Berita

Toyota Kembangkan Transmisi Manual untuk Mobil Listrik

Amerika SerikatToyota diduga memiliki rencana mengembangkan transmisi manual untuk mobil listrik. Hal tersebut didasari dokumen yang diajukannya kepada US Patent and Trademark Office belum lama ini.

Transmisi Manual untuk Mobil Listrik

Lewat inovasi transmisi manual untuk mobil listrik, Toyota juga dianggap ingin “menyelamatkan” transmisi manual yang kepopulerannya mulai menurun. (Foto: Carmudi)

Dirangkum dari Auto Industriya, Senin (14/2/2022), secara umum transmisi tersebut mirip dengan yang bisa ditemukan pada GR 86 atau GR Yaris. Transmisi tersebut turut dilengkapi dengan pedal kopling dan menggunakan pola perpindahan seperti huruf H.

Tapi dalam deskripsinya terdapat penggunaan istilah “pseudo” yang dalam Bahasa Indonesia berarti “tiruan”. Hal ini kemudian memunculkan spekulasi bahwa pengoperasiannya bersifat hanya pura-pura.

Hal tersebut mungkin saja dilakukan untuk memuaskan hasrat berkendara sporty dalam diri pengendara.

>>>>> Cek deretan mobil Toyota baru maupun bekas terbaik di sini!

Dalam laporannya, Auto Industriya menulis desain transmisi tersebut memiliki sebuah control module yang memungkinkan seorang pengemudi seolah-olah melakukan perpindahan gigi saat mengendarai mobil listriknya.

Selain itu, mobil-mobil yang menggunakan sistem ini juga dirancang dapat bereaksi sebagaimana mobil pembakaran internal yang menggunakan transmisi manual.

“Mobil listrik juga akan dilengkapi dengan generator daya reaksi perpindahan yang menghasilkan reaksi perpindahan sebagai responsnya terhadap pseudo shifter,” kata Toyota dalam patennya tersebut.

toyota bz4x thailand

Ilustrasi mobil listrik Toyota (Foto: Toyota)

Tiga Mode Penggunaan

Sementara itu Carscoops melaporkan bahwa Toyota akan melengkapi teknologi ini dengan tiga mode penggunaan. Mode pertama akan menuntut pengendara mengoperasikan pedal kopling dan tuas persneling setiap akan melakukan perpindahan gigi.

Kemudian pada mode kedua pengemudi hanya perlu mengoperasikan tuas persneling saja. Opsi semacam ini dinilai dapat bermanfaat ketika pengendara terjebak kemacetan atau saat parkir.

Sedangkan pada opsi terakhir pengendara tidak perlu mengoperasikan pedal kopling ataupun tuas persneling. Dengan kata lain transmisi mobil menjadi otomatis.

Teknologi ini mendapat kritik karena belum tentu bisa menyajikan rasa pengalaman berkendara yang sama dengan mobil manual sesungguhnya. Di lain sisi, menjadi sebuah keunikan tersendiri karena nantinya pengendara bisa memiliki opsi transmisi manual dan otomatis dalam satu kendaraan.

>>>>> Cek deretan mobil Toyota baru maupun bekas terbaik di sini!

Penulis: Mada Prastya
Editor: Dimas

Mada Prastya

Bergabung sebagai penulis di Carmudi Indonesia sejak Februari 2021. Menyukai kendaraan roda dua karena simpel, cepat, dan memberi rasa kebebasan dalam berkendara. Email: mada.prastya@icarasia.com

Related Posts