Mobil

Tips Membeli Mobil Listrik Bekas, Apa Saja Pilihannya?

Membeli mobil listrik bekas bisa menjadi salah satu alternatif bagi Anda yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

Apalagi harga bekas dari mobil listrik cenderung mengalami depresiasi yang cukup jauh dari harga barunya.

Hal ini tentu memberikan keuntungan bagi mereka yang akan membeli mobil dalam kondisi bekas untuk mengganti kendaraan lamanya.

mobil listrik bekas

(Foto: Carmudi/Mada Prastya)

Lalu, apakah sulit mencari mobil listrik di pasar kendaraan bekas yang ada saat ini? Jawabannya: tidak.

Saat ini cukup mudah mencari mobil listrik murni di pasar bekas walaupun peminatnya masih terbilang sangat sedikit.

Lewat artikel ini, kami ingin memberi tips dan mobil listrik bekas apa saja yang bisa Carmudian beli ke depannya.

Tips Membeli Mobil Listrik Bekas

Dirangkum dari berbagai sumber, ada beberapa tips yang dapat dilakukan sebelum benar-benar memutuskan untuk membeli.

Calon pembeli setidaknya harus memiliki pengetahuan mengenai mobil listrik yang ada di Indonesia saat ini.

Baca juga: Daftar Harga Mobil Listrik VinFast dan Biaya Sewa Baterainya

Pastikan Anda Layak Menggunakan Mobil Listrik 

Sebelum memutuskan membeli, ada baiknya tanyakan kepada diri sendiri apakah Anda layak memiliki mobil listrik murni atau tidak.

Caranya bagaimana? Sebab, akan ada banyak kebiasaan yang berubah ketika memiliki mobil listrik di rumah.

mobil listrik bekas

Yang paling terasa adalah kebiasaan melakukan pengisian baterai di rumah maupun di stasiun pengisian yang ada di luaran.

Saat ini bisa dibilang belum banyak orang yang mau untuk memiliki dan melakukan pengisian mobil listrik.

Umumnya mereka enggan atau merasa malas menunggu ketika mobil sedang dilakukan pengisian daya.

Pilih Mobil yang Bisa Fast Charging

Poin kedua yang harus Anda pahami adalah sebaiknya pilihlah mobil listrik yang sudah bisa menerima pengisian fast charging atau arus besar.

Tidak semua mobil listrik yang ada di Indonesia mampu menerima pengisian daya fast charging untuk kebutuhan mengisi baterai.

Mobil yang sudah bisa dicas menggunakan fasilitas fast charging tentunya akan memudahkan Anda ke depannya agar pengecasan tidak berlangsung lama.

Saat ini sudah banyak stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang menawarkan arus besar hingga 200 kW.

Makin besar arusnya, maka akan semakin cepat juga pengisian daya yang dilakukan sehingga dapat memangkas waktu Anda.

Pilih Jarak Tempuh Jauh

Usahakan Anda memilih mobil listrik bekas yang memiliki jarak tempuh cukup jauh atau sesuai dengan kebutuhan Anda.

Mobil listrik di Indonesia saat ini memiliki jarak tempuh yang beragam mulai dari 180 km hingga di atas 500 km dalam satu kali pengisian baterai.

Jarak tempuh ini nantinya akan memudahkan Anda ketika suatu saat ingin melakukan perjalanan jauh.

mobil listrik bekas

Dengan daya tempuh yang jauh, Anda tidak akan terlalu sering melakukan pengisian daya saat di perjalanan jauh.

Apalagi saat ini sudah banyak ditemui SPKLU di berbagai kota, terutama di pulau Jawa hingga Bali.

Ketika melakukan pengisian daya di SPKLU, Anda akan merasa senang lantaran biayanya cukup murah dibanding membeli bahan bakar. Dompet bisa full senyum, nih.

Tentukan Bujet Membeli Mobil Listrik Bekas

Jangan lupa untuk mengecek bujet Anda untuk membeli mobil listrik bekas yang ada di pasaran sambil mengecek harga kisarannya.

Untuk mobil pertama, rasanya sah-sah saja memiliki mobil listrik untuk dipakai beraktivitas harian.

Namun biasanya para pemilik mobil listrik ini menjadikan kendaraan ini sebagai mobil kedua atau ketiga di rumahnya.

Artinya, mereka hanya menjadikan mobil listrik di rumah sebagai kendaraan cadangan untuk bepergian.

Makanya, penting sekali mempersiapkan bujet untuk membeli kendaraan ‘tanpa suara’ ini.

Sebagai gambaran, harga kendaraan listrik murni di pasaran mulai dari di bawah Rp200 jutaan hingga Rp700 jutaan tergantung modelnya.

Cek Kondisi Baterai Mobil Listrik Bekas

Bagaimana caranya agar bisa tahu tentang kondisi baterai dari mobil elektrifikasi ini? Apakah bisa dicek dengan mudah?

Menurut Lung-lung, CEO Dokter Mobil Indonesia ada beberapa ciri yang bisa dilihat untuk mengecek kondisi baterai mobil listrik.

Dokter Mobil Meluncurkan Bengkel Spesialis Hybrid dan Listrik

(Foto: Dokter Mobil)

Salah satunya adalah gejala munculnya check engine saat mobil dinyalakan dan estimasi jarak tempuh (range) yang sudah mulai berkurang.

Contohnya saat baru beli, mobil listrik tersebut punya jarak tempuh hingga 500 km. Setelah pemakaian 1-2 tahun, jarak tempuhnya tak sampai 500 km.

Ini bisa menjadi salah satu ciri penurunan kemampuan baterai. Atau bisa juga melihat kondisi saat mobil sudah dalam posisi siap dikendarai.

Jika ditemukan keanehan, sebaiknya ditanyakan kepada pemilik atau penjual kendaraan tersebut.

Periksa ke Bengkel Resmi 

Tips selanjutnya yang dapat dilakukan ketika hendak membeli mobil listrik bekas adalah dengan melakukan pemeriksaan ke bengkel resmi.

Anda dapat mengajak penjual untuk melakukan pengecekan mendalam di bengkel resmi sesuai kesepakatan.

Caranya bisa dengan Anda yang membayar biaya pengecekan lalu jika unitnya ternyata bagus, baru bisa dilanjutkan dengan transaksi jual-beli.

Harus diakui, biasanya ada beberapa oknum penjual nakal yang menolak cara ini demi menyembunyikan kerusakan yang ada di dalam mobil.

Penjual yang baik biasanya akan mau diajak untuk melakukan pengecekan di tempat yang sudah ditentukan oleh calon pembeli.

Baca juga: Asuransi Mobil Listrik Mestinya Punya Tarif Tersendiri

Daftar Mobil Listrik Bekas 

Setelah mengetahui tips sebelum membeli, berikut adalah beberapa pilihan yang bisa menjadi referensi Anda.

Hyundai Ioniq Electric – Rp400 Jutaan

Salah satu mobil listrik yang bisa masuk ke dalam daftar pembelian Anda yakni merek asal Korea Selatan, Hyundai Ioniq Electric.

Mobil listrik ini pertama kali dijual di Indonesia pada tahun 2020 silam, atau 4 tahun lalu sehingga usianya masih tergolong muda.

Hyundai Ioniq Electric EV

Kala itu unit ini digunakan sebagai taksi daring oleh perusahaan penyedia transportasi Grab dan juga ramai dipakai oleh pejabat.

Harga baru dari mobil ini saat itu ada di Rp569 juta off the road. Kini, mobil ini memiliki pasaran di harga Rp400 jutaan.

Ioniq Electric juga dibekali dengan baterai berkapasitas 38,3 kWh yang memiliki jarak tempuh sekitar 373 km dalam satu kali pengisian daya.

Hyundai Kona Electric – Rp300 Jutaan

Selanjutnya ada Hyundai Kona Electric yang pertama kali meluncur di Indonesia pada 2020 silam, tak lama dari Ioniq Electric.

Perbedaan Hyundai Kona Electric Facelift 2021

Hyundai Kona Electric Facelift 2021 (Foto: Carmudi/Mada Prastya)

Mobil listrik ini diketahui memiliki baterai berkapasitas 39,2 kWh dengan jarak tempuh di angka 345 km dalam satu kali pengisian daya.

Harga bekasnya saat ini terpantau berada di Rp350 jutaan hingga Rp420 jutaan tergantung kondisi dan tahun pembuatan.

Wuling Air EV – Mulai Rp180 Jutaan 

Kemudian ada Wuling Air EV yang kini memiliki banderol bekas di kisaran Rp180 jutaan hingga di atas Rp200 jutaan.

Mobil satu ini memang cukup banyak peminatnya lantaran dimensinya kecil dan desainnya terlihat lucu.

Wuling Air ev Long Range 2022 versi bekas

Banyak orang berminat membeli mobil ini karena harganya masih cukup terjangkau untuk dibeli sebagai kendaraan bekas.

Soal jarak tempuh, mobil ini berkisar 200 km untuk standard dan 300 km untuk varian long range atau tertingginya.

Hyundai Ioniq 5 – Rp600 Jutaan

Pilihan lainnya ada Hyundai Ioniq 5 yang menjadi salah satu mobil listrik cukup populer di Indonesia karena desainnya terlihat mewah dan elegan.

Mobil ini terpantau memiliki harga bekas di kisaran Rp600 jutaan untuk produksi tahun 2022 dengan jarak tempuh yang masih sedikit.

Jarak tempuhnya terbilang cukup jauh, mulai dari 384 km untuk standard range dan 483 km untuk long range.

Baca juga: Sekali Isi Bensin, MG VS HEV Bisa Tempuh Jarak 879 Km

Kesimpulan 

Sebelum memutuskan membeli mobil listrik bekas, pastikan Anda sudah siap dengan segala konsekuensi yang akan dihadapi.

Misalnya mulai membiasakan diri untuk sabar ketika melakukan pengisian daya di luar atau di rumah.

Harga bekas dari kendaraan elektrifikasi murni ini umumnya memang mengalami depresiasi yang cukup jauh.

Tak heran jika masih banyak orang yang mengurungkan niatnya membeli mobil listrik untuk dipakai harian.

Pasalnya masih banyak yang beranggapan jika harga jual kembali dari sebuah kendaraan listrik kurang layak dipertahankan.

Baca juga: Cocok Jadi Mobil Kedua, Berikut Harga Wuling Air ev Long Range Bekas 2022

Penulis: Rizen Panji
Editor: Dimas 

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Rizen Panji

Pikirannya selalu dipenuhi oleh mobil buatan asal Jerman, Swedia, dan Prancis dengan tahun produksi di bawah 2000. Jangan lupa, mesin yang bersemayam di dalam kap mesin tentunya harus 6 silinder guna memompa adrenalin ketika mengendarainya

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *