BeritaMobil

Wuling Cortez, Sensasi Mewah Tak Pernah Semurah Ini

Wuling Cortez

Wuling Cortez memberikan kenyamanan berkendara. Foto/Carmudi.

Jakarta – Wuling Motors sebagai brand di bawah naungan SGMW datang ke Indonesia dengan sensasional. Bagaimana tidak, merek mobil asal China tersebut menjual mobil dengan harga di bawah para pesaing di tiap segmen. Setelah sukses merilis Wuling Confero, Wuling Motors di tahun 2018 merilis Wuling Cortez.

MPV medium berkapasitas 7-penumpang ini dipersiapkan sebagai MPV berkualitas premium baik eksterior dan interiornya. Material terbaik telah dibekali pada setiap sudut kabinnya. Tak tanggung-tanggung, Cortez hadir untuk melawan sang legendaris Toyota Kijang Innova.

Wuling Cortez, Harga Kaki Lima, Fitur Bintang Lima

Jurus andalan Wuling Motors demi memikat konsumen mobil MPV medium pun cukup jitu. Wuling menjual Cortez mulai dari Rp193 jutaan di Jabodetabek. Namun fitur yang terdapat pada Cortez ini dibuat agar setara dengan Toyota Innova yang dijual pada rentang harga Rp300 jutaan keatas.

Bukan bermaksud melebih-lebihkan, tapi pengandaian ‘harga kaki lima kualitas bintang lima’ itu ada pada sosok Wuling Cortez. Pada varian tertinggi yaitu tipe L, bahkan telah memakai kursi tengah berjenis captain seat.

Harga murah yang diberikan Wuling Motors kepada konsumen di Indonesia bukan tanpa alasan. Pihak Wuling mengklaim ingin menawarkan produk yang berkualitas tapi dengan harga terbaik.

Wuling Motors telah lebih dahulu melakukan analisa pasar di Indonesia. Kemudian dari situ baru ditentukan kira-kira berapa besaran harga terbaik untuk konsumen.

Peluncuran Wuling Cortez (Foto: Carmudi)

Sebagai perbandingan, Cortez dengan tipe paling murah yaitu 1.8 C bertansmisi manual dengan banderol hanya Rp218 juta. Harga ini setara dengan mobil sejuta umat seperti Avanza.

Sementara tipe termahal Cortez 1.8 L Lux+ i-AMT dibanderol dengan harga Rp264 juta. Bandingkan dengan rivalnya, Innova yang dijual pada rentang harga menembus 400 jutaan.

Perbandingan harga untuk para rival Wuling Cortez yaitu Toyota Sienta yang termurah Rp234,1 juta sampai yang tertingi Rp299,9 juta, Toyota Innova dari varian terendah Rp299,9 juta dan tertinggi dijual Rp407,5 juta.

Sementara itu, KIA Grand Sedona paling murah dibanderol Rp497,5 juta hingga Rp555,5 juta untuk varian tertinggi. Sudah terlihat bukan, mana yang paling murah dengan fitur setara?

Interior Mewah Wuling Cortez

Wuling Cortez

Tampilan interior Wuling Cortez. (Foto: Carmudi)

Wuling bisa dibilang cukup cerdas dalam meramu material interior. Nyatanya, dashboard bagian atas dilapisi oleh bantalan yang soft touch tapi untuk bagian yang mengarah kaca hanya plastik biasa.

Masuk ke kabin, kita disuguhkan dengan tema dual tone dan kesan luas pada interior Wuling Cortez. Pabrikan pun telah memakai bahan soft touch atau lapisan kulit. Ya sekalipun ada beberapa detail yang kurang rapi terutama di bagian storage tertentu.

Hal paling berkesan dari interior Wuling Cortez adalah di bagian dashboard, dimana Wuling Motors ‘menyontek’ bentuk dashboard milik Mercedes-Benz S-Class. Lumayan juga, bisa melihat secuil desain kabin mobil mahal di MPV medium seharga Rp200 jutaan.

Kesan premium tidak sampai situ saja, di bagian pintu juga tersemat material kulit dengan aksen jahitan. Persis di atasnya, panel kayu pun tersematkan dengan aksen jahitan juga. Jika melihat tampilan interior mobil, desainnya begitu kental nuansa Eropa.

Khusus bagi pengemudi, fitur MID berukuran 7 inci ini terbilang sangat lengkap. Mulai dari tekanan ban individual, dual trip meter, konsumsi bahan bakar rata-rata serta real time, speedometer digital, hingga total waktu berkendara dan jarak yang bisa ditempuh.

Duduk di jok pengemudinya menawarkan posisi mengemudi yang nyaman, dengan pengaturan tinggi rendah jok yang memudahkan serta visibiltas maksimal.

Head unit 8 inci dengan bentuk floating ala MPV mewah sekarang ini juga tersedia di dashboard depan. Isi program aplikasinya lengkap dan sensor layar sentuhnya sudah lebih baik ketimbang Confero S.

Fitur Kenyamanan Wuling Cortez

Wuling Cortez

Salah satu fitur yang dibenamkan pada Wuling Cortez (Foto: Carmudi)

Pengguna juga bisa menikmati kesejukan udara luar dengan tersedianya fitur sunroof. Pada tipe L yang jadi varian tertinggi, sunroof ini bisa dibuka dengan remote, sehingga tidak perlu lagi menahan tombol untuk membukanya.

Fitur sunroof pun sekarang tidak jadi monopoli pada mobil mewah atau menengah atas, mobil medium pun mulai banyak yang memakainya. Sunroof bisa berguna sebagai fitur alternatif untuk sirkulasi udara. Di saat udara di dalam kabin terlalu pengap, sunroof bisa bermanfaat untuk membantu sirkulasi udara selain jendela pintu.

Fitur mobil mewah harga mobil murah lainnya pada kabin Cortez yaitu Convenient Electric Front Seat Adjuster. Bahasa gampangnya sih, pengatur jok secara elektrik, tapi ini hanya ada pada kursi depan saja. Tanggung sih, tapi mau bagaimana lagi karena harganya juga paling murah di segmen mid-MPV.

Pilihan Konfigurasi Kursi Wuling Cortez

Nah, Anda bisa memilih beberapa opsi konfigurasi kursi pada Wuling Cortez ini. Untuk yang ingin tampil mewah, bisa memakai kursi tengah captain seat dan untuk yang butuh muatan banyak bisa memakai kursi tengah untuk tiga penumpang.

Cortez dengan konfigurasi standar alias 8 seater di varian 1.8C dan 1.8L non Lux+, tersedia one touch tumble. Artinya cukup tarik tuas di samping jok dan jok akan terjatuh ke depan. Tidak seperti MPV Jepang, Cortez 8-seater jok tengahnya terpisah 60:40.

Dimensi Cortez dengan panjang 4.780 mm, lebar 1.816 mm dan tinggi 1.755 mm, terbilang besar. Ini membuat kabin bahkan hingga baris paling belakang pun jadi lega. Tak seperti Confero, terdapat tiga headrest di baris ketiga.

Wuling Cortez ini dibuat sebagai MPV bongsor yang mengutamakan kenyamanan, bahkan hingga kursi baris ketiga. Sandaran alias recline jok baris ketiga Wuling Cortez ini bisa diubah dengan posisi yang cukup fleksibel. Bisa dibuat tegak, atau Anda mau lebih rebah, tak masalah.

Soal fitur pun sangat memanjakan penumpang di setiap barisnya. Hingga baris ketiga, storage dan fitur yang disediakan bisa dibilang berlimpah. Blower AC terpisah dengan penumpang tengah dan ada tiga ventilasi, satu untuk masing-masing penumpang.

Ada USB port 5V/2.5A untuk mengisi ulang daya smartphone penumpang di paling belakang. Sedangkan sisi storage, di belakang masing-masing jok tengah ada kantung dan di samping kiri-kanan ada storage mini. Mudik Lebaran bawa anggota keluarga dari kampung halaman pun tidak masalah, asal masih ada sisa kursi yang tersedia di mobil.

Rasanya tidak akan ada habisnya untuk membahas fitur Wuling Cortez ini. Saking banyaknya fitur yang tersematkan, rasanya ini jadi ‘over spec’ untuk MPV menengah dengan harga sangat miring.

Kelemahan dari sisi fitur pada Wuling Cortez malah sifatnya elementer dari mobil ‘murah’. Di mobil ini tidak tersedia keyless entry, start-stop button dan setir teleskopik.

Desain Eksterior Wuling Cortez ‘Kurang Proporsional’

cortez

Wuling Cortez Meluncur Februari 2018

Wuling Motors berniat memikat konsumen MPV medium, tapi sayang desain mobilnya kurang proporsional. Ukuran mobil sebenarnya cukup besar tapi roda yang digunakan hanya 16 inci, ini membuat bagian kaki terlihat ‘kerempeng’ dengan ruang fender yang sebenarnya luas..

Untungnya, pabrik Wuling Motors di Bekasi telah mendandani Cortez agar sesuai dengan selera konsumen Indonesia. Desain fascia Cortez yang telah mengalami facelift dari desain sebelumnya yang beredar di negara asalnya; Baojun 730.

Desain eksteriornya tampak atraktif dan lebih modern berkat lis krom serta gril radiator yang panjang. Dari sisi fitur tampilannya, Cortez sudah mengadopsi DRL (Daytime Running Lights) dengan lampu utama LED projector fog lamp. Sama halnya dengan lampu sen yang juga sudah mengadopsi LED.

Mesin Wuling Cortez Tenaganya Pas-pasan

Hadir dengan segudang fitur ‘mahal’ sebagai senjata andalan, sisi lemah Wuling Cortez malah hadir dari mesin. Bukan gampang rusak, tapi mesin 1.8 liter yang diusungnya ini termasuk kecil bila dibandingkan para rival yang memakai mesin 2.0 liter ke atas.

Mesin berkapasitas 1798 cc DOHC, VVT-i menghasilkan tenaga 129 HP pada 5.600 rpm dan torsi 174 Nm pada 3600-4600. Tidak cukup bertenaga tapi proporsional untuk kegiatan sehari-hari. Bagi yang ingin punya Cortez yang lebih murah harganya, tersedia opsi mesin 1.5 liter.

Wuling Cortez

Mesin Wuling Cortez (Foto: Carmudi)

Tenaga dari mesin 1.485 cc ini hanya 110 hp pada 5.800 rpm dengan torsi 142 Nm pada 3.800-4.400 rpm. Jadi, jangan banyak berharap bila memakai Cortez bisa ‘seruntulan’, karena tenaganya pas-pasan dan bodi mobil yang bongsor.

Kelebihan dari sektor dapur pacu Cortez yaitu Wuling Motors menyediakan pilihan transmisi manual 6-percepatan dan AMT 5-percepatan.

Nah, transmisi ini membantu gejala spin atau loyo saat harus menaklukkan tanjakan ekstrim. Caranya, Anda harus memindahkan ke mode manual dan masuk gigi 1 saat melahap tanjakan. Apabila memilih mode otomatis, sebaiknya pilih mode Sport supaya perpindahan gigi dilakukan pada putaran 4.000 rpm.

Apabila memakai mode otomatis dengan Eco, jelas Anda bakal kesulitan melahap tanjakan yang kemiringannya ekstrim seperti di Bromo. Mesin bakal otomatis pindah gigi di putaran di 2.500 rpm. Ini jelas membuat Anda kehilangan torsi maksimal yang dibutuhkan mobil.

Transmisi AMT benar-benar sangat membantu Wuling Cortez menjadi mobil keluarga yang mampu melibas medan-medan ekstrem. Untuk hasil konsumsi bahan bakarnya, melalui hasil uji tim Carmudi mencatatkan 1:9 di medan serba menanjak. Sedangkan hasil kombinasi perjalanan dalam dan luar kota (tol) tercatat 1:12.

Bantingan Suspensi Independen Nyaman

Seperti sudah dijelaskan di atas, Wuling Cortez dibangun dengan prinsip dasar kenyamanan pengguna, maka bantingan suspensi pun harus lembut. Setiap varian Cortez 1.8L sudah menggunakan suspensi belakang independen.

Guncangan dan gerakan bodi di belakang tidak tergolong parah. Melewati jalanan menikung maupun berlubang, duduk di belakang masih relatif nyaman. Namun, untuk tipe 1.8C yang masih menggunakan suspensi belakang semi-independen lebih keras.

Fitur dan Harga

Bahasan terakhir yaitu soal kelengkapan fitur dan daftar harga Wuling Cortez dari masing-masing tipe. Untuk safety, Cortez dilengkapi dengan 4 airbag di depan dan samping depan.

Di sistem pengereman, seluruh roda depan belakang sudah menggunakan cakkram dengan ABS, EBD, BA, HHC, AVH dan ESC. Tak ketinggalan, dua titik ISOFIX pun melengkapi sisi keselamatan Cortez ini.

Mengetahui fiturnya yang berlimpah, Carmudian pasti penasaran dengan harga Wuling Cortez bermesin 1.8 liter. Berikut ini adalah rincian harga Wuling Cortez 2018:

Cortez 1.8C 6MT Rp 220.000.000,-
Cortez 1.8C AMT Rp 230.000.000,-
Cortez 1.8C Lux + AMT Rp 235.000.000,-
Cortez 1.8L Lux + 6MT Rp 258.000.000,-
Cortez 1.8L Lux + AMT Rp 268.000.000,-

Cari mobil baru Wuling Cortez dengan harga yang bersaing? Langsung klik tautan berikut ini. (dna)

Tutus Subronto

Tutus Subronto memulai karirnya di dunia otomotif sebagai jurnalis di Media Indonesia. Sejak 2008, telah meliput beragam kegiatan otomotif nasional. Terhitung Januari 2014 masuk sebagai tim Content Writer di Carmudi Indonesia. Kini terlibat di tim editorial Journal Carmudi Indonesia untuk mengulas dan publikasikan berita-berita otomotif terbaru. Email: [email protected]

Related Posts