Home » Reviews » Test Drive Mercedes-Benz New A-Class Sedan, Pengalaman Tak Terlupakan

Test Drive Mercedes-Benz New A-Class Sedan, Pengalaman Tak Terlupakan

A Road Trip Mercedes-Benz Indonesia dari Jakarta menuju Semarang. Foto/Mercedes-Benz

Semarang –PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia mengadakan acara “A Road Trip” bersama rekan-rekan media. Dalam acara ini para peserta diberi kesempatan untuk test drive New A-Class Sedan pada 29-30 Januari 2020 dari Jakarta menuju Semarang.

New A-Class sendiri merupakan model terbaru dari Mercedes-Benz yang diluncurkan pertama kalinya di Indonesia pada Oktober lalu. Mobil tersebut dirakit di Aguascalientes, Meksiko, Rastatt, Jerman, dan dikembangkan di Sindelfingen, Jerman.

“Menanggapi keinginan para konsumen di Indonesia, kami menawarkan A-Class sebagai sedan. Siapa yang mencari sedan sporty compact dengan bagasi terpisah memiliki pilihan baru yang menarik. Ini untuk memikat para konsumen baru Mercedes-Benz,” ujar Choi Duk Jun selaku Presiden Direktur PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia.

Kesan Pertama Mercedes-Benz New A-Class Sedan

Saat melihat New A-Class Sedan untuk pertama kalinya di parkiran bawah Cibis Nine, saya merasa kagum sekali. Tampilan mobil ini selain terlihat mewah, juga sangat elegan. Saya suka sekali dengan tampilan New A-Class Sedan secara keseluruhan, khususnya pada sisi sampingnya. Terlihat sensual dengan adanya garis memanjang yang menekankan volume samping berkontur sempurna, serta kedua kaca spion yang berada pada beltline.

Bagian depan mobil ini pun tidak kalah menarik. Kap mesinnya yang rendah dan memanjang, lampu depan ramping seperti mata menyipit dengan elemen krom, serta tambahan logo Mercedes-Benz yang disematkan di bagian tengah membuat New A-Class Sedan ini terlihat semakin mewah. Jadi ingin dibawa pulang saja ke rumah nih mobilnya.

Test Drive Mercedes-Benz New A Class

Saya pun beruntung mendapatkan kesempatan untuk melakukan test drive mobil sedan mewah ini. Ditambah lagi, perjalanan yang ditempuh sangat jauh, sekitar 400 km lebih dari Jakarta menuju Semarang. Ini membuat adrenalin saya semakin terpacu untuk segera test drive New A-Class Sedan ini.

Ada empat unit mobil yang dipakai media untuk test drive. Satu mobil berisi tiga orang yang terdiri dari dua orang media dan satu orang Product Expert Mercedes-Benz. Saya pun naik A-Class Sedan berwarna putih. Perjalanan dimulai dari titik temu di Cibis Nine, Cilandak menuju Rest Area KM 57. Di awal perjalanan bukan saya yang mengendarainya lebih dulu. Saya masih jadi penumpang.

Mesin Bertenaga Penuh

Di Rest Area KM 57 menuju KM 102, saya baru mencoba membawa A-Class Sedan ini. Pertamanya saya merasa gugup sekali karena ini pertama kalinya membawa mobil Mercedes-Benz yang fitur-fiturnya sudah canggih sekali. Ditambah, New A-Class Sedan tidak menggunakan tuas transmisi. Saya pun sempat bingung saat mencoba menjalankan mobilnya.

Saya membawa mobil ini di kecepatan 100 hingga 150 km/jam. Akselerasinya terasa sangat cepat. Di atas kertas, New A-Class Sedan memiliki tipe mesin 4-silinder, turbocharged. Mesin tersebut mampu mengeluarkan daya sebesar 163 Hp, torsi 250 Nm dengan transmisi kopling ganda 7G-DCT.

Di sisi lain, saya merasa suspensi A-Class Sedan agak keras. Namun, saya pikir ini yang membuat mobilnya tidak limbung dan bisa dibawa berkendara dengan sangat lincah.

Hal yang membuat saya terkesan adalah adanya fitur expanded Active Brake Assist sebagai salah satu fitur canggih yang disematkan pada mobil ini. Saat saya hampir menabrak mobil lain yang berada di depan, fitur tersebut berbunyi dan saya merasa mobilnya melambat dengan sendirinya sehingga tabrakan pun bisa dihindari.

Yee… Selamat!

Interior Mewah dan Nyaman

Tampilan interior New A-Class Sedan. Foto/Nadya

Setelah makan siang di Rest Area KM 102, perjalanan pun dilanjutkan menuju KM 207. Saya kini menjadi penumpang di jok depan. Hal yang selalu menarik perhatian saya pada New A-Class Sedan ini adalah sisi interiornya yang memang terlihat sangat mewah, khususnya bagian dasbor.

Misalnya, head unit layar sentuh berukuran cukup luas di dasbor membuat saya ingin mengeksplornya. Saya paling suka dengan fitur kinetika kursi, di mana kursi pengemudi dan penumpang bagian depan akan ‘bergerak’ agar merasa rileks dan tidak pegal. Meskipun hanya sebentar menggunakan fitur tersebut, saya merasa nyaman dan tidak pegal selama perjalanan.

Canggihnya, mobil ini sudah disematkan MBUX (Mercedes-Benz User Experience), di mana sistem ini mempelajari preferensi pengendara. Selain itu, terdapat layar navigasi dan kontrol suara dengan pengenalan suara. Saat saya mengatakan, “Hey, Mercedes”, akan ada suara dari mobil yang memberi respons, “How May I Help You?”

Namun, selanjutnya gagal karena mungkin Bahasa Inggris saya yang tidak terlalu jelas. Sebagai informasi, fitur MBUX menggunakan Bahasa Inggris ya, Carmudian.

Bagian lainnya yang menarik perhatian adalah ventilasi udaranya yang terlihat seperti tubin bergaya sporty, serta Ambient Lightning pada dasbor dengan 64 warna yang bisa diganti-ganti. Interior New A-Class Sedan ini pun jadi terlihat stylish.

Setelah istirahat sebentar di KM 207, saya kembali mengambil alih kemudi A-Class Sedan dengan kecepatan yang sama seperti sebelumnya. Namun saat memasuki Semarang, saya melambatkan mobil. Jalanan sangat padat. Untungnya mobil ini memiliki manuver yang sangat lincah. Ditambah, terdapat fitur Brake Assist yang sudah disebutkan di atas, sehingga saya pun tergiur untuk sesekali membawa mobilnya agak cepat hingga ke hotel.

Saat test drive, waktu yang dibutuhkan (di luar istirahat) untuk menempuh perjalanan dari Jakarta ke Semarang dengan New A-Class Sedan ini sekitar 6 jam lebih sedikit . Sangat mengesankan.

Saya sekali lagi merasa beruntung karena bisa melakukan test drive New A-Class Sedan. Kapan lagi mendapatkan kesempatan seperti ini bukan?

Dimensi Mercedes-Benz New A-Class Sedan

Tampilan eksterior New A-Class Sedan. Foto/Nadya
  • Panjang/ lebar/ tinggi: 4549/1796/1446 mm
  • Jarak sumbu roda: 2729 mm
  • Kapasitas bagasi: 420 liter
  • Ruang kepala depan/ belakang: 1024/944 mm
  • Ruang siku depan/ belakang: 1457/1446 mm
  • Ruang bahu depan/ belakang: 1400/1372 mm
  • Ruang kaki efektif depan/ belakang: 1062/861 mm

 

Penulis: Nadya Andari

Editor: Dimas

Baca Juga:

Tidak Laku, Mercedes Benz Terpaksa “Suntik Mati” Pikap Mewah X-Class

Previous post
Jangan Takut Gunakan Bahan Bakar B30 untuk Mesin Diesel
Next post
Kesadaran Rendah, Ratusan Motor Kena Tilang Elektronik