Kebutuhan akan mobil baru tentu akan muncul suatu saat. Namun banyak kendala untuk mewujudkan hal ini. Seperti terbentur masalah keuangan atau ruang garasi yang tidak memadai. Sehingga satu-satunya cara adalah menjual mobil yang sekarang anda miliki. Penjualan ini kemudian menimbulkan beberapa persoalan karena ternyata tidak sesederhana yang kita bayangkan. Tidak cukup untuk menempel kertas “DIJUAL” di kaca belakang mobil atau memasang iklan di mana-mana. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dipersiapkan sebelum menjual mobil anda. Terlebih, agar calon pembeli tidak pikir panjang lagi untuk membeli mobil anda. Berikut beberapa ulasannya:

Cek Kondisi

Bukan cek kondisi tubuh anda, tapi mobilnya. Layaknya seorang penjual yang menjajakan barang dagangannya, mobil anda pun harus dipersiapkan kondisinya. Pembersihan interior dan pengecekan eksterior sangat penting dilakukan. Di sini first impression akan memainkan perannya untuk menarik pembeli. Lupakan kutipan “don’t judge a book by its cover” karena “the good book will have a good cover”. Keluarkan sedikit modal untuk membawa mobil anda ke bengkel langganan guna melakukan pengecekan dan perawatan rutin seperti ganti oli, tune up atau mengganti spare part yang memang harus diganti. Jangan lupa untuk memeriksa kondisi AC mobil apakah kurang dingin atau justru rusak. Perbaikan tersebut dilakukan karena pada dasarnya calon pembeli memiliki dana terbatas dan mendambakan mobil yang sudah siap jalan. Bagaimana jika calon pembeli memiliki dana lebih? Sederhana, tentu mereka akan pergi ke dealer untuk membeli mobil yang baru. Berikutnya adalah lakukan pembersihan interior mobil tersebut. Ini bisa dilakukan oleh anda sendiri. Tapi jika anda ingin hasil yang maksimal anda bisa serahkan sepenuhnya ke tempat pencucian atau salon mobil. Tetap lakukan pengawasan dalam pengerjaannya. Minta untuk tidak sekedar dibersihkan tapi juga pemolesan untuk baret ringan dan wax untuk melindungi cat mobilnya agar lebih mengkilap. Siapkan kelengkapan surat-surat mobil anda. Pastikan ini tidak akan menjadi kendala nantinya. Izinkan calon pembeli untuk mengeceknya di kantor samsat. Tapi dengan catatan, calon pembeli sudah benar-benar ingin membeli dan melakukan test drive. Kini mobil anda tampak lebih cantik dan layak jual serta membuat mata calon pembeli terpikat. Secara langsung, nilai harga jual mobil anda pun terdongkrak naik.

Cek Harga Pasar

Periksa harga jual pasaran mobil anda melalui artikel, iklan-iklan, teman, atau komunitas mobil tersebut. Lakukan penghitungan perawatan anda selama memiliki mobil tersebut, terutama perbaikan besar karena tentu jumlah dananya tidak sedikit. Buat harga jual dengan berkisar (sekian juta sampai sekian juta) dengan begini anda bisa menentukan harga jual terendah mobil ketika terjadi tawar-menawar harga nantinya. Sebagai penjual anda akan sulit untuk menurunkan harga jual, maka tentukan harga awal penawaran sedikit lebih tinggi dari patokan anda.

Cara Jual

Langkah berikutnya adalah menentukan cara menjual mobil anda. Tentukan cara penjualan dan promosinya. Apakah hanya melalui mulut ke mulut, iklan di koran, atau menggunakan promosi internet yang jangkauannya tentu jauh lebih luas. Tujuan kita sebagai penjual dalam menentukan pembeli pun harus sangat dipikirkan. Apakah mobil anda akan dijual ke penjual (dealer) atau pengguna langsung (end user). Pilihan ini memiliki beberapa keuntungan dan kekurangan masing-masing. Berikut ulasannya:

Dealer

Bagi anda yang ingin praktis atau butuh dana hasil penjualan mobil yang cepat, dealer mungkin bisa menjawabnya. Dealer sendiri biasanya tidak akan terlalu mempermasalahkan baret pada bodi, ornament mobil yang hilang, hingga ban tipis pun dealer biasanya mau menerimanya, tentu dengan harga yang sesuai. Soal harga, jika anda tertarik menjualnya pada dealer, cari referensi harga yang banyak. Lakukan perbandingan dealer mana yang mau membayar dengan harga jual yang lebih tinggi. Karena sudah rahasia umum bahwa dealer akan menekan harga jual mobil anda agar mendapat untung lebih tinggi ketika dijual kembali nanti. Proses pindah tangan dengan dealer pun cocok bagi anda yang tidak ingin repot, karena biasanya dokumen mobil dan administrasi lainnya akan diurus oleh dealer. Anda hanya menunggu atau menjawab beberapa kali telepon dari mereka lalu proses transaksi pun selesai.

End User

Menjual pada pengguna (end user) kini menjadi lebih mudah dengan fasilitas internet sehingga proses hukum atau promosi pun sudah sangat mudah dilakukan. Anda hanya perlu mengiklankannya di carmudi.co.id, menyiapkan dokumen, membuat janji pada calon pembeli untuk test drive, deal kemudian langsung lakukan transaksi. Bisa dengan transfer rekening bank atau pembayaran langsung. Lakukan cara pembayaran yang lebih aman yaitu melakukannya bersama melalui bank. Hal ini untuk menghindari kondisi yang tidak kita inginkan, seperti penggunaan uang palsu dalam pembayaran tunai. Selanjutnya lakukan antisipasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan nantinya dengan membuat berita acara serah terima bahwa mobil anda telah terjual dengan sah.

Demikian beberapa ulasan untuk anda sebagai penjual mobil pemula. Proses administrasi bukan hanya untuk menjamin mobil anda layak dijual dengan harga tinggi, tapi juga demi keamanan di kemudian hari.