Berita

Volvo Kenalkan Logo Baru, Lebih Simpel

Eropa Perusahaan otomotif asal Swedia, Volvo merilis logo baru. Logo tersebut diperkirakan akan segera digunakan di setiap line up mobil pada 2022 mendatang.

Perubahan logo baru pada Volvo ini terbilang lebih simpel dibandingkan dengan logo lama. Pada logo yang lama, bulatan dan tanda panahnya dibuat menyatu.

Tulisan Volvo pada logo lama juga diberikan tanda biru serta penebalan huruf. Pada logo terbaru, bulatan di luar dibuat terpisah dengan tanda panah ke arah kanan atas.

Tulisan Volvo di dalam lingkaran tersebut juga tidak diberikan tanda biru serta penebalan. Uniknya, warna yang digunakan pada logo baru ini hanya memakai 1 warna saja, yakni hitam.

logo baru volvo

Logo lama terlihat menggunakan desain 3 dimensi, sedangkan logo baru memakai desain 2 dimensi. Logo bernama Iron Mark yang digunakan oleh Volvo ini sudah ada sejak tahun 1930.

Beberapa sumber menyebutkan jika salah satu alasan Volvo mengubah logonya adalah karena akan segera mengumumkan IPO dalam waktu dekat.

Bahkan nilai IPO Volvo diprediksi memiliki nilai mencapai 30 miliar dolar AS atau setara dengan hampir Rp428 triliun. Apalagi saat ini Volvo dan Geely tengah merancang kerja sama dengan Goldman Sachs dan SEC untuk memimpin IPO.

Recall Cacat Produksi

Beberapa waktu lalu Volvo menyatakan harus recall 9 mobil terbaru lantaran memiliki masalah pada rem ABS dan ESC. Kerusakan tersebut disebabkan adanya potensi kehilangan paket magnet dari poros motor listrik.

Hal tersebut memiliki efek kegagalan fungsi dari booster rem ketika pengereman saat torsi puncak dari motor listrik sedang diraih. Model yang terkena recall pun terdiri dari XC60 produksi 2020-2021, XC90 produksi 2020-2021, dan beberapa model dari S90L produksi 2021.

Mobil PHEV

Mobil PHEV dari Volvo XC60 (Foto: Reuters)

Hal ini dinilai bisa membahayakan konsumen ketika sedang melakukan pengereman ketika mobil melaju kencang.

Sayangnya merek yang terkenal dengan julukan ‘Tank Swedia’ ini sudah tidak memiliki APM resmi di Indonesia. Sehingga bisa dipastikan model tersebut tidak dijual secara resmi di sini.

Baca Juga:

Penulis: Rizen Panji

Editor: Dimas

Rizen Panji

Hobinya jelas, menghabiskan bahan bakar mesin 6 silinder di akhir pekan. Seleranya juga sudah jelas, mobil tua yang pintunya cuma dua. Oh iya, dirinya sangat mencintai interior mobil yang bersih dan simpel. Kalau ada yang mau ngasih mobil dengan ciri tersebut, akan diterima dengan senang hati..

Related Posts