Tips dan Trik

4 Tips Penting Mengemudikan Mobil Manual di Jalan Tanjakan

Mengendarai kendaraan mobil manual di jalan tanjakan dinilai sulit bagi beberapa pengemudinya. Belum lagi, jika kondisi jalan tersebut sedang macet, kemungkinan mobilnya bisa mundur. Carmudi telah rangkum beberapa tips aman berkendara bagi pengemudi mobil manual di jalan tanjakan.

Mengendarai mobil manual di jalan tanjakan memang menjadi tantangan tersendiri, khususnya bagi pengemudi yang baru bisa mengendarai mobil tersebut alias masih pemula.

Berhati-hati saat mengemudikan mobil di jalan tanjakan.

Berhati-hati saat mengemudikan mobil di jalan tanjakan. (Foto: gridoto)

Saat mulai berkendara di tanjakan dari posisi diam, pengemudi mobil manual yang belum mahir bisa kehilangan ritme antara mengatur gas, rem, serta kopling.

Akibatnya, mesin mobil dapat tersendat, lalu mati. Mobilnya pun bisa mundur jika tidak diantisipasi, sehingga dapat mengakibatkan tabrakan dengan pengemudi kendaraan lain atau pejalan kaki di belakang.

>>>>> Ayo cek segera deretan mobil baru maupun bekas manual di sini!

Tips Mengendarai Mobil Manual di Tanjakan

tips mengemudi mengendarai mobil di jalan tanjakan

Tips mengendarai mobil di jalan tanjakan. (Foto: Mitsubishi)

Mengendarai mobil manual memang susah-susah gampang, apalagi saat berkendara di jalan tanjakan yang macet.

Adapun beberapa tips yang sebaiknya diketahui oleh setiap pengemudi mobil manual agar dapat berkendara dengan lancar dan aman di jalan tanjakan, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber.

Menggunakan Rem Tangan

Gunakan rem tangan di jalan tanjakan. (Foto: liputan6)

Pengemudi mobil manual bisa mengaktifkan rem parkir atau disebut rem tangan saat berhenti di jalan tanjakan. Saat mobilnya mau bergerak maju, kaki kiri pengemudi menginjak penuh pedal kopling, kemudian tuas transmisi digeser ke gigi satu.

Selain itu, kaki kanan pengemudi siap-siap di pedal gas, dan tangan kirinya bersiap melepas rem tangan. Jika sudah siap di posisi masing-masing, pengemudi dapat menekan tombol di rem tangan untuk melepas kunci pengait tuas.

Sementara itu, pengemudi tahan tuas rem tangan. Jika sampai terlepas, mobil dapat berjalan mundur. Langkah selanjutnya, pengemudi harus siap melakukan tiga hal secara bersamaan.

Pengemudi menurunkan tuas rem tangan secara perlahan, kaki kanan mulai injak pedal gas, serta pelan-pelan mengangkat pedal kopling. Bagi yang belum tahu seberapa jauh pedal gasnya diinjak, ini tergantung dari tingkat curam jalan.

Mesin mobil manual biasanya membutuhkan perintah gas lebih besar jika jalannya sangat curam. Selain itu, jika ingin mengetahui seberapa jauh pedal kopling mobil ini diangkat, sesuaikan dengan bukaan pedal gas.

Mobilnya bisa loncat jika terlalu cepat ataupun mesin mobil tersebut mati apabila terlalu lambat. Perlu diketahui, pengemudi sebaiknya tidak sering melakukan setengah kopling yang dapat mempengaruhi usia komponen mobil.

Pengemudi pun bisa mengandalkan gigi satu maupun gigi dua saat berkendara di jalan tanjakan. Saat melalui jalan yang terlalu curam, pengemudi bisa menggunakan gigi satu. Untuk tanjakan rendah, sebaiknya gunakan gigi dua.

Menggunakan Pedal Rem

Ilustrasi Pedal Rem

Gunakan pedal rem di jalan tanjakan. (Foto: Brake & Front End)

Tips kedua yaitu gunakan pedal rem di mana diperuntukan bagi pengemudi mobil manual yang sudah mahir. Ini bertujuan untuk menahan posisi mobilnya tidak bergerak saat di jalan tanjakan.

Teknik tersebut bisa dibilang lebih sulit dibandingkan dengan menggunakan rem tangan. Namun, jika mobil manual hanya diam sebentar, teknik ini dapat dilakukan.

Pengemudi posisikan kaki kanannya tetap menginjak pedal rem saat ingin memajukan mobilnya, sedangkan posisi kaki kiri menginjak penuh kopling. Jika sudah, pengemudi bisa menggeser tuas transmisi ke gigi satu.

Langkah selanjutnya yakni pengemudi menggeser kaki kanan ke pedal gas mobil dengan cepat sambil perlahan menekannya ke sekitar 2.000 rpm. Namun perlu diketahui, saat langkah ini dilakukan, ada kemungkinan mobil bisa mundur.

Untuk mencegahnya, kaki kiri pengemudi harus cepat mengangkat pedal kopling sampai mobilnya bergerak maju.

Memperhatikan Tingkat Kemiringan Tanjakan

Tips berikutnya yang harus diperhatikan bagi pengemudi mobil manual yang berkendara di jalan tanjakan yaitu tingkat kemiringan jalan tanjakannya.

Ini bertujuan agar pengemudi bisa memprediksi gigi yang akan digunakan. Jika belum yakin mengganti gigi di jalan tanjakan, pengemudi bisa mengganti ke tingkat rendah sebelum menaiki jalan tersebut.

Jangan khawatir ataupun panik jika mendengar suara mesin mobil yang kasar. Hal ini dinilai wajar saat mobil manual sedang menanjak.

Memberi Jarak dengan Kendaraan Lain

Tips terakhir yang tidak boleh dihiraukan yakni memberi jarak dengan kendaraan lain saat di jalan tanjakan. Jarak antar kendaraan memang perlu diperhatikan. Pengemudi mobil dapat memberi jarak ideal; tidak terlalu dekat ataupun tidak terlalu jauh.

Carmudian pastinya tidak pernah tahu kapan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dari kendaraan lain di depan atau belakang.

Dengan memberi jarak yang sesuai, bisa menghindari hal-hal tersebut. Jika terjadi kondisi berbahaya, pengemudi memiliki banyak waktu untuk menghadapinya. Pengemudi bisa mundur sedikit saat kendaraan di depan bergerak mundur.

>>>>> Ayo cek langsung deretan mobil baru dan bekas berkualitas di sini!

Tips Mengendarai Mobil Manual di Jalan Turunan

Tips mengendarai mobil di jalan turunan. (Foto: gridoto)

Selain di jalan tanjakan, Carmudi juga membagikan beberapa tips mengendarai mobil manual di jalan turunan secara aman yang juga dilansir dari berbagai sumber.

Gunakan Engine Brake

Cara ini perlu diketahui setiap pengemudi mobil manual yang berkendara di jalan turunan.

Penggunaan engine brake memang perlu dilakukan agar mobil dapat dikendalikan dengan lebih mudah. Selain itu, bisa meringankan kerja rem saat ingin memperlambat laju mobil. Saat lakukan engine brake, pengemudi sebaiknya menurunkan gigi transmisi lebih rendah dengan bertahap.

Namun, meski menggunakan engine brake, pengemudi disarankan tetap lakukan rem konvensional. Saat ingin menginjak pedal rem ini, lakukan perlahan.

Mengecek Kampas Rem Mobil

Tips terakhir yang dihiraukan sebagian pengemudi mobil manual yaitu mengecek kampas rem mobilnya. Masalah teknis pada mobil bisa mempengaruhi kinerja mobil tersebut selain gaya mengemudi pengemudinya.

Jika mobil dalam kondisi bermasalah seperti remnya blong dan semacamnya, maka dapat membahayakan nyawa pengemudi serta penumpang, di mana bisa menimbulkan kecelakaan besar seperti tabrakan dengan kendaraan lain dan sebagainya.

Oleh karena itu, setiap pengemudi sebaiknya rutin mengecek komponen mobilnya setiap ingin berpergian, termasuk kampas rem. Komponen tersebut penting untuk diperhatikan, khususnya bagi pengguna mobil yang sering melalui jalan turunan.

Ganti kampas rem jika sudah tak layak lagi digunakan untuk menghindari kecelakaan yang bisa saja terjadi saat melewati jalan turunan.

>>>>> Ayo cek segera deretan mobil baru maupun bekas di sini!

Penulis: Nadya Andari
Editor: Dimas

Nadya Andari

Memulai karir sebagai Content Writer di Carmudi Indonesia sejak awal tahun 2019. Lulusan Desain Komunikasi Visual yang suka sekali menulis, seperti cerpen, artikel, dan sebagainya.
Follow Me:

Related Posts

/