Home » Berita » Komersial » Terapkan Euro4, Siap-Siap Harga Jual Truk Naik

Terapkan Euro4, Siap-Siap Harga Jual Truk Naik

Euro4
Pemberlakuan Euro4 diterapkan tahun depan. Foto/Ilustrasi.

Tangerang – Penerapan standar emisi Euro4 untuk mobil bermesin bensin sudah berlaku penuh pada Oktober 2018 di Indonesia. Sedangkan khusus kendaraan bermesin diesel, berlaku efektif mulai April 2021. Sebagian besar pabrikan otomotif khususnya yang bermain di segmen kendaraan niaga menyatakan telah siap bila harus mengaplikasikan mesin dengan standar Euro4. Sebut saja satu di antaranya PT UD Astra Motor Indonesia (UD Trucks Indonesia) sebagai Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan niaga UD Trucks.

“Siap harus siap. Sedang kami persiapkan juga. Karena basis mesin kendaraan kami itu sudah standar Euro3, bukan pakai standar Euro2. Kalau dari standar Euro3 ke Euro4 itu cuma butuh satu langkah saja, bahkan bisa menjadi Euro5,” ujar Aloysius Chrisnoadhi selaku Marketing and After Sales Service Director UD Trucks Indonesia di sela acara UD Trucks Extra Mile Challenge 2020, di Tangerang, Rabu (26/2/2020) kemarin.

Menurut Chrisnoadhi, ada banyak manfaat yang bisa dirasakan bila kendaraan sudah memenuhi standar emisi Euro4. Salah satunya emisi yang dikeluarkan dari hasil pembakaran dalam mesin lebih ramah lingkungan. Akan tetapi lanjut dia, di sisi lain harga jual kendaraan niaga dengan standar Euro4 kemungkinan besar mengalami kenaikan.

“Harga akan mengalami kenaikan mengikuti standar Euro yang lebih tinggi itu pasti. Hanya saja kembali lagi ke masing-masing perusahaan, mereka punya strategi bagaimana harga itu bisa disiasati. Bisa jadi ada yang langsung dinaikkan, tapi kan perusahaan tidak akan mau kehilangan market,” terang Chrisnoadhi.

Terkait soal adanya komponen pada kendaraan yang harus dirubah agar sesuai dengan standar Euro4, Chrisnoadhi mengungkapkan tidak banyak yang ditukar atau diganti.

“Sistem bahan bakar berubah, itu yang paling besar,” tutur Chrisnoadhi.

Extra Mile Challenge Indonesia Final 2020 (Foto: Carmudi/Santo)

Penerapan Euro4 Merujuk pada Peraturan Menteri

Penerapan standar Euro4 pada kendaraan berbahan bakar bensin dan diesel merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PermenLHK) NO.P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017. Peraturan yang diterbitkan pada Maret 2017 berisi tentang baku mutu emisi gas buang kendaraan bermotor tipe baru kategori M (kendaraan roda empat atau lebih yang digunakan untuk angkutan orang). N (roda empat atau lebih yang digunakan untuk angkutan barang) dan O (kendaraan penarik untuk gandeng atau tempel), atau yang lebih dikenal dengan standar emisi Euro4.

Peraturan itu ditandatangani langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (MLHK), Siti Nurbaya Bakar.

Dalam peraturan tersebut ditetapkan, standar emisi Euro4 untuk kendaraan bensin berlaku efektif 18 bulan sejak peraturan diterbitkan. Sedangkan untuk kendaraan diesel 4 tahun atau sekira 2021.

Indonesia bisa dikatakan jauh tertinggal dari negara tetangga terkait standar emisi. Sewaktu PermenLHK keluar, Indonesia masih mengadopsi emisi Euro2. Singapura sudah bergerak ke Euro5. Malaysia, Thailand dan Filipina sudah menerapkan Euro4 sejak beberapa tahun lalu.

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Baca Juga:

Lewat Pameran, GAIKINDO Serukan Keselamatan Berkendara

Previous post
Pemilik Mitsubishi Lancer EX Diimbau Menghubungi Diler, Ini Masalahnya
Zero Motowash, tempat cuci motor premium di Depok
Next post
Zero Motowash, Tawarkan Detailing dan Coating Bergaransi 1 Tahun