Berita Mobil Tips dan Trik

Tips Mengemudi Mobil Saat Puasa Ala Pembalab Formula

Jakarta – Puasa seharusnya tak menghalangi aktivitas dan rutinitas Carmudian sehari-hari. Bagi Anda yang kesehariannya mengemudi mobil terkadang menjadi lebih berat, karena tubuh lebih cepat lelah dan konsentrasi menurun.

Hal ini jangan sampai terjadi, karena bisa fatal akibatnya, untuk mengatasinya simak tips ringan Alexandra Asmasoebrata pembalap Asian Formula Renault (AFR).

Menurut wanita yang akrab Andra ini Alexandra menyetir mobil selama puasa yang paling penting adalah sadar diri. Jangan memaksakan kondisi fisik, apabila lelah sebaiknya segera menepi untuk beristirahat sejenak.

“Bila kondisi tubuh merasa lemas dan lelah ya berhenti sejenak, istirahat, jangan dipaksain. Berkendaralah senyaman mungkin, tahu batasan kondisi tubuh kita apalagi dalam kondisi puasa,” ujar Andra.

Saat puasa konsentrasi harus tetap dilakukan saat berkendara, rileks dan jangan emosi meskipun jalanan macet. Ini akan menguras energi, apalagi jelang buka puasa kondisi jalanan macet.

Hilang Konsentrasi saat Jelang Buka Puasa

Menurut Andra potensi kecelakaan saat mengemudi dalam keadaan puasa justru muncul menjelang waktu berbuka. Biasanya mereka yang ingin berbuka di rumah cenderung buru-buru di jalan padahal kondisi perut yang kosong. Energi yang berkurang sangat mudah membuat konsentrasi buyar.

“Sebenarnya simpel, kalau ngantuk ya tidur, lelah ya istirahat. Jangan mentang-mentang ah sedikit lagi buka. Terus mengejar biar bisa buka di rumah. Jangan dipaksakan karena bisa berakibat fatal bagi diri sendiri dan pengendara lain juga,” tutur pembalap berusia 28 tahun

Tips terakhir, untuk selalu mengemudi dengan posisi duduk dan jarak lengan ke setir yang proporsional. Selain agar supaya nyaman, itu berkaitan dengan reflek pengemudi ketika terjadi sesuatu di jalan yang membutuhkan manuver mendadak.

Nah kalau sudah waktunya berbuka, silahkan cepat berbuka jangan ditunda-tunda. Berbukalah dengan yang manis dan alami seperti buah korma. Atau meminum cairan elektrolit alami seperti air kelapa atau jus buah, bukan elektrolit sintetis. (Dol)

Dony Lesmana

Dony Lesman memulai karirnya di dunia jurnalis di Jawa Pos Surabaya 2003. Hijrah ke Jakarta bergabung di majalah Otomotif Ascomaxx dan Motomaxx di 2010. Sempat bergabung di portal berita Sindonews.com di kanal Autotekno hingga 2016 yang mengupas perkembangan otomotif dan teknologi. Terhitung Januari 2017 masuk sebagai tim Journal Carmudi Indonesia yang mengulas dan mempublikasikan berita-berita otomotif terbaru di Indonesia maupun dunia.

Related Posts

/