Home » Mobil » Tak Lolos Emisi, Suzuki Jimny Angkat Kaki dari Inggris

Tak Lolos Emisi, Suzuki Jimny Angkat Kaki dari Inggris

Peluncuran Suzuki Jimny di Thailand
Peluncuran Suzuki Jimny di Thailand (Foto: Suzuki)

Inggris – Jika di Indonesia Suzuki Jimny cukup dielu-elukan, berbeda dengan nasibnya di Inggris. Di negara Ratu Elizabeth ini, nasib Suzuki Jimny terpaksa harus dihentikan. Hal tersebut dikarenakan emisi yang dihasilkan oleh SUV bertubuh mungil ini melewati batas yang ditentukan.

Pihak Suzuki di Inggris saat ini sudah menyetop pemesanan Jimny. Mobil SUV berpenggerak 4 roda dengan kode bodi JB74 ini hanya akan dijual sampai akhir 2020 mendatang. Tahun depan tidak ada lagi Jimny di diler resmi Suzuki. Perlu diketahui, emisi yang dihasilkan oleh Jimny mencapai 154 g/km.

Jumlah tersebut sangat melampaui batasan emisi yang ditentukan pemerintah Inggris di angka 95 g/km. “Nantinya mobil ini hanya akan dijual dengan jumlah yang sangat terbatas. Dan mobil ini tidak akan boleh dijual pada tahun 2021 mendatang akibat emisi,” kata pihak Suzuki di Inggris.

Sejarah Suzuki Jimny di Indonesia
Sejarah Suzuki Jimny di Indonesia. Foto: Istimewa

Hengkangnya dari Inggris, tentu membuat Suzuki menjual produk dengan jumlah yang semakin sedikit. Jika hengkang, Suzuki hanya menjual Ignis, Swift, Swift Sport, Vitara dan S-Cross saja. Sedangkan di beberapa negara Eropa lain penjualannya masih terus berjalan.

Hingga saat ini, diler resmi Suzuki mengaku hanya akan menghabiskan stok yang ada di diler. Berdasarkan prediksi, dalam 6 bulan kedepan seluruh stok yang ada di diler akan sudah habis. Dan nantinya pemesanan Jimny hanya akan dilakukan dengan jumlah yang sangat terbatas. Melihat antusiasnya masyarakat di Indonesia, mobil ini menjadi salah satu mobil incaran.

Di Indonesia, Suzuki Jimny Jadi Primadona

Harga bekas Szuzuki Jimny di Indonesia melampaui harga baru yang dibanderol oleh diler resmi. Suzuki di Indonesia menerima banyak sekali permintaan Jimny. Saking membludaknya permintaan, SIS memutuskan untuk menghentikan sementara keran pemesanan.

“Inden Jimny itu sudah setop. Karena kami sangat keberatan, konsumen taruh DP, diler tidak bisa jawab kapan konsumen mendapat unitnya. Dan akhirnya kami putuskan beberapa waktu lalu, inden Jimny setop dulu, penerimaan SPK stop dulu. Kita sudah sampaikan ke diler,” ungkap President Director PT SIS, Seiji Itayama belum lama ini.

Suzuki Jimny di GIIAS 2019
Suzuki Jimny di GIIAS 2019. Foto: Istimewa

Permintaan atas mobil berdesain kotak ini benar-benar membludak dan diluar prediksi. Banyak masyarakat Indonesia yang ternyata saling berebut untuk mendapatkan unit resmi dari diler. Namun sayang, pihak Suzuki Indonesia hanya mendapatkan jatah pengiriman dari Jepang 50 unit saja per bulannya. Itu pun masih harus dibagi lagi dengan jumlah diler Suzuki yang ada di Indonesia.

Sehingga pihak Suzuki pun belum dapat memberikan keterangan kapan unit yang dipesan oleh konsumen akan datang. Bahkan, informasi yang beredar antrean pemesanan untuk Jimny sudah mencapai 4 tahun. Artinya, calon konsumen harus bersabar dengan inden selama 4 tahun untuk mendapatkan unit tersebut.

Penulis: Rizen

Editor: Lesmana

Previous post
Jalani New Normal, Pabrik Mercedes-Benz di Wanaherang Kembali Beroperasi
Next post
Ini Penyebab Baut Tap Oli Dol, Bikin Rembes dan Menetes