BeritaMobil

Tata Motors Pastikan Kendaraan yang Dipasarkan di Indonesia Sudah Siap Euro4

Ilustrasi gas buang kendaraan (Foto: The Independent)

Jakarta – Tahun lalu pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengeluarkan kebijakan mengenai standar emisi Euro4. Ini tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan NO.P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017.

Peraturan ini berlaku untuk setiap kendaraan bermotor kategori M (roda empat atau lebih yang digunakan untuk angkutan orang). Sementara N (roda empat atau lebih yang digunakan untuk angkutan barang), dan O (kendaraan penarik untuk gandeng atau tempel).

Diterbitkannya peraturan tersebut maka untuk semua kendaraan bermesin bensin keluaran terbaru harus sudah memenuhi standar emisi Euro4. Setidaknya 18 bulan sejak peraturan di terbitkan atau sekira September 2018.

Sedangkan untuk kendaraan bermesin diesel atau yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) solar berlaku empat tahun sejak peraturan di terbitkan pada Maret 2017.

(Baca juga: Selamat Tinggal Euro2, Indonesia Segera Terapkan Standar Emisi Euro4)

Memang terbilang masih punya banyak waktu untuk kendaraan bermesin diesel. Namun sejumlah agen pemegang merek (APM) mobil komersial di Tanah Air yang sebagian besar sudah mulai bersiap.

Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) misalnya, pabrikan yang bermarkas besar di India itu sudah siap jika memang peraturan standar Euro4 mulai efektif.

Secara produk pihaknya mengklaim sudah memiliki kendaraan yang memenuhi standar emisi Euro4. Pasalnya di India semua kendaraan termasuk truck dan pick up Tata Motors sudah lolos Euro4.

“Sebenarnya produk-produk kita sudah siap semua rata-rata. Kaya contohnya untuk truk-truk Tata Motors itu rata-rata sudah common rail. Kalau sudah common rail tinggal di ubah sedikit saja dari sistem elektriknya nanti bisa pakai bahan bakar minyak yang sudah standar Euro4,” ujar Commercial Vehicle Brand & Marketing Manager TMDI Wilda Bachtiar.

Masih Menggunakan Euro2 dan Euro3

Indonesia sejak 2005 sampai sekarang masih memberlakukan standar emisi Euro2. Padahal negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura sudah lama meninggalkan standar emisi Euro2. Berhubung Indonesia menerapkan standar Euro2, maka beberapa pabrikan otomotif termasuk Tata Motors sata ini masih memasarkan kendaraan dengan standar emisi yang berlaku di dalam negeri.

Baca juga: Hino Siap Terapkan Emisi Euro4 untuk Bus dan Truck

“Rata-rata sekarang produk Tata Motors Euro2 dan Euto3. Kalau diharuskan merubah menjadi Euro4 kita untuk kendaraan komersial siap semua,” terang Wilda.

Dirinya menjelaskan jika nantinya penerapan standar emisi Euro4 sudah berlaku efektif, maka pemilik kendaraan yang masih standar emisi Euro2 dan Euro3 tidak perlu khawatir. Ditambahkannya supaya kendaraan tersebut aman untuk mengkonsumsi bahan bakar minyak yang sudah standar Euro4, ada beberapa bagian pada komponen mesin yang perlu diganti.

“Perlu penyesuaian pasti, ganti catalytic converter. Tapi tergantung kebutuhan, teknologinya kan macam-macam tiap merek, nanti kita lihat,” tutup Wilda.(dol)

Santo Sirait

Santo Sirait sebelumnya Jurnalis di Okezone.com, pindah ke Carmudi.co.id sebagai Reporter pada November 2017. Fokus di sektor otomotif, terutama meliput tentang mobil, motor dan industri otomotif. Santo dapat dihubungi di [email protected]

Related Posts