Home » Sumber informasi » Waspadai, Ini Penyebab AC Mobil Jadi Tidak Dingin

Waspadai, Ini Penyebab AC Mobil Jadi Tidak Dingin

Jakarta – AC atau Air Conditioner, berfungsi untuk menyejukkan udara di dalam mobil. Mengacu pada istilahnya yaitu ‘mengkondisikan’ dan karena iklim di Indonesia cukup panas maka kita butuh udara yang sejuk atau cenderung dingin. Kalian pasti kesal apabila AC mobil tidak terasa dingin saat di siang hari.

Seringkali banyak dijumpai kasus di mana AC mobil tiba-tiba saja tidak dingin dan hanya keluar angin. Mau tidak mau, membuka jendela menjadi solusi paling cepat untuk membuat suhu di dalam kabin sedikit lebih sejuk. Kalian tentu tidak tahu apa yang harus dilakukan ketika mengalami AC mobil yang tiba-tiba jadi tidak dingin.

Jangan langsung berpikiran bila ada yang rusak saat AC mobil bermasalah. Bisa saja, penyebabnya cuma karena kurang perawatan sehingga kerja AC mobil jadi tidak optimal. Untuk itu, coba cari tahu terlebih dahulu biang keladinya sebelum memutuskan pergi ke bengkel.

Bila Anda menemukan gejala seperti ini pada mobil, bisa saja mengindikasikan filter kabin kotor. Apabila filter kotor maka tidak bisa menghisap udara di kabin. Akibatnya, udara tidak bisa dihembuskan ke evaporator untuk didinginman.

Untuk itu, filter kabin harus diperiksa tiap tiga bulan sekali. Apabila sudah kotor maka dapat dibersihkan sendiri oleh pemilik mobil atau sekalian dibersihkan oleh mekanik di bengkel. Kalian cukup melihat bagimana tingkat kekotorannya, apabila tidak terlalu kotor disemprot pakai kompresor angin di tukang ban terdekat.

Kalau sudah terlalu kotor sebaiknya ganti baru, karena durasi penggantian filter AC ini dilakukan setiap 6 bulan sekali. Sebab bila kondisinya sudah sangat kotor juga sulit dibersihkan dan pastinya membuat ac tidak menghembuskan udara sama sekali.

Bagian Penting Agar AC Mobil Tetap Sejuk

Fiter AC mobil (Foto: Rotary Bintaro)

Perawatan rutin jadi kunci agar AC mobil tetap menghembuskan udara sejuk dan segar selama perjalanan. Namun demikian, masih banyak pemilik mobil yang cuek terhadap kondisi AC. Hindari prinsip kalau belum ada masalah, belum ke bengkel.

Selain filter, kompresor jadi komponen utama pada AC, bahkan pada prinsipnya jantung utama AC mobil yaitu kompresor. Untuk itu, penggantian pelumas kompresor perlu dilakukan secara rutin. Kompresor AC didalamnya lmenggunakan oli, dan harus diganti berkala 1 tahun sekali atau 20 ribu kilometer, tergantung mana yang lebih cepat tercapai.

Evaporator Kotor Bikin AC Mobil Jadi Tidak Dingin?

Evaporator yang sudah kotor sebaiknya diganti (Foto: Zaini Auto Works)

Apabila AC mobil masih tidak dingin setelah membersihkan atau mengganti filter kabin, coba kalian periksa bagian evaporator. Filter kabin berfungsi menyaring debu dan kotoran agar tidak masuk ke evaporator. Sayangnya, tidak semua mobil terpasang filter kabin AC mobil.

Evaporator fungsinya menampung hawa dingin refrigerant yang ditiup oleh blower. Evaporator yang kotor menyebabkan aliran freon tidak bisa berjalan sesuai dengan yang seharusnya. Ini membuat udara dingin tidak bisa melewati evaporator.

Akibat filter udara yang teramat jorok karena tidak kunjung dibersihkan, imbasnya membuat evaporator ikut kotor. Sirkulasi udara dengan kualitas jelek juga meninggalkan bekas pada evaporator.

Debu atau kotoran lain yang menempel menjadi momok utama dari masalah yang dialami Evaporator. Dengan adanya kotoran dan debu maka aliran udara yang dihembuskan blower akan terhambat.

Kondisi evaporator yang kotor juga bisa diketahui dari selang gas tekanan rendah. Apabila selang gas tekanan rendah muncul embun saat AC dinyalakan tapi ruang kabin tidak terasa sejuk, itu merupakan indikasi Evaporator harus segera dibersihkan.

Karena evaporator kotor membuat AC mobil tidak hanya mengeluarkan hawa panas, namun juga bau tak sedap dan kuman. Untuk itu, perlu setiap 6 bulan sekali melakukan pembersihan alias cuci evaporator.

Ganti Evaporator Bila Diperlukan

Evaporator yang sudah terlalu berlendir, ataupun ada kebocoran sebaiknya segera diganti. Kalian tidak perlu memaksakan untu menambal kebocoran pada evaporator karena tetap saja akan terjadi pada titik lain evaporator.

Karena evaporator ini sangat penting, maka kalian perlu merawatnya dengan baik. Tidak sulit kok, karena hanya perlu menjaga kebersihan kabin seperti tidak makan dan minum di dalam mobil, atau tidak merokok di dalam mobil.

Kehabisan Freon, Alasan Klasik AC Mobil Tidak Dingin

Proses pengisian freon (Foto: Ford)

Dalam sistem AC mobil, freon berfungsi sebagai media pendingin. Tanpa adanya freon yang memadai, AC mobil hanya keluar angin saja, tanpa hawa dingin.

Ini juga yang kerap menjadi alasan penjual mobil bekas saat mendapati AC cuma keluar angin doang. Padahal, freon yang berkurang ini menjadi pertanda adanya kebocoran jalur, atau keretakan pipa.

Freon pada sistem AC mobil bersifat sirkulasi, jadi sebenarnya tidak ada alasan freon habis tanpa adanya kebocoran. Kalian bisa saja melakukan penambahan freon di bengkel AC dengan harga puluan sampai ratusan ribu, tapi itu juga tidak bertahan lama.

Kebocoran freon umumnya terjadi pada sambungan pipa yang sil o ring sudah getas dimakan usia. Penyebab lainnya bisa karena kerusakan di bagian saft maupun relief valve pada Kompresor.

Penyebab lain dari kebocoran pada sistem AC yang mengakibatkan freon habis berasal dari lubang pada selang atau pipa. Lubang sebesar jarum saja udah cukup untuk membuat freon keluar dari sistem sirkulasi AC mobil.

Ada beberapa tanda bahwa freon di mobil berkurang karena bocor. Biasanya, muncul bunyi mendesis dari saluran AC mobil, adanya bau freon di dalam ruangan, maupun AC mobil tetap tidak dingin padahal baru isi freon.

Fanbelt Putus Bikin AC Mobil Tidak Dingin

Masih ada hubungannya soal freon, kali ini untuk sirkulasi freon. Fanbelt seringkali terlupakan sebagai bagian yang membantu sirkulasi freon AC mobil.

Fanbelt jelas punya peran vital terhadap kinerja AC mobil karena menyalurkan putaran mesin kepada kompresor. Ketika fanbelt putus, otomatis kompresor tidak akan bisa berputar. Kompresor yang tidak bekerja membuat freon tidak bisa bersirkulasi, sehingga ruangan kabin pun terasa panas.

Kaca Film Jelek Bikin AC Panas di Siang Hari

Dengan kaca film V-KOOL mampu menurunkan panas kabin mobil lebih cepat. (Foto: Carmudi/Yongki)

Kaca film berfungsi untuk menolak silau, dan panas hingga radiasi ultraviolet. Perlu kalian ketahui kalau kaca film yang kualitasnya jelek bisa membuat AC mobil tidak dingin.

Kaca film yang terpasang di mobil mungkin saja sudah tidak mampu menahan sinar ultra violet yang dipancarkan matahari. Kalian coba ingat kapan terakhir kali memasang kaca film. Untuk mobil yang berusia sudah lebih dari 15 tahun biasanya kemampuan menahan sinar UV sudah menurun.

Sebab, kaca film pada mobil-mobil lawas umumnya belum memiliki teknologi memantulkan panas. Saat itu, kaca film hanya membuat ruang kabin terlihat lebih gelap saja, panas dari luar tetap tembus ke dalam kabin.

Untuk kaca mobil keluaran terbaru di pasaran mayoritas sudah dibekali dengan teknologi anti-UV dan anti panas. Artinya, sekalipun kaca film tidak terlalu gelap tapi kabin bisa tetap sejuk karena bisa meredam radiasi sinar matahari yang masuk ke dalam kabin.

Apabila menurut bengkel AC tidak ditemukan kerusakan, tapi masih terasa gerah saat di siang hari, maka sudah waktunya ganti kaca film. Pilih kaca film dengan kualitas yang baik agar AC mobil kembali terasa dingin meski berkendara di siang hari.

Penulis: Yongki

Editor: Lesmana

angkutan umum
Previous post
Bus Listrik TransJakarta Mulai Diuji Coba, Tarif Masih Gratis
Next post
Pemerintah Tak Jelas, Mercedes Benz Tunda Bikin Mobil Listrik di Thailand