kelebihan, hal pertama yang disebutkan adalah desain VW Scirocco yang anti mainstream. Bagi kamu yang suka dengan mobil yang jarang terlihat di jalan, VW Scirocco ini akan sangat cocok, terutama yang suka dengan model hatchback. Bahkan saat melintas di jalan mobil ini mampu membuat pengendara lain menjadi ‘patah leher’ alias ngeliat terus sampai mobil ini lewat.

Kelebihan kedua yang sudah pasti kalian ketahui adalah mesinnya. Mesin VW Scirocco bukanlah mesin yang pelan. Mesin bawaan pabrik masih dapat dioptimalisasi lagi dengan melakukan beberapa modifikasi. Bagi pecinta modifikasi mobil kencang, ini adalah kabar baik. Karena tak sulit mendongkrak tenaga Scirocco menjadi jauh lebih buas dibanding standarnya.

Jok belakang, cukup lega untuk diduduki orang dewasa, photo: autocar.uk
Jok belakang, cukup lega untuk diduduki orang dewasa (Foto: autocar.uk)

Kelebihan ketiga adalah model 2 pintu. Enggak bisa dipungkiri lagi deh, di Indonesia mobil dengan jumlah pintu yang sedikit biasanya bakal lebih diburu kalau sudah tidak diproduksi atau dijual lagi secara resmi.

Lihat saja model G-Class versi short wheel base atau sedan dengan dua pintu. Biasanya model ini akan memiliki harga jual yang lebih baik dibanding versi 4 pintunya.

Belum selesai sampai di situ saja. Kelebihan lain dari mobil ini adalah handling-nya yang lumayan oke. Saya pernah merasakan mobil ini untuk menguji kecepatan tinggi sambil bermanuver di jalan tol. Hasilnya, handling VW Scirocco benar-benar akurat mengikuti arahan setir.

Bukan itu saja, mobil juga terasa lebih menempel di aspal saat kecepatan tinggi. Makin kita kebut, mobil ini bakal makin menempel ke aspal.

Interior bagian depan Scirocco, terlihat simple dan keren, photo: autocar.uk
Interior bagian depan Scirocco, terlihat simple dan keren (Foto: autocar.uk)

Hal lain yang jadi kelebihan dari Scirocco ini tentunya ada pada faktor fitur keamanan dan keselamatannya. Seperti yang sudah disebutkan di atas, saking amannya mobil ini sampai meraih 5 bintang buat pengetesan EuroNCAP.

So, kalian bakalan merasa aman banget pas mengendarai mobil ini dibanding mobil coupe atau hatchback lainnya.

Fitur dari mobil ini juga lumayan berlimpah. Karena Scirocco punya paddle shift, cruise control, panoramic sunroof (tipe tertentu), jok semi bucket, knalpot semi racing, setir model sporty, dan tentunya build quality yang luar biasa bagus. Komponen pada interior boleh dikatakan memakai kualitas jempolan. Bahkan saya rasa mobil ini enggak punya material berkualitas jelek di dalam kabinnya. Hampir semuanya dibuat memakai kualitas yang benar-benar oke.

Kekurangan VW Scirocco

Walaupun mobil hothatch ini memiliki banyak kelebihan, bukan berarti ia hadir tanpa celah. Yang namanya sebuah mobil pasti tetap memiliki kekurangan. Salah satu kekurangan yang paling mendasar dari mobil ini adalah harga spare part yang cukup mahal. VW Scirocco saat ini memang boleh dikategorikan sebagai mobil hobi.

Bagi mereka yang ingin membeli mobil satu ini, pastikan dulu kuat secara mental dan materi. VW Scirocco memiliki harga spare part yang agak mahal. Karena platform-nya sama dengan VW Golf, maka ada beberapa komponen yang bisa digunakan walaupun tidak semua.

Jelasnya, ketersediaan spare part VW Scirocco di Indonesia masih tergolong aman. Mengingat mobil ini dijual secara resmi.

VW Scirocco R, photo: autoexpress
VW Scirocco R (Foto: autoexpress)

Kekurangan lain dari mobil ini adalah visibilitas yang kurang baik pada saat melihat ke arah belakang. Kaca spion belakang dari VW Scirocco sangat kecil, ditambah ukuran spionnya yang tidak terlalu besar membuatnya sulit untuk melihat ke arah belakang. Spion tengah pun ukurannya juga tidak besar, jadinya makin menambah penderitaan.

Bodi samping bagian belakang cukup lebar, sehingga butuh adaptasi untuk mengendarai mobil ini di tengah kemacetan atau sedang parkir di lahan sempit. Jika sudah terbiasa, mobil ini tentunya cukup nyaman untuk dijadikan kendaraan harian.

Bagaimana dengan konsumsi bahan bakarnya? Untuk mesin 1.4, konsumsi bahan bakarnya tidak terlalu boros. Tapi untuk mesin 2.0, konsumsi bahan bakarnya cukup boros.

VW Scirocco TSi
VW Scirocco TSi (Foto: autocar)

Salah satu hal yang membuat boros adalah performanya yang nikmat, terutama saat digeber. Jadi pengemudi harus bisa menahan ego untuk tidak asal menginjak pedal gas.

Kekurangan yang utama ada pada transmisi DSG miliknya. Bagi sebagian orang, transmisi DSG ini sangat tidak nyaman saat digunakan di kemacetan. Mobil akan terasa ‘ndut-ndutan’ karena transmisi ini. Kembali lagi, butuh penyesuaian untuk mengemudikan mobil ini agar terasa celah enak mengemudinya.

 

Penulis: Rizen Panji

Editor: Dimas

Baca Juga:

Spesifikasi Toyota GR Supra, Reinkarnasi Sang Mobil Legenda

Previous post
Pesona Memukau Empat Mobil Sport di BIMS 2020
Next post
Biaya Cat Bemper Mobil, Seberapa Mahal Harga yang Kita Bayar?