Home » Tips dan Trik » Viral Petisi Masalah Honda PCX Lokal, Begini Cara Mengatasinya

Viral Petisi Masalah Honda PCX Lokal, Begini Cara Mengatasinya

Honda PCX
Masalah Honda PCX produksi lokal menyulut lahirnya petisi dari konsumen penggunanya Foto/Carmudi.

Jakarta – Beberapa waktu lalu di jagat sosial media beredar petisi recall Honda PCX, Petisi muncul karena beragam masalah Honda PCX produksi lokal. Seorang pengguna Honda PCX bernama Andreas Priyanto asal Surabaya, Jawa Timur mengeluhkan beberapa hal dari tunggangan yang baru dibelinya sekitar enam bulan yang lalu.

Dalam petisi yang dimuat situs change.org ini Andreas mengeluhkan tiga masalah yang muncul dari Honda PCX yaitu:

  • Gredek di RPM rendah
  • Tarikan gas berat dan kasar di RPM rendah
  • Motor mendadak mati

Munculnya petisi ini dilandasi karena Andreas tidak pernah mendapat solusi memuaskan hingga muncul petisi recall Honda PCX lokal. Tunggangannya keluar masuk bengkel AHASS namun tidak pernah benar-benar beres. Petisi ini pun viral karena Andreas Priyanto juga menceritakan kronologis kerusakan motornya.

Ternyata, masalah tidak berhenti sampai di situ karena Honda PCX lokal miliknya sempat mengalami aki ngedrop. Menurut penuturannya, ini terjadi setelah knop diputar dalam posisi off saat ditinggal sebentar.

“Motor ini saya gunakan dari rumah untuk membeli nasi padang di dekat perumahan, motor saya matikan dengan cara memutar knop di posisi OFF dan saya tinggal sekitar 5-10 menit sambil menunggu pesanan saya selesai. Pada saat hendak kembali ke rumah saya memutar knop kearah ON namun tidak bisa, letak smart keyy ada di kantong celana saya,” tulisnya.

Ternyata, masalah yang dialami oleh Andreas Priyanto ini bukanlah masalah yang berat, namun memang perlu mendapat perhatian serius terutama pihak PT Astra Honda Motor selaku produsen bersama dengan jaringan bengkel Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) sebagai jaringan bengkel.

Berdasarkan penuturan Fransiscus Rosano yang juga pemilik Honda PCX, masalah gredek saat putaran rendah atau membuka gas ini pasti hilang setiap servis rutin. Menurutnya, getaran saat akselerasi awal ini muncul akibat debu kampas kopling sentrifugal yang mengendap di mangkok kopling.

“Masalah ini sebenarnya sudah ada sejak lama, dari jaman Honda Vario 150 yang mesinnya sama seperti PCX juga begini. Setiap servis mesti dibersihkan bagian mangkok koplingnya supaya enggak ada debu sisa gesekan kampas. Debu itu yang bikin gredek-gredek,” kata pria dengan sapaan Sano itu.

Solusi ala Mekanik Bengkel Non Resmi Soal Masalah Honda PCX

Honda PCX Vacation
Masalah Honda PCX muncul gredek-gredek saat akselerasi Foto/AHM.

Senada dengan Sano, Fikriansyah selaku mekanik senior dari bengkel Aris Jaya Motor di bilangan Kayu Manis, Jakarta Timur juga menyarankan kepada pemilik PCX lokal untuk sering membersihkan bagian mangkok kopling. Minimal sekali, setiap 3.000 kilometer atau setiap jadwal servis rutin.

“Gredek itu kan dari debu hasil gesekan kampas sentrifugal dengan mangkok kopling. Asal rajin bersihkan bagian mangkok, jarang terjadi masalah itu. Biasanya motor-motor di kota besar yang sering macet-macetan muncul gejala itu,” ujar pria yang memiliki Honda Vario 150 saat dihubungi Carmudi.

Menurut pria dengan sapaan Bento itu, gejala gredek jarang atau lama muncul untuk motor-motor di desa atau kota kecil. Kondisi jalanan yang lancar membuat kampas kopling gesekannya lebih sedikit ketimbang motor di kota yang memang sering berakselerasi saat macet.

Mengatasi Masalah Honda PCX Gampang Mati

All New Honda PCX fiturnya paling lengkap di segmen 150 cc

Sementara untuk tarikan yang terasa berat dan gampang mati, Bento menyebut bila sumber masalahnya berasal dari langsam injektor yang kecil. Setelan seperti ini membuat campuran bensin dan udara ke mesin juga sedikit sehingga pembakaran kurang maksimal saat suhu mesin sudah panas.

“Untuk kasus motor gampang mati dan tarikannya berat itu saling berhubungan, asalnya dari setelan langsam injektor kekecilan jadinya pembakaran kurang pas. Saat motor iddle juga bisa saja mati karena gasnya kekecilan atau filternya kotor,” jelasnya.

Saat servis rutin, sebaiknya periksa juga kondisi filter udara. Memang, jenis filter Honda PCX sekali pakai tapi bisa dibersihkan untuk mengurangi debu yang menumpuk.

“Motor metik langsamnnya memang harus dibikin lebih gede dari motor bebek atau sport. Itu baut langsamnya mesti diputar ke kiri 1/4 – 3/4 putaran. Setiap sebulan sekali filternya dibuka untuk dibersihkan, dikeprek-keprek saja supaya debu-debunya turun kalau memang belum waktunya diganti,” beber Bento.

Masalah Aki Honda PCX Gampang Ngedrop

Honda PCX
Agar aki tidak ngedrop karena knop bermasalah, sebaiknya kunci setang Honda PCX saat parkir.. Foto/Carmudi.

Bento mengaku belum pernah mendapati soal aki ngedrop sebagai masalah Honda PCX. Namun, bila melihat kasus dari petisi yang beredar di sosial media, maka penyebabnya disinyalir karena knop yang belum masuk posisi off dengan pas. Atau, bisa saja penyebabnya dari kiprok sebagai pemasok daya dari mesin ke aki.

“Soal aki ngedrop bisa dari kiprok atau mungkin pemiliknya yang belum benar-benar memutar kontak ke off. Kalau kiprok bermasalah, maka pengisian listrik ke aki kurang dan akibatnya tekor,” ungkap Bento.

Bento pun menyarankan kepada pemilik Honda PCX agar terbiasa mengunci setang saat parkir. Ini untuk antisipasi apabila ternyata knop saklar belum benar-benar memutus arus listrik apabila hanya diputar pada posisi off saja. Kalau memang masih saja tekor, terpaksa harus ganti kiprok.

“Nah kalau lihat kasusnya di sini, motornya bisa hidup lagi setelah didorong. Mungkin juga pemilik motor belum memutar knop ke posisi off sampai pas, soalnya waktu parkir dia tidak dikunci setang. Untuk jaga-jaga, kalau parkir sebaiknya sekalian dikunci setang walaupun cuma sebentar untuk memastikan motor sudah benar-benar mati,” tuturnya.

Previous post
Toyota Supra Meluncur Tahun Ini di Indonesia, Bagaimana Nasib FT 86?
suzuki-baleno-hatchback
Next post
Review dan Spesifikasi Suzuki Baleno Hatchback, Harusnya Bisa Jadi Hatchback Terlaris