Home ┬╗ Berita ┬╗ Toleransi Perpanjangan SIM Saat Libur Panjang Akhir Tahun

Toleransi Perpanjangan SIM Saat Libur Panjang Akhir Tahun

Penulis: Dony Lesmana

Jakarta – Bukan hanya memberikan pengamanan dalam rangka Operasi Lilin Terpusat 2017. Polri juga memberikan toleransi kepada pemilik surat izin mengemudi (SIM) yang habis masa berlakuknya. Ya, ini berlaku bagi semua golongan SIM yang masa berlakunya habis mulai 24 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018.

Pemilik SIM bisa melakukan perpanjangan SIM dengan masa aktif sampai 6 Januari 2018. Hal ini diberikan agar masyarakat dapat menikmati libur Natal dan Tahun Baru dengan tenang.

Batas toleransi ini sesuai dengan dengan surat perintah Kapolri Nomor ST/3036/XII/2016 tanggal 26 Desember 2016, tentang Hari Libur Nasional 2017. Dalam surat tersebut dikatakan bahwa pelayanan SIM di Samsat atau Satpas libur pada 24, 25, 26, 31 Desember 2017, dan 1 Januari 2018.

Seperti dilansir di laman NTMC, pemilik bukti registrasi dan identifikasi yang masa aktifnya habis, bisa melakukan perpanjang sampai 6 Januari 2017. Namun, bila lewat dari tanggal itu, maka tidak bisa diperpanjang alias harus membuat baru dan mengikuti penerbitan SIM.

Toleransi yang diberikan itu berlaku di seluruh wilayah Indonesia. Proses perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan di masing-masing Kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas). Atau juga di pelayanan SIM keliling disetiap daerah.

Meskipun diberikan masa tenggang, namun tetap ada batas waktu yang sudah ditentukan agar masyarakat selesai berlibur dapat langsung mengurus perpanjangan SIM.

Baca juga: Libur Akhir Tahun Layanan Samsat Tepat Buka, Ini Jadwalnya

Pengamanan Lalu Lintas Saat Libur Panjang Akhir Tahun

Sementara terkait pengamanan musim libur akhir tahun. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan sebanyak 250 ribu aparat gabungan dari Polri, TNI dan Pemerintah Daerah (Pemda) dikerahkan. Ini masih berkaitan dengan pengamanan perayaan Natal 2017 kemarin.

Tito menambahkan untuk personel kepolisian, pihaknya menerjunkan 100 ribu personel, sisanya dari jajaran TNI dan pihak Pemerintah Daerah (Pemda) serta masyarakat.

“Ada penambahan personel pada perayaan Natal dan Tahun Baru saat ini dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Tito beberapa waktu lalu saat gelar Apel Pasukan ‘Operasi Lilin 2017’ (21/12).

Tito memberikan alasan terkait penambahan personil yaitu adanya masalah cuaca. Namun penambahan yang dilakukan angkanya masih lebih rendah dibandingkan saat pengamanan Hari Raya Idul Fitri 2017 kemarin.

Bahkan bukan hanya itu untuk memberikan rasa nyaman dan aman saat libur Natal dan Tahun Baru 2018, Batalyon B Pelopor menyebar 2 regu sniper atau penembak jitu. Yang berada di sepanjang jalur mudik Lintas Sumatera.

Batalyon B Pelopor juga menyiagakan 1 SSK (Satuan Setingkat Kompi) untuk memback up personil Polres Merangin dalam pengamanan jalur mudik. Ini diungkapkan Kompol Asep Sudjarwadi Danyon B Pelopor, menurutnya untuk mengantisipasi  dan mensterilkan jalur mudik dibeberapa titik rawan kriminalitas.

pajak kendaraan bermotor
Previous post
Layanan Samsat saat Musim Liburan Tetap Buka, Ini Jadwalnya
motor honda
Next post
Kiprah Motor Honda di Ajang Balap: Dari Era GP500 Hingga MotoGP