Berita

Toyota Berencana Produksi 9,2 Juta Kendaraan Tahun Ini

Produksi kendaraan Toyota

Produksi kendaraan Toyota ditargetkan naik tahun ini (Foto/Ilustrasi)

Tokyo – Toyota Motor Corp menargetkan jumlah produksi kendaraan sebanyak 9,2 juta unit di seluruh dunia sepanjang 2021.

Angka tersebut naik 17 persen dari angka produksinya pada 2020. Angka yang sama juga melampaui jumlah kendaraan yang diproduksi Toyota pada 2019 sekira 2 persen.

Nikkei Asia, Jumat (5/2/2021) melaporkan bahwa Toyota telah menyampaikan rencana produksi kendaraan kepada pemasok suku cadang inti.

Toyota berharap penambahan jumlah produksi kendaraan bisa mengembalikan rekor penjualan delapan tahun berturut-turut di China.

Peningkatan permintaan mobil Toyota juga diharapkan terjadi di Amerika Utara dan Jepang.

Baca Juga: 

Toyota menargetkan dapat memproduksi hampir 3,2 juta kendaraan di Jepang tahun ini, meningkat 9 persen dari tahun lalu, tetapi turun 7 persen dari 2019.

Toyota juga berharap penjualan yang solid di seluruh dunia tahun ini, sehubungan dengan mulai dirilisnya vaksin virus corona.

Produksi kendaraan Toyota

Pabrik produksi kendaraan Toyota (Foto: Carmudi)

Di sisi lain, beberapa perusahaan pemasok suku cadang mendesak agar Toyota meninjau kembali rencana ambisus tersebut sebab chip semikonduktor jumlahnya sangat terbatas.

Seorang eksekutif Toyota yang berbicara kepada Nikkei mengakui adanya kekurangan chip tersebut.

Namun, hal ini tidak menjadi masalah untuk tahun fiskal hingga Maret karena ke depannya ada prospek pengadaan chip.

Denso pemasok suku cadang mobil ke Toyota menambahkan , “Tidak ada dampak saat ini, tetapi pasokan dan permintaan chip akan tetap terbatas hingga musim panas tahun ini.”

Toyota Merek Mobil Terlaris di Dunia

Meski kondisi pasar global belum stabil akibat pandemi Covid-19, Toyota berhasil menduduki peringkat pertama sebagai merek mobil terlaris sepanjang 2020.

Toyota merebut posisi teratas yang sebelumnya dihuni oleh Volkswagen selama beberapa tahun belakangan.

Pabrikan berlogo “T” itu mengatakan bahwa penjualan mobilnya secara global rontok 11,3% menjadi hanya 9.528.438 unit pada 2020.

Sedangkan Volkswagen, persentase penurunan penjualan mobilnya lebih besar sekira 15,2% atau hanya menjual sebanyak 9.305.400 kendaraan tahun lalu.

Baca Juga: 

Toyota C-HR

Pabrik Toyota dalam proses produksi C-HR. Foto/Istimewa.

Akibat pandemi Covid-19 yang menyerang banyak negara menyebabkan sejumlah pameran otomotif tidak terlaksana.

Di samping itu, adanya kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat sehingga menghentikan langkah konsumen untuk pergi ke diler untuk membeli mobil.

Bagaimanapun juga Toyota telah berhasil mengatasi pandemi dengan sangat baik dan meraih predikat sebagai merek mobil terlaris di dunia.

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Santo Sirait

Santo Sirait sebelumnya Jurnalis di Okezone.com, pindah ke Carmudi.co.id sebagai Reporter pada November 2017. Fokus di sektor otomotif, terutama meliput tentang mobil, motor dan industri otomotif. Santo dapat dihubungi di [email protected]

Related Posts

/