HomeSepeda motorTrik Jitu Sebelum Membeli Vespa Matic, Jarang yang Tahu!

Trik Jitu Sebelum Membeli Vespa Matic, Jarang yang Tahu!

Harga Vespa GTV Sei Giorni
Harga Vespa GTV Sei Giorni edisi kedua lebih murah Rp30 juta (Foto: Piaggio Indonesia)

Jakarta – Vespa matic sejak beberapa tahun terakhir terus menunjukkan tren positif. Penjualan barunya kian merangkak naik, alhasil Vespa matic bekasnya pun juga ikut terdorong naik.

Hal ini tentunya membawa kegembiraan bagi mereka yang punya bajet terbatas untuk membeli Vespa matic bekas. Karena sudah menjadi hal lumrah kalau barang seken punya harga lebih terjangkau.

Sepeda motor merek asal Italia ini memang selalu punya daya tarik tersendiri bagi para pecintanya. Terutama model-model lawas yang saat ini sedang diburu.

Tapi, sebelum membeli Vespa matic ada beberapa hal yang wajib diketahui supaya enggak kecebur memilih barang yang busuk. Anugrah Wardhana pemilik dari Vespa Garage punya sedikit tipsnya.

Ada 5 hal yang wajib menjadi fokus utama sebelum membeli Vespa matic menurut pria yang karib disapa Dhana ini. “Fokus utamanya sih ada 5 hal yang penting. Tapi yang utama banget lihat di bodi dulu,” buka Dhana kepada Carmudi, Selasa (24/11/2020).

Fokus Kepada Bodi Vespa Matic

Ia menganjurkan kepada konsumen yang mau membeli Vespa matic untuk detail melihat bodi. Usahakan lihatlah bodi secara menyeluruh untuk mengetahui apakah motor ini bekas tabrak atau tidak.

“Kalau bekas tabrak pasti akan ketahuan walaupun sedikit. Karena ini sulit ditutupi oleh para pedagang atau penjual. Kalau penjualnya jujur tidak masalah, tapi kalau yang kurang jujur itu yang masalah,” sambungnya.

Harga Vespa matic bekas bermesin 150cc tembus Rp 40 jutaan

Hal kedua yang wajib diperhatikan adalah odometer atau jarak tempuh. “Cek Odometernya, jelas semakin rendah jarak tempuhnya Vespa juga belum terlalu capek. Ini juga bisa dicek dari bannya, sudah botak atau belum,” katanya.

Indikasi Vespa yang jarak tempuhnya sedikit bisa dilihat dari kondisi motor secara detail. Misalnya kondisi ban apakah sudah botak atau belum, piringan cakram, busa yang masih tegak, dan kondisi plastic-plastik yang tentu masih bagus kalau motor jarang dipakai.

Komponen yang Diganti

Biasanya para pemilik Vespa matik ini adalah anak muda. Secara otomatis, mereka akan melakukan modifikasi lantaran gatal melihat motor dengan kondisi standar.

Hal ini juga wajib dipertanyakan kepada penjual. Apa sajakah komponen yang sudah diganti oleh penjual? Jika komponen aslinya masih ada, usahakan meminta untuk memakai komponen aslinya dibanding part aftermarket.

Review singkat Vespa GTS 150, punya banyak keunikan (Foto: Carmudi)

“Tanyakan terlebih dahulu part apa saja yang pernah diganti, bila memang diganti baiknya diganti dengan part yang sesuai bawaannya bukan part custom,” lanjut pria berkacamata ini.

Suara Mesin Bisa Memberikan Informasi

Kalau kata orang dulu, mendengarkan mesin bisa mengetahui kondisi mesin masih bagus atau tidak. Hal ini diakui Dhana ada benarnya.

“Kalau ada suara menggelitik kemungkinan si pemilik biasanya memakai bensin dengan oktan rendah, tapi nggak masalah sih. Perhatikan juga ujung knalpot apabila dicolek pakai tangan basah, ada kemungkinan kebocoran di ruang mesin,” ungkapnya.

Suara mesin Vespa matic yang masih oke biasanya akan sangat halus. Vespa matik dianjurkan memakai bahan bakar dengan oktan minimal 91. Tapi sayangnya banyak pemakai yang melupakan hal ini.

Hasil cat dari Vespa Garage

Hal lain yang bisa menjadi fokus lainnya adalah melihat kelistrikan. Cek baik-baik komponen seperti klakson, lampu utama, dan sein.

Jika ada yang redup saat dihidupkan semua, ada kemungkinan jika sepeda motor ini akinya sudah mulai berkurang performanya. Bisa juga dynamo pengisian untuk akinya sudah mulai bermasalah.

Surat-surat Kendaraan Wajib Lengkap

Sebagai warga negara yang baik, dalam memiliki kendaraan bermotor haruslah memiliki kelengkapan surat yang sah. Misalnya BPKB, STNK hingga Faktur sebisa mungkin ditanyakan saat membeli kendaraan bekas.

Begitu juga saat membeli Vespa bekas. Surat-surat kendaraan menjadi hal yang wajib diperhatikan oleh calon pembeli.

Kelengkapan Vespa matic yang wajib ditanyakan adalah BPKB, STNK dan faktur. Setelah itu kamu bisa menanyakan soal kunci dan manual book.

BPKB
Jangan sembarangan membeli mobil bekas, periksa dengan teliti kelengkapan surat dan historynya. Ilustrasi/Carmudi Indonesia.

Vespa matic biasanya terdiri dari 2 anak kunci. Yakni warna coklat dan biru. Jika salah satu kunci hilang, jelas bisa membuat harga Vespa metik menjadi turun derastis.

“Kalau kelengkapan sudah oke, nanti yang perlu diperhatikan adalah mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin. Supaya menghindari penjual nakal. Takutnya ada yang nomor rangka dan mesinnya berbeda,” tutupnya.

Siapkan Dana Perbaikan Vespa Matic

Setelah benar-benar memboyong Vespa bekas, kamu sebaiknya menyiapkan budget minimal 10-15% dari harga beli. Hal ini bertujuan untuk service kembali Vespa bekas, terutama untuk mengganti komponen fast moving yang sudah harus diganti.

Sebagaimana membeli kendaraan bekas, kita tidak tahu sejarah motor tersebut kapan diservis. Sebaiknya oli yang ada di sepeda motor diganti dengan yang baru.

Pengecekan juga bisa melihat kondisi kampas rem, CVT dan mangkok kopling pada Vespa matic bekas. Nah, kalau sudah begini jadi ngerasa aman buat membeli Vespa bekas.

Jika kondisi motor sudah lebih baik, maka hal selanjutnya adalah bisa membawanya ke bengkel detailing. Tujuannya untuk membersihkan kerak membandel.

Bagi kamu yang mau membeli Vespa matik bekas, bisa kunjungi Fast Auto yang berlokasi di  Bursa Mobil Bintaro. Karena di tempat tersebut tersedia berbagai macam Vespa bekas yang berkualitas.

Selain tips dalam memilih Vespa bekas, kamu juga bisa cek ke channel YouTube Vespa Garage untuk tips dan info lainnya mengenai Vespa. Selamat berburu Vespa matik bekas!

Penulis: Rizen

Editor: Lesmana

Harga Lexus UX 300e
Previous post
Harga Mobil Listrik Lexus UX 300e Lebih Mahal dari Kona Electric
Mobil PHEV
Next post
Hasil Pengujian Menunjukkan PHEV Adalah Mobil Listrik Palsu