Home » Berita » Tak Tahu Malu, Masih Banyak Golongan Kaya Menggunakan BBM Bersubsidi

Tak Tahu Malu, Masih Banyak Golongan Kaya Menggunakan BBM Bersubsidi

SPBU di wilayah Jayapura kembali mendapat BBM.
SPBU di wilayah Jayapura kembali mendapat BBM.

Jakarta – Sejak 2015 pemerintah telah menetapkan tiga jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) yaitu BBM bersubsidi, BBM khusus penugasan dan BBM Umum. Satu dari ketiga jenis BBM tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang secara ekonomi tergolong kurang mampu yaitu BBM bersubsidi. Tak heran jika harga jualnya sedikit berbeda atau lebih murah dari dua jenis BBM lain. Sebab ada bantuan subsidi dari pemerintah. Akan tetapi dalam praktiknya di lapangan tidak sedikit masyarakat dari golongan ekonomi mampu masih saja menggunakan BBM bersubsidi untuk kendaraannya.

Mengetahui hal tersebut, VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menegaskan bahwa penggunaan BBM bersubsidi yang ditujukan untuk masyarakat kurang mampu sudah tertera dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014. BBM jenis ini umumnya diperuntukkan bagi industri rumah tangga, usaha mikro, usaha pertanian, usaha perikanan, transportasi dan pelayanan umum. Selain itu termasuk juga kendaraan pribadi dengan kapasitas mesin atau kubikasi (cc) yang kecil.

“Bagi masyarakat golongan mampu, agar menggunakan BBM non subsidi yang ketersediaannya memang lebih banyak, sehingga BBM subsidi dapat lebih dinikmati oleh penggunanya sesuai ketentuan,” ungkap Fajriyah dalam keterangan resinya.

Fajriyah menambahkan BBM non subsidi seperti Dexlite atau Pertamina Dex sebagai pengganti Solar dan Pertalite, Pertamax ataupun Pertamax Turbo sebagai pengganti Premium. Selain jenis BBM tersebut lebih baik untuk kehandalan dan keawetan mesin kendaraan, BBM tersebut juga tergolong lebih ramah lingkungan.

Ketersediaan BBM Bersubsidi

Penggunaan BBM yang tidak tepat sasaran bisa menyebabkan BBM bersubsidi langka atau cepat habis di beberapa wilayah. Oleh sebab itu Pertamina terus bekerja keras memastikan ketersediaan BBM bersubsidi terutama solar baik di terminal BBM maupun di SPBU supaya dapat mencukupi untuk kebutuhan konsumen.

Untuk menjaga kehandalan distribusi ke masyarakat, Pertamina juga telah menambah sekira 20% suplai solar untuk memastikan pemerataan penyaluran dan melakukan percepatan distribusi untuk pelayanan ke masyarakat yang lebih optimal. Dengan begitu Fajriyah memastikan bahwa stok BBM dalam kondisi aman.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, Pertamina telah menambah suplai solar untuk ketersediaan yang lebih merata,” pungkasnya.

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Baca Juga:

Pakai AC Mobil Bikin Boros BBM, Bagaimana Solusinya?

New Daihatsu Sigra resmi meluncur, Senin (16/9/2019) di Summarecon Serpong, Tangerang.
Previous post
Penjualan Daihatsu Sigra Melejit di Oktober 2019, Bagaimana dengan Xenia?
Test Ride Vespa Sprint S
Next post
Inreyen Motor Baru, Penting Tapi Sering Dilupakan