Home » Berita » Toyota dan Honda Komitmen Tambah Investasi di Indonesia

Toyota dan Honda Komitmen Tambah Investasi di Indonesia

Toyota
Pabrik perakitan mobil Toyota. Foto/Carmudi.

Tokyo – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan kunjungan kerja ke Tokyo, Jepang. Di sana Menperin melakukan one-on-one meeting dengan para pelaku industri skala besar, termasuk dengan perusahaan otomotif seperti Toyota Group, Honda, Mitsubishi, dan lainnya. Dari hasil rapat tersebut, beberapa perusahaan berkomitmen menanamkan investasi di Indonesia.

“Kami mendapat laporan tentang rencana ekspansi dari Toyota Group sebesar Rp28,3 triliun. Ini termasuk pengembangan Toyota, Daihatsu, dan Hino. Investasi ini akan direalisasikan dalam periode lima tahun, yakni 2019-2023 untuk mengembangkan bisnis di Indonesia,” ungkap Menperin Agus dalam keterangan resminya.

Selain Toyota, Honda juga menyatakan ingin merealisasikan investasi sebesar Rp5,1 triliun pada periode 2019-2023 di Indonesia.

“Investasi tersebut untuk model baru dan pendalaman industri, lokalisasi dan sebagainya. Karena memang salah satu nilai positif dari Honda adalah menempatkan pusat penelitian dan pengembangannya di Indonesia,” papar Menperin.

Tak cuma soal investasi saja, Agus juga mengajak Toyota dan Honda agar bisa membawa atau membangun pusat Research and Development (R and D) di Indonesia

“Kami jelaskan ada regulasi PP No 45/2019, yang memberikan fasilitas super deduction tax. Jadi, industri yang bangun R&D akan dapat super deduction tax sebesar 300%,” terang Menperin.

Hyundai Bakal Bangun Pabrik Mobil Listrik

Tak cuma perusahaan otomotif asal Jepang saja, pabrikan mobil dari Korea Selatan, Hyundai juga bakal berinvestasi di Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut B. Pandjaitan mengatakan total investasi yang bakal digelontorkan Hyundai sekira USD 1 miliar atau Rp14 triliun. Rencananya investasi tersebut akan digunakan untuk membangun pabrik mobil listrik di Indonesia.

“Hyundai mau investasi kira-kira USD 1 Miliar di industri mobil listrik, di dekat Karawang (Jawa Barat) sana. Tanahnya sekitar 600 hektar,” kata Menko Marves Luhut.

Bertemu Presiden Jokowi, Hyundai Bahas Investasi hingga Mobil Terbang (Foto: Kemenperin)

Keputusan resmi soal investasi Hyundai di Indonesia segera diumumkan. Dalam waktu dekat Menko Marves Luhut akan mendampingi Presiden Jokowi ke Korea Selatan bertemu dengan para petinggi Hyundai. Pada kesempatan itu pula akan dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama serta pembicaraan soal investasi.

Rencana Hyundai yang akan berinvestasi di Indonesia sudah menjadi bahan pembicaraan sejak lama. Baik pemerintah maupun pihak Hyundai sudah sering sekali melakukan pertemuan.

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Baca Juga:

Keputusan Hyundai Bangun Pabrik Mobil Listrik di Indonesia Segera Diumumkan

Previous post
Volkswagen Group Akan Luncurkan 75 Mobil Listrik dan 60 Hybrid
Next post
Bukan Hasil Pengembangan Lokal, Mobil Terbang Malaysia Buatan China