HomeBeritaTiga Bulan Terakhir Penjualan Mobil Baru Mulai Tumbuh

Tiga Bulan Terakhir Penjualan Mobil Baru Mulai Tumbuh

Penjualan mobil baru mulai tumbuh
Penjualan mobil baru mulai tumbuh (Foto: Santo/Carmudi)

Jakarta – Penjualan mobil baru selama tiga bulan terakhir (Juni sampai Agustus) mulai menunjukkan pertumbuhan. Sebelumnya pada April dan Mei angka penjualan mobil nasional secara ritel menurun tajam dampak dari pandemi Covid-19.

Melihat tumbuhnya penjualan mobil selama tiga bulan lalu, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita optimistis kinerja penjualan berkembang positif pada semester II tahun ini.

“Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil baru secara ritel atau dari diler ke konsumen pada Agustus sebanyak 37 ribuan unit. Jumlah itu naik dibandingkan Juli sebesar 35.799 unit,” kata Menperin Agus.

Sementara itu, penjualan wholesales atau distribusi dari pabrik ke diler pada Agustus 2020 tercatat 37.277 unit. Angka tersebut naik 47% dibandingkan penjualan Juli 2020 yang mencapai 25.283 unit.

“Ini Artinya, sudah ada rebound pemulihan, pasar kembali spending uangnya untuk beli mobil dan motor,” ungkap Agus.

Menurutnya, pandemi Covid-19 telah menyebabkan ketidakstabilan pada ekonomi Indonesia sehigga berimbas pada penurunan permintaan maupun penjualan mobil baru. Padahal industri otomotif merupakan salah satu sektor terpenting untuk perekonomian nasional.

Industri otomotif lanjut Menperin, selama ini memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional, baik itu dari capaian nilai investasi maupun ekspornya.

“Industri otomotif telah mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang sangat besar, lebih dari 1 juta orang, dan merupakan salah satu sektor prioritas dalam agenda nasional pada peta jalan Making Indonesia 4.0,” paparnya.

Rasio Kepemilikan Mobil Baru di Indonesia Masih Rendah

Selain pertumbuhan penjualan, Menperin Agus juga menyoroti soal rasio kepemilikan mobil di Indonesia yang masih rendah, yakni sekira 87 unit per 1.000 orang. Di Malaysia telah mencapai 450 unit per 1.000 orang, dan di Thailand sudah mencapai 220 unit per 1.000 orang.

Sempat turun, kini penjualan mobil baru mulai tumbuh
Sempat turun, kini penjualan mobil baru mulai tumbuh (Foto: Daihatsu)

“Tentu ini merupakan peluang yang harus kita kejar dan harus kita tangkap, agar kita bisa menumbuhkembangkan industri otomotif yang ada di Indonesia,” imbuhnya.

Meski begitu, dalam konteks pasar otomotif, menurut Agus, Indonesia adalah pasar terbesar di Asia. Pada 2019, lebih dari 1 juta kendaraan dijual di dalam negeri, dan 300 ribu telah diekspor ke berbagai negara.

“Untuk itu pemerintah mendorong agar pabrikan otomotif memanfaatkan hubungan antara Indonesia dengan negara-negara lain, seperti negara-negara di Afrika dan Australia dalam mengembangkan pasar,” pungkas Agus.

Penulis: Santo

Editor: Lesmana

Mobil baru
Previous post
Menggiurkan! Harga Kia Sonet Termurah Rp135 Juta
Xpander dan Pajero Sport
Next post
Konsumen Untung Biaya Perawatan Mitsubishi Xpander Diperpanjang