Home » Sepeda motor » Vespa Termurah di Indonesia Resmi Meluncur, Harganya Rp 35 Jutaan

Vespa Termurah di Indonesia Resmi Meluncur, Harganya Rp 35 Jutaan

Vespa LX 125 i-get menjadi model termurah

Jakarta – Setelah sekian lama tidak mendapat penyegaran, PT Piaggio Indonesia akhirnya memperkenalkan generasi terbaru Vespa LX 125. Vespa yang menjadi model termurah ini mempertahankan nuansa timeless classic dengan teknologi modern i-get.

Vespa LX pertama kali diperkenalkan pada 2005 sekaligus merayakan ulang tahun brand Vespa ke-60. Lima tahun kemudian atau pada 2011, Vespa LX masuk ke Indonesia dan memikat kalangan skuteris muda Tanah Air. Desain LX bermesin 4-tak yang menyerupai tawon menjadikannya sebagai skuter khas yang memadukan heritage Vespa dan kesan modern abad 21.

Pada peluncuran LX 125 kali ini, terdapat sentuhan baru dari sisi desain yang membuatnya selalu terlihat muda. Penampilan LX 125 i-get mempertahankan DNA khas Vespa yaitu elegan dan klasik untuk kalangan skuteris yang ingin selalu tampil muda. Fitur dan aksen modern disematkan untuk mengikuti style dunia kontemporer.

Desain Vespa LX 125 mempertahankan kesan elegan dan klasik

“Hari ini kami memperkenalkan kesegaran baru pada ikon timeless classic kita, yaitu Vespa LX. Skuter ini dirancang untuk merespon dunia kontemporer yang berubah cepat dengan memperkuat DNA unik pada LX 125 i-get, kombinasi dari tampilan elegan dan klasik. Kami mendedikasikan Vespa LX 125 i-get untuk pecinta Vespa yang selalu berjiwa muda dan luwes penuh gaya,” ucap Marco Noto La Diega, President Director PT Piaggio Indonesia saat peluncuran.

Vespa LX 125 i-get Mengisi Model Termurah

Bermesin 125 cc, Vespa LX menjadi model termurah

Marco usai peluncuran menjelaskan, bila LX yang diperkenalkan di Indonesia ini sengaja dipilih untuk varian mesin 125 agar lebih terjangkau bagi semua kalangan. PT Piaggio Indonesia memasarkan Vespa LX 125 i-get seharga Rp 35,8 juta on the road Jakarta. Secara segmentasi harga, skuter ini mengisi lini entry level dalam jajaran model Vespa.

“Mengapa kita masukkan LX dengan mesin 125 cc bukan 150 cc, supaya harganya menjadi lebih terjangkau. Jadinya, skuter ini bisa dinikmati oleh kalangan anak muda,” jelas Marco.

Dalam presentasinya, pria asal Italia ini menjelaskan beberapa kesegaran desain pada Vespa LX 125 i-get terbaru yakni front tie, heat protector dengan desain lebih modern, kaca spion, dan logo “LX” dengan desain baru. Desain layar LCD mengikuti style ala Primavera dengan grafis yang membuat panel instrumen terlihat lebih jelas.

Desain panel instrumen analog dan digital pada LX 125 i-get

Vespa termurah ini hadir dalam tiga varian warna yaitu Red Passione, Black Vulcano, dan Blue Avio. Vespa LX 125 i-get mendapat garansi selama tiga tahun dan telah tersedia mulai Rabu (28/8) besok untuk kawasan Jakarta dan sekitarnya.

“Vespa LX 125 i-get besok sudah tersedia di dealer wilayah Jakarta. Untuk dealer di luar Jakarta, masih menunggu proses pengiriman,” tambah Marco.

Ubahan Signifikan Pada Vespa Termurah

Sekalipun mengisi kasta terbawah dalam keluarga Vespa, LX 125 i-get tetap mendapat semua fitur modern dan canggih seperti pada model yang lebih mahal. Sistem pencahayaan pada Vespa LX 125 ‘i-get kini memakai LED di front headlamp, dilengkapi dengan LED Daytime Running Light (DRL) pada reflektor yang menyatu dengan lampu sein. Kombinasi lampu LED ini diklaim memberikan visibilitas terbaik di berbagai kondisi cuaca.

Headlamp Vespa LX 125 i-get

Lampu belakang juga didesain ulang untuk pencahayaan yang lebih jelas. Sama seperti Primavera, Vespa LX terbaru juga dilengkapi USB port pada konsol box depan untuk pengisian daya ponsel.

Desain DRL dan konsol box depan

Penyegaran lainnya pada Vespa LX 125 i-get juga menampilkan desain pelek cast wheel ala-ala kembang. Desain velg tadi membuat skuter berbentuk tawon ini tampilan yang baru, namun tetap terasa familiar. Dek untuk pijalan kaki didesain ulang untuk meningkatkan kontrol bagi pengendaranya dan kenyamanan bagi penumpang.

Vespa LX 125 i-get kini turut dilengkapi doubIe-swinging arm dengan fitur ’2 degrees of freedom’. Tujuannya, lengan ayun ganda di roda belakang ini bisa mengurangi getaran mesin. Desain joknya berubah, kini lebih datar dan ramping dengan busa lumayan tebal supaya perjalanan lebih nyaman.

Penulis: Yongki

Editor: Lesmana

Previous post
Dua Ribu Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum Sudah Beroperasi
Next post
Beberapa Kekurangan Toyota Yaris dan Bagaimana Solusinya?