Berita Mobil Sumber informasi

Toyota Siap Masuki Era Mobil Listrik, Bagaimana Pemerintah?

Toyota New Global Architecture

Toyota TJ Cruiser dipamerkan di Tokyo Motor Show 2017 (Istimewa)

Jakarta – Pengembangan mobil listrik menjadi trend global di sebagian besar negara maju maupun berkembang. Konsep kendaraan yang dimaksudkan untuk menjaga kelestarian lingkungan ini bahkan sudah ditanggapi serius oleh pemerintah Indonesia.

Melalui Menteri Perindustrian (Menperin) Erlangga Hartarto, pemerintah sudah menargetkan pada 2025, 20 persen dari produksi kendaraan roda empat di Tanah Air sudah harus menggunakan tenaga listrik.

Menanggapi rencana itu, Toyota menyatakan siap mendukung program global tersebut karena sudah memiliki pengalaman 20 tahun mengembangkan motor listrik untuk kendaraan yang diproduksi baik global maupun pasar Jepang.

“Kami percaya mobil listrik akan menjadi salah satu solusi kunci dalam waktu dekat. Hari ini Toyota sudah menjual 37 model mobil berbasis listrik ke 90 negara dengan penjualan sebanyak 1,5 juta tiap tahun,” kata Eksekutif Wapres Toyota Motor Corp (TMC) Didier Leroy saat memberikan sambutan di Tokyo Motor Show 2017 di Jepang yang dilampirkan dalam siaran pers.

Dalam 20 tahun terakhir, Toyota sudah menjual lebih dari 11 juta unit mobil menggunakan tenaga penggerak motor listrik (electrified cars).

Jumlah tersebut menguasai 43 persen pasar mobil listrik dunia. Bahkan Leroy pun menyebutkan Toyota Prius menjadi pionir dalam kendaraan berbasis motor listrik.

Berbeda dengan produsen lain, Toyota memang memulai dengan kendaraan hibrid yang menggunakan dua tenaga penggerak mobil yaitu motor listrik dan bensin, yang irit bahan bakar dan lebih ramah lingkungan dibanding mobil konvensional dengan mesin menggunakan bensin.

4 Pilar Pengembangan Mobil Listrik Toyota

Senada dengan Leroy, Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto mengatakan ada empat pilar penting yang harus seiring sejalan dalam pengembangan mobil listrik di Tanah Air.

Pilar pertama adalah menciptakan konsumen yang suka mobil listrik. Kedua membangun rantai pemasok komponennya, ketiga diler yang bagus agar bisa menjamin kehandalan kendaraan, serta keempat peraturan pemerintah.

“Sejauh ini Pemerintah belum mengumumkan peraturan terkait mobil listrik, itu harus segera,” sebut Soerjo.

Hadirkan Standard Toyota New Global Architecture

Toyota New Global Architecture

Toyota Concept Crown rencana dilansir pertengahan 2018 (Istimewa)

Dalam ajang Tokyo Motor Show 2017, Toyota juga mengenalkan mobil konsep Toyota Crown generasi ke-15. Model ini nantinya akan menggantikan model Crown sebelumnya, yakni generasi ke-14 yang diperkenalkan dan meluncur pada 2012.

Dengan kesan mewah gaya aristokrat yang menjadi ciri khasnya, Crown Concept ini senantiasa menjaga citranya sebagai salah satu produk yang menjadi mahkota bagi Toyota.

Mobil ini didesain untuk merepresentasikan sebuah enjoyment of movement dalam berkendara yang dinamis dengan mengedepankan keamanan serta kenyamanan.

Model konsep Crown mengadopsi platform teknologi terkini, yakni Toyota New Global Architecture (TNGA) yang menjadi andalan dalam menghadirkan ever better cars.

Toyota sendiri berencana untuk meluncurkan Crown ke pasar global di pertengahan 2018.

Generasi pertama Crown muncul pertama kali pada tahun 1955, dan langsung menjelma sebagai sedan premium yang menawarkan kemewahan bagi pencintanya.

Dalam debutnya, Toyota Crown meraih impresi yang tinggi sehingga memiliki lifespan yang panjang dan bertahan hingga 14 generasi.

Toyota juga memulai debutnya di segmen crossover dengan meluncurkan model TJ Cruiser. Crossover merupakan jenis kendaraan yang menggabungkan karakter multipurpose vehicle (MPV) dan sport utility vehicle (SUV).

Mengenai namanya, TJ Cruiser memiliki makna “Toolbox” untuk huruf “T”, sedangkan “J” diartikan sebagai “Joy”. Diberi nama begitu karena Toyota berharap kendaraan yang memiliki gen SUV ini dapat menghasilkan pengalaman asik dan menarik dalam berpetualang atau beraktivitas di luar ruang.

Terlebih lagi, mobil ini dirancang punya kemampuan angkut cukup besar layaknya kendaraan berkarakter MPV, yang cenderung lapang sekaligus nyaman.

Lagi-lagi mobil ini juga mengadopsi platform Toyota New Global Architecture (TNGA) yang kini menjadi standar untuk mobil-mobil terbaru keluaran Toyota.

Tutus Subronto

Tutus Subronto memulai karirnya di dunia otomotif sebagai jurnalis di Media Indonesia. Sejak 2008, telah meliput beragam kegiatan otomotif nasional. Terhitung Januari 2014 masuk sebagai tim Content Writer di Carmudi Indonesia. Kini terlibat di tim editorial Journal Carmudi Indonesia untuk mengulas dan publikasikan berita-berita otomotif terbaru. Email: [email protected]

Related Posts