Home » Mobil » Toyota Celica ST161, Jatuh Cinta Karena Ikut Balap Rally

Toyota Celica ST161, Jatuh Cinta Karena Ikut Balap Rally

Toyota Celica ini mendapatkannya penuh perjuangan

Jakarta – Bagi car enthusiast sejati, nama besar Toyota Celica mungkin akan tetap diingat. Ya, mobil dengan desain sport pintu dua ini menjadi salah satu mobil yang cukup digemari oleh pecinta mobil. Namun, populasinya yang cukup sedikit membuat mobil ini memiliki banderol yang kian mahal.

Toyota Celica sendiri lahir hingga 7 generasi. Dari seluruh generasi, ada satu generasi Celica yang membuat Ferry tergoda. Ia adalah Toyota Celica ST161 yang merupakan generasi ke empat. Ferry merupakan salah satu kolektor mobil klasik.

Ada cerita tersendiri mengapa dirinya rela memboyong mobil berkelir merah ini. “Mobil ini merupakan salah satu mobil yang sukses dalam penjualan. Tapi ada hal lain yang lebih dari itu. Mobil ini pernah dipakai di ajang rally WRC,” ujar Ferry S Kartadinata kepada saya.

Mobil lansiran 1987 ini sontak langsung membuat Ferry jatuh cinta. Ia pertama kali bertemu dengan mobil ini pada sekitar tahun 2011 silam. “Dulu dapat dari teman yang juga sesama kolektor mobil tua juga,” sambung pria berkacamata ini.

Restorasi Perlahan

Singkat cerita, ia pun langsung meminang Celica ini. Kondisi mobil yang didapatkan untungnya masih dalam kondisi yang sangat baik. Mobil ini masih bertebaran barang orisinilnya baik di bagian eksterior maupun di bagian interior.

Karena cukup gatal untuk melakukan ubahan, Ferry pun lekas menanggalkan velg aslinya. “Velg saya ganti. Di depan ukuran 17-215/50 dan belakang 17-245/40. Velg ini juga dipilih warna putih karena biar ada aura rallynya,” sambung Ferry.

Urusan dapur pacu, ia masih mempercayakan mesin aslinya untuk bersemayam di tubuh Celica ST161 ini. Namun, saat ini ia masih bimbang apakah ingin mempertahankan mesin asli atau mengganti dengan mesin lain.

“Antara mau mengganti mesin atau melakukan upgrade mesin,” katanya. Ada alasan lain mengapa dirinya belum melakukan penggantian mesin, karena ia masih bingung dengan mesin yang akan dipakai nantinya.

Mobil yang menjadi salah satu favoritnya ini bukanlah mobil yang dimanja. Ia kerap mengendarainya dan menikmati sensasi mesin lawas di sekitaran Jakarta Selatan. “Saya tinggal di kawasan Tanjung Barat, dan cukup sering memakai mobil ini,” ujar Ferry.

Interior Dipertahankan

Tombol di Panel Konsol Tengah Celicaq

Interior dari mobil ini benar-benar dalam kondisi yang cukup baik. Hampir semua tombol masih lengkap dan berfungsi dengan baik. Hanya saja sunroof sudah tidak dapat difungsikan olehnya. Oya, mobil ini menggunakan setir kiri. Salah satu yang membuatnya kian langka.

“Iya, di bagian sunroof ini ada bagian karetnya yang rusak. Jadi belum bisa dibuka lagi,” imbuhnya. Kesulitan yang dialami dalam merawat mobil tua dan langka adalah sulitnya mencari aksesori orisinil.

Pencarian ini membutuhkan perjuangan, mengingat populasi mobil ini bisa dihitung oleh jari di Indonesia. Mobil yang memiliki lampu depan berdesain flip-flop ini memang menjadi salah satu mobil yang mampu menyihir pengendara lain.

Mobil pintu dua ini menjadi salah satu mobil yang cukup langka untuk ditemui di jalanan Ibukota Jakarta. Ia memanglah sebuah mobil tua, tetapi sang pemilik memiliki semangat dan karakter jiwa muda yang menggambarkan sosok sejati mobil ini.

Namun, jika Anda sedang melintasi kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan dan menemui mobil berkelir merah ini, jangan sungkan untuk menyapanya. Siapa tahu ia akan membalas sapaan Anda dengan lampu flip-flop yang dapat naik-turun. Hai, Celica!

peluncuran daihatsu grand new xenia 1.5
Previous post
Loyalis Xenia Jadi Alasan Munculnya Varian 1.500 CC
Next post
Mercedes-AMG GLE 43 Coupe, Mobil Mahal yang Cocok Buat Pacaran!