BeritaTips dan Trik

Tips Aman Mengemudikan Mobil di Jalan Raya Tanpa Emosi

Ciptakan Mobil yang Cocok Untuk Masyarakat, Toyota Tinjau Kondisi Jalan di Indonesia (Foto: Toyota)

Jakarta – Melihat ramainya kendaraan bermotor di jalan raya saat memasuki era menuju kenormalan baru (new normal) membuat sebagian orang kaget. Sebab selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan pelaksanaan bekerja di rumah tidak sedikit pemilik kendaraan jarang mengemudikan mobil serta tidak lagi terbiasa berkendara dalam kondisi jalan ramai.

Tentunya kondisi demikian bisa memicu emosi saat berkendara mobil di jalan raya. Nah supaya tidak emosi, berikut tips cara mengelola emosi saat berkendara di era new normal:

1. Fokus Mengemudi

Jangan sekali-kali mengalihkan fokus berkendara ke hal lain seperti bermain ponsel. Kemungkinan menabrak atau ditabrak oleh kendaraan lain bisa saja terjadi karena fokus mengemudi terganggu.

2. Manjakan Diri di Dalam Mobil

Jika Anda suka mendengarkan musik, sebaiknya sebelum mengemudikan mobil siapkan dulu lagu-lagu favorit yang ingin didegar saat berada di dalam perjalanan. Mendegarkan musik bisa menyenangkan hati sekaligus meredam emosi.

3. Patuhi Lalu-lintas

Dengan mematuhi aturan lalu lintas, tidak ada rasa bersalah yang mengendap di hati sehingga merasa lebih tenang ketika mengemudikan mobil. Tidak perlu ikut-ikutan melanggar aturan lalu lintas yang membuat suasana kian kacau dan emosi tidak stabil sehingga rawan menyebabkan kecelakaan.

4. Jangan Mudah Terpancing

Kalau ada pengemudi lain di jalan raya yang memancing amarah, coba tarik nafas dalam-dalam dan buang lewat mulut secara perlahan. Lakukan sebanyak tiga kali sampai merasa tenang dan sanggup menahan diri untuk tidak melakukan tindakan berbahaya. Orang yang emosinya sedang tinggi malah cenderung melakukan kesalahan kecil tapi fatal.

5. Pastikan Mobil Dalam Keadaan Layak Jalan

Sebelum memulai aktivitas ada baiknya memeriksa mobil secara menyeluruh. Pemeriksaan bisa dilakukan sendiri atau mempercayakannya kepada mekanik resmi. Kondisi kendaraan yang prima akan membuat perjalanan terasa menyenangkan. Sebaliknya apabila mobil tiba-tiba mengalami masalah di tengah perjalanan, maka tidak menutup kemungkinan bisa memicu emosi, apalagi Anda harus sampai di tempat tujuan dengan cepat.

“Mengendalikan emosi saat mengemudi itu penting agar AutoFamily tetap bisa menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan terhindar dari kecelakaan,” terang Ricky Martawijaya, Aftersales Division Head Auto2000.

Penulis: Santo

Editor: Lesmana

Santo Sirait

Santo Sirait sebelumnya Jurnalis di Okezone.com, pindah ke Carmudi.co.id sebagai Reporter pada November 2017. Fokus di sektor otomotif, terutama meliput tentang mobil, motor dan industri otomotif. Santo dapat dihubungi di [email protected]

Related Posts