Berita

Warga Jepang Ramai Tinggalkan Indonesia, Bagaimana Karyawan Daihatsu?

Jakarta – Pemerintah Jepang diberitakan akan menarik warganya yang masih berada di Indonesia. Tindakan ini dilakukan sebagai upaya melindungi warga negara Jepang dari Covid-19 yang tengah mengganas di Indonesia.

Lantas bagaimana dengan warga asal Jepang yang menjadi karyawan di Daihatsu?

Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) membenarkan bila sebagian karyawan Daihatsu berasal dari Jepang. Mereka mengisi berbagai posisi mulai dari tenaga kerja lapangan yang ada di pabrik hingga eksekutif.

“Untuk ekspatriat asal Jepang yang sudah lama bekerja dan habis masa kontraknya, mereka harus pulang. Kalau yang baru, mereka harus mengikuti arahan untuk bekerja dari rumah atau work from home,” ujar Amelia,dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (15/7/2021).

warga jepang karyawan daihatsu

Seperti diketahui, Menteri Sekretaris Kabinet Jepang, Katsunobu Kato beberapa hari lalu mengatakan bahwa, pihaknya telah menyiapkan penerbangan khusus yang akan membawa warga negaranya dari Indonesia ke Jepang.

“Kami memutuskan untuk mengambil tindakan, warga Jepang yang ingin kembali bisa kembali ke Jepang sesegera mungkin dan sebanyak mungkin,” ujarnya dilansir Nikkei Asia, Selasa (13/7/2021).

Mengurangi Operasional Karyawan Bengkel

Demi mendukung kebijakan PPKM Darurat yang dijalankan oleh pemerintah sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021, Daihatsu mengurangi jumlah karyawan di bengkel resmi.

“Untuk bengkel sebenarnya masih libur, tetapi demi menjaga keamanan dan kenyamanan maka kita kurangi orang yang bekerja di bengkel,” ungkap Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relation Divisions Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operations (AI-DSO).

Hendrayadi menambahkan, jumlah karyawan di bengkel dibatasi maksimal hanya 10% dari total keseluruhan pekerja yang ada.

Uji Emisi Mobil Daihatsu warga jepang karyawan daihatsu

Uji emisi mobil Daihatsu bisa dilakukan di bengkel resmi (Foto: ADM)

“Kapasitas bengkel kami saat ini hanya 10% saja. Jumlah ini sudah sangat sedikit sekali, padahal minimal untuk menjalankan bengkel itu setidaknya dibutuhkan 4 orang minimal yang terdiri dari kasir, sales advisor, partsmen, dan mekanik,” tandasnya.

Untuk itu Hendrayadi menyarankan kepada konsumen yang ingin melakukan servis sebaiknya menggunakan layanan Daihatsu Moblie Service (DMS). Hal ini bertujuan untuk mengurangi konsumen datang ke bengkel, sehingga bisa melakukan servis mobil kesayangannya di rumah.

Baca Juga:

 

Penulis: Rizen Panji

Editor: Santo Sirait

Rizen Panji

Hobinya jelas, menghabiskan bahan bakar mesin 6 silinder di akhir pekan. Seleranya juga sudah jelas, mobil tua yang pintunya cuma dua. Oh iya, dirinya sangat mencintai interior mobil yang bersih dan simpel. Kalau ada yang mau ngasih mobil dengan ciri tersebut, akan diterima dengan senang hati..

Related Posts