Berita Sumber informasi Tips dan Trik

Tips Berkendara Nyaman Saat Sedang Berpuasa

Jakarta – Bulan suci Ramadan, baru saja di mulai. Selain diwajibkan untuk berpuasa, umat muslim pun berlomba-lomba untuk meningkatkan ibadahnya. Tak hanya itu saja, mereka pun harus bisa mengontrol hawa nafsu.

Sementara bagi para pekerja, kemacetan sudah menjadi hal yang lumrah. Tak hanya saat Ramadan saja, tapi sudah menjadi santapan rutin setiap hari.

Apalagi, saat ini pembangunan infrastruktur tengah digenjot, sehingga kemacetan sudah tak terelakkan lagi.

berkendara nyaman

kemacetan parah kerap terjadi menjelang berbuka puasa (dok.istimewa)

Biasanya, selama bulan Ramadan perusahaan memberikan kebijakan untuk memajukan jam pulang kerja. Hal ini tak lain agar para karyawan bisa memprediksi waktu pulang, dan tak terjebak kemacetan di jalan.

Berikut ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar berkendara nyaman saat sedang berpuasa.

  • Jika sudah terjebak kemacetan, biasanya banyak pengendara kendaraan yang menjadi emosional. Agar tak membatalkan puasa, ada baiknya menunggu hingga waktu berbuka puasa.
  • Setelah membatalkan puasa, menunaikan sholat Maghrib, dan sedikit makan, barulah kemudian menuju mobil atau motor dan mulai berkendara. Selain tak terkena macet, berkendara menjadi tak terlalu terburu-buru dan tak perlu berbuka puasa di tengah kemacetan lalu lintas.
  • Seandainya terpaksa harus berkendara menjelang waktu berbuka, persiapkan makanan dan minuman ringan yang bisa dikonsumsi saat waktu berbuka puasa tiba. Sesuaikan jenis makanan yang akan dibawa.
  • Jangan membawa makanan berat. Pilihlah minuman kemasan, seperti roti, kue, biskuit, permen, jajanan pasar, atau makanan apapun yang dapat digunakan untuk membatalkan puasa.
  • Saat berada di tengah kemacetan, dan sudah menunjukkan waktu berbuka, tak perlu mencari parkiran untuk membatalkan puasa. Tapi, ketika waktu berbuka puasa kondisi jalanan lancar, lebih baik menepi sejenak di tempat yang aman untuk membatalkan puasa.
  • Bagi pengendara mobil, ada baiknya memeriksa kelengkapan kabin mobil. Karena kondisi jalanan macet yang tak bisa diduga.  Lebih baik melengkapi mobil dengan kotak makanan dan tempat minumnya, yang nantinya diisi dengan bekal makanan untuk berbuka puasa.
  • Hal terakhir yang tak kalah penting agar berkendara nyaman saat puasa adalah memersiapkan sumber informasi untuk mengetahui jam berbuka puasa. Mulai dari radio, mengunduh jadwal berbuka puasa di telepon genggam, dan juga menyalakan televisi jika kabin mobil dilengkapi dengan peralatan tersebut. (Dol)

Galih Rachdityo

Memulai karir sebagai jurnalis otomotif di media cetak MODIF dan Classic+ pada akhir 2007. Sempat beralih menjadi jurnalis olahraga pada akhir 2010 di media online, bolanews.com. Terhitung sejak akhir September 2014, bergabung dengan tim editorial Carmudi Indonesia sebagai content writer yang mengulas berita-berita otomotif terkini. E-mail: [email protected]

Related Posts