Home » Berita » Tidak Ada Posko Mudik Tahun Ini, DFSK Siagakan Emergency Service

Tidak Ada Posko Mudik Tahun Ini, DFSK Siagakan Emergency Service

Layanan DFSK Flight Service (Foto: DFSK)

Jakarta – Berbeda dari tahun lalu, biasanya jelang musim mudik lebaran sejumlah Agen Pemegang Merek (APM) mendirikan posko mudik di wilayah-wilayah tertentu. Tetapi tahun ini tampaknya para APM memilih untuk tidak mendirikan posko mudik. Hal ini sejalan dengan imbauan pemerintah pusat dan daerah mengenai larangan mudik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

PT Sokonindo Automobile (DFSK Indonesia) menjadi salah satu APM yang ikut mendukung program pemerintah tersebut. Dengan tidak mendirikan posko mudik seperti yang dilakukannya tahun lalu.

“Dalam rangka libur lebaran dan mudik lebaran memang tidak ada posko mudik karena memang tidak disarankan mudik oleh pemerintah,” ungkap Technical Training & Service Manager PT Sokonindo Automobile (DFSK), Sugiarto, di Jakarta saat teleconference bersama media, Jumat (15/5/2020).

Sebagai gantinya, tambah Sugiarto DFSK akan menyiagakan layanan emergency service di beberapa diler dan bengkel resmi. Dengan begitu pelanggan akan tetap bisa terlayani dengan baik jika tengah menghadapi masalah pada kendaraan baik itu saat berada di tengah perjalanan maupun di rumah.

“Semua bengkel resmi kami kirimkan surat bahwa layanan emergency service harus tetap berjalan. Karena kalau urusan buka atau tidak bengkelnya itu sangat tergantung dengan aturan pemerintah daerah masing-masing. Kalau harus tutup ya tutup tapi layanan emergency service 24 jam diharuskan untuk tetap jalan,” terang Sugiarto.

Syarat Menggunakan Layanan Emergency Service

Untuk menggunakan dan mendapatkan layanan emergency service sangat mudah. Sugiarto menjelaskan pemilik mobil cukup menghubungi call center DFSK di nomor 0800-1666-999. Setelah itu pelanggan cukup mengikuti petunjuk yang disampaikan langsung oleh petugas call center.

“Jadi hanya itu syaratnya. Nanti petugas call center yang akan memverifikasi. Kemudian petugas juga akan memberikan petunjuk langkah-langkah quick repair sesuai dengan arahan yang sudah kami beritahu. Seperti misalnya mobil tidak bisa di starter, petugas akan menanyakan apakah tuas transmisi sudah dipindahkan dan lain sebagainya. Apabila tidak tertangani maka petugas call center akan menghubungi diler atau bengkel resmi terdekat untuk kemudian mengirimkan tim mekanik ke tempat tinggal atau lokasi pelanggan berada,” jelas Sugiarto.

Perbaikan mobil DFSK akan ditangani langsung oleh teknisi-teknisi handal (Foto: DFSK)

Setelah tim mekanik melakukan pemeriksaan pada kendaraan pelanggan, maka dari situ akan diputuskan apakah kerusakan atau pergantian komponen mobil masih bagian dari garansi atau tidak. Jika tidak pelanggan akan dikenakan biaya.

“Kalau kerusakan masuk dalam bagian garansi, maka pemilik mobil tidak akan dikenakan biaya, mulai dari jasa, spare part atau towing kalau memang diperlukan atau biaya kunjugan dari tim bengkel yang datang itu gratis. Tetapi kalau hasil verifikasi problem yang dihadapi atau kendala yang dihadapi pada kendaraan pelanggan diluar garansi, misalkan bensin habis tentunya nanti akan di informasikan berapa biaya yang harus dibayar,” pungkas dia.

Penulis: Santo

Editor: Lesmana

Previous post
Akibat Covid-19, Penjualan Mobil di Indonesia Sentuh Titik Terendah
Next post
Ini Usulan Gaikindo ke Pemerintah untuk Pemulihan Industri Otomotif

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *