: Disarankan

4.5 Juta Nego

Indonesia

Putra Utama Motor
  • 14,740 Km

Kawasaki Kaze Zx 130 2006 bekas warna hijau ini dijual oleh Putra Utama Motor. Dealer ini berlokasi di Jl. Raya Kalilicin, Rangkapan Jaya, Depok City, Jawa Barat, Indonesia. Terdapat perlengkap...

3 Juta Nego

Indonesia

Kardi Jaya Motor Yogyakarta
  • 87,000 Km

Kawasaki Kaze 2001 bekas warna hitam ini dijual oleh Kardi Jaya Motor Yogyakarta. Dealer ini berlokasi di Jalan Imogiri Timur, Tamanan, Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta, Indonesia. ...

Memperbaharui hasil

Harga Jual Terbaik Kawasaki Kaze di Indonesia

Harga Kawasaki Kaze

Sepeda motor jenis bebek memang sangat marak di Tanah Air. Karena alasan itu juga Kawasaki akhirnya memberanikan diri untuk memasuki segmen tersebut, meskipun pabrikan asal Jepang itu lebih dikenal sebagai produsen sepeda motor berjenis sport. Untuk mengisi segmen sepeda motor bebek, Kawasaki memerkenalkan Kawasaki Kaze dan menancapkan diri sebagai sepeda motor bebek pertama di Tanah Air yang mengusung mesin terbesar di kelasnya, yakni 112 cc di saat para produsen lain tengah sibuk berkutat dengan sepeda motor bebek berkapasitas 100 cc dan 105 cc.

Segmentasi Pasar dan Model Motor

Berada di segmen pasar yang terbilang gemuk, Kawasaki Kaze tampil untuk menantang para pesaingnya dengan segudang teknologi terbaru. Hampir semua pabrikan motor yang ada di Indonesia mengisi segmen ini, meskipun seiring waktu sepeda motor berjenis skutik dan motor sport kembali marak. Kaze mengincar pasar yang digemari oleh kaum muda dan juga para pekerja yang membutuhkan kendaraan komuter tangguh. Ada empat model yang sempat dihadirkan Kawasaki Kaze ke pasar otomotif nasional, yang dimulai dari Kaze R, Kaze R 115 VR, Kaze ZX, dan Kaze S.

Review Kawasaki Kaze

Kawasaki Kaze diperkenalkan pada 1996 silam, sebagai tanggapan Kawasaki atas permintaan konsumen yang menginginkan produsen motor sport tersebut bermain di segmen sepeda motor jenis bebek. Kaze tampil dengan teknologi terbaru yang tak terdapat pada para pesaingnya, antara lain kapasitas mesin 112 cc, filter oli, balancer stang, knalpot sporti, dual head lamp, dan penunjuk posisi perseneling.

Tanggapan hangat dari publik Tanah Air membuat Kawasaki terus melanjutkan kiprah Kaze. Perubahan baru terjadi pada kisaran 2005, ketika digelontorkan Kawasaki Kaze 110 R yang mengusung mesin berkapasitas 110 cc. Namun, Kawasaki kembali melakukan perombakan di sektor dapur pacu Kaze dengan menghadirkan Kawasaki Kaze 115 VR. Inovasi pun terus dilakukan oleh Kawasaki, dan secara mengejutkan kembali menggebrak dengan memerkenalkan generasi terbaru Kaze, yakni Kawasaki Kaze ZX 130. Kaze generasi terbaru ini, yang kerap disebut juga dengan ‘Baby Ninja,’ dimunculkan sebagai solusi bagi mereka yang ingin merasakan sensasi mengendarai Kawasaki Ninja, tapi dalam versi motor bebek.

Desain yang disuguhkan sepenuhnya berbeda dibandingkan dengan generasi sebelumnya, begitu juga dengan teknologi dan fitur yang diusung. Yang cukup menarik adalah Kaze ZX 130 menempatkan tangki bahan bakar di bagian depan, sehingga pengendara tak perlu turun dari motor ketika hendak mengisi bahan bakar. Selain itu, kapasitas bagasinya juga cukup luas dan sanggup menampung hingga 16.3 liter.

Generasi Kaze teranyar yang diperkenalkan ke publik adalah Kawasaki Kaze S. Perubahan pun kembali dilakukan, dengan menurunkan kapasitas mesin dari yang sebelumnya 130 cc menjadi 110 cc. Inilah generasi terakhir keluarga Kaze yang hadir di pentas otomotif nasional, yang kemudian digantikan oleh Kawasaki Edge.

Kelebihan dan Kekurangan Kawasaki Kaze

jual beli Kawasaki Kaze

Kawasaki Kaze mengusung teknologi dan fitur-fitur yang tak dimiliki oleh para kompetitornya, antara lain sudah menggunakan filter oli, penyeimbang stang untuk meredam getaran sokbreker, dan lampu depannya menggunakan lampu ganda. Model knalpotnya juga tampil sangat sporti, tak seperti para pesaingnya yang masih menggunakan model knalpot membulat seperti bilah bambu. Sementara untuk kekurangannya terletak pada putaran bawah yang kurang bertenaga dan modelnya yang dianggap masih kurang menarik.

Performa Kawasaki Kaze

Generasi pertama Kawasaki Kaze mengusung mesin 4-Langkah, 1 silinder, berkapasitas 112 cc, berpendingin udara, dan menggunakan transmisi manual 4-percepatan. Sementara untuk Kawasaki ZX 130 VR, yang dihadirkan sebagai penanda kalau Kawasaki merupakan produsen motor sport, mengusung mesin dengan tipe 4-langkah, SOHC, 2 katup, dan berkapasitas 130 cc. Menggunakan karburator Keihin NCV24, ZX 130 VR sanggup memuntahkan tenaga sebesar 10.1 PS (7.4 kW) pada 7.500 rpm dan torsi puncaknya mencapai 10.7 Nm (1.1 kgf-m) pada 5.500 rpm. Sistem transmisinya juga manual 4-percepatan.

Desain dan Fitur-fitur Kawasaki Kaze

Kawasaki Kaze mengusung desain yang berbeda dibandingkan dengan para kompetitornya. Hal ini dapat terlihat dari fitur-fitur yang disematkan pada Kaze seperti kapasitas mesin terbesar di kelasnya, menggunakan filter oli, ada penyeimbang stang (balancer), model knalpotnya sporti, disematkan lampu ganda untuk lampu depannya, dan sudah terdapat indikator sebagai penunjuk posisi perseneling.

Karakteristik Kendaraan

Kawasaki Kaze dikenal sebagai motor bebek dengan mesin terbesar di kelasnya. Seperti halnya produk-produk keluaran Kawasaki lainnya, handling Kaze sangat stabil. Meskipun sangat bertenaga, tapi Kaze terbilang cukup efisien dalam mengonsumsi bahan bakar. Selain itu, Kaze juga nyaman ketika diajak bepergian jarak jauh. Namun, permasalahan Kaze masih terletak pada putaran bawahnya yang terlalu lembut, sehingga agak lemot. Tapi, ketika motor sudah melaju, putaran atasnya sangat mantap.

Kawasaki Kaze sudah mengadopsi rem cakram untuk roda di bagian depan, dan rem tromol untuk roda di bagian belakang. Selain itu, Kaze juga dikenal sebagai pelopor untuk swing arm model kotak dengan karakter rigid khas motor sport, tapi ayunannya tetap lembut. Tak sampai di situ, sokbreker belakang Kaze juga bisa diatur hingga 4 tingkat atau teleskopik, dan menjadi yang pertama diterapkan pada motor bebek.

Kompetitor Kawasaki Kaze

Bisa dibilang kalau Kawasaki Kaze melenggang sendirian saat kali pertamanya dihadirkan ke publik untuk segmen motor bebek kelas 100 – 105 cc, karena mengusung tipe mesin 112 cc. Saat itu, Kaze bersaing dengan Yamaha Vega, Honda Astrea Grand, dan Suzuki Shogun. Setelah diperkenalkan Kaze ZX 130, Yamaha menggelontorkan Jupiter MX 135, lalu Honda dengan Supra X 125, dan Suzuki dengan Shogun SP 125.

Harga Kawasaki Kaze dan Ketersediaan Motor

Kali terakhir Kawasaki Kaze diproduksi secara masal pada kisaran 2008, sebelum akhirnya diteruskan oleh Kawasaki Edge. Meski sudah tak diproduksi lagi, tapi masih banyak orang mencari motor bekasnya. Teknologi, fitur, dan desain yang sepenuhnya berbeda dengan para kompetitornya, membuat Kaze tetap menjadi buruan sampai dengan saat ini. Berikut adalah kisaran harga Kawasaki Kaze dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.

Kawasaki Kaze bekas dan baru

Kesimpulan

Motor-motor lansiran Kawasaki memang sudah teruji ketangguhannya, begitu juga dengan Kawasaki Kaze. Bermodalkan teknologi terbaru yang tak terdapat pada kompetitornya, Kaze seakan melenggang sendirian di segmen motor bebek kelas 100-105 cc. Meskipun unggul dalam semua hal, tapi masih ada sisi kelemahan dari Kaze, seperti putaran bawah yang kurang responsif dan layanan purna jualnya yang masih kurang terjaga.

Sampai dengan saat ini, Kaze masih menjadi sepeda motor bebek yang dicari oleh para konsumen. Bagi mereka yang memiliki dana terbatas, tapi menginginkan sepeda motor bebek yang tangguh dan sudah dilengkapi dengan teknologi terdepan, maka tak ada salahnya Kaze dijadikan sebagai salah satu rujukannya.