Home » Berita » Dipercaya Jadi OEM, Kaca Film Wincos Boyong Installer Jepang Berbagi Ilmu di Indonesia

Dipercaya Jadi OEM, Kaca Film Wincos Boyong Installer Jepang Berbagi Ilmu di Indonesia

Jakarta – Meski baru sekitar 5 tahun hadir di tengah persaingan industri kaca film Tanah Air, Wincos sudah berhasil menjadi kaca film bawaan pabrikan alias kaca film OEM (Original Equipment Manufacturer) salah satu merek mobil.

Terkait merek yang sudah jatuh hati pada Wincos, Iwan Udaya selaku Direktur PT Krisant Pundimas Sejahtera (KPS), sole distributor kaca film Wincos di Indonesia masih malu-malu mengungkapnya.

“Adalah, tapi kita belum bisa sebut merek apa. Yang pasti tahun ini kerjasama tersebut akan berlangsung dan Wincos bakal melekat di salah satu produknya,” ujarnya saat ditemui di MGK Kemayoran, Jakarta, Rabu (29/8).

Bersiap menghadapi proyek besar tersebut, pihaknya langsung gerak cepat dalam menyiapkan segala sesuatunya.

Termasuk mempersiapkan installer (teknisi) andal yang mendapat bimbingan langsung dari teknisi kaca film asal Jepang.

Kaca Film Wincos
Puluhan installer kaca film lokal mendapat bimbingan langsung dari pakar asal Jepang (Z)

Kegiatan training aplikasi kaca film Wincos ini berlangsung selama 3 hari (28-30 Agustus 2018) di Mega Glodok Kemayoran (MGK) Jakarta, melibatkan puluhan teknisi yang berasal dari rekanan distributor Wincos di Indonesia.

“Mereka sengaja kami datangkan untuk bisa mencontohkan secara langsung bagaimana cara pemasangan kaca film secara baik dan benar. Disini mereka bisa saling berbagi ilmu satu dengan yang lain,” kata Iwan Udaya menjelaskan tujuan dari training tersebut.

Sementara itu, Toshiaki Amada selaku perwakilan dari Lintec Jepang menjelaskan secara singkat soal perbedaan teknisi Jepang dan Indonesia dalam hal memasang kaca film.

“Pada dasarnya kalau di Jepang proses pemasangan atau instalasi kaca film butuh waktu yang lebih panjang. Karena memang rata-rata teknisi disana sangat memperhatikan detailnya. Untuk pemasangan keseluruhan di satu unit mobil bisa memakan waktu satu jam,” tutur Toshiaki Amada di lokasi yang sama.

Tapi Toshiaki juga mengakui kemampuan installer di Indonesia ternyata tidak kalah baik. Bahkan ia mengakui kecepatan dari teknisi Indonesia mampu mengalahkan teknisi asal Jepang.

“Ada kelebihan masing-masing. Tapi secara keseluruhan, installer Indonesia sudah sangat baik, bahkan lebih cepat. Meski masih banyak diantara mereka yang masih suka mengabaikan sisi keamanan,” puji Toshiaki terhadap hasil kerja teknisi asal Indonesia.

Ajang sharing teknik dan pengalaman inilah yang nantinya menjadi modal besar bagi Wincos dalam perkembangannya di Indonesia.

“Teknisi Wincos dari Jepang bekerja dengan sangat detail dan teliti. Mereka mengerjakan pemasangan kaca film layaknya seniman. Kualitas dan detail pekerjaan sangat mereka perhitungkan. Tapi kalau mau diaplikasikan disini, rasanya tidak mungkin. Installer dituntut bisa bekerja cepat dengan ketelitian tinggi agar kualitas pemasangan bisa terjaga. Ini karena kami kasih jaminan atau garansi khusus selama 5 tahun,” lanjut Iwan Udaya.

Apalagi setelah menjadi produk OEM merek pabrikan, sudah pasti dituntut kecepatan dalam memasang kaca film satu unit mobil.

Ini pun dibuktikan oleh salah satu installer lokal yang mampu menyelesaikan pengerjaan kaca film secara keseluruhan hanya dalam waktu 20 menit.

Hasilnya pun terlihat sangat rapi dan detail.

Target Menjadi Produk Kaca Film OEM Beberapa Merek Mobil di Indonesia

Saat ditemui Carmudi.co.id, Toshiaki Amada membeberkan target Lintec untuk menjadikan merek kaca film Wincos tidak cuma sekadar produk kaca film aftermarket.

Apalagi di negara asalnya, Jepang, merek Wincos merupakan market leader di segmen kaca film dan sudah dikenal sejak 40 tahun lalu.

“Dua market ini (aftermarket dan OEM) tentunya sangat berkaitan. Dengan masuknya Wincos menjadi bagian dari Pre Delivery Inspection (PDI/OEM) salah satu merek kendaraan ternama di Indonesia, kami berharap di pasar aftermarket Wincos juga ikut bertumbuh. Karena semakin banyak mobil yang pakai kaca film kami, tentu kepercayaan konsumen juga makin meningkat,” ucap Toshiaki.

Untuk menuju ke arah sana, PT Krisant Pundimas Sejahtera (KPS) mengaku saat ini sedang mengembangkan jaringan dengan mengajak kerjasama berbagai pihak.

Bahkan perusahaan juga gencar merekrut teknisi/installer yang siap bekerja cepat untuk memenuhi kebutuhan kerjasama menjadi OEM. Bila berminat bisa kontak langsung ke 081286605088.

Keunggulan Kaca Film Wincos

Meski secara konsep Wincos dan merek kaca film lainnya sama, tapi disebutkan Toshiaki, Wincos punya perbedaan mendasar.

“Secara konsep sama, tapi secara material kita beda. Merek lain ada yang pakai proses pewarnaan untuk membuat kaca film-nya jadi lebih gelap. Kalau Wincos tidak. Karena menggunakan bahan (material) yang dasarnya memang sudah berwarna. Jadi lebih awet dan tidak luntur,” jelasnya.

Selain itu kata Toshiaki, banyak merek kaca film yang menambahkan bahan lapisan metal untuk memperkuat kemampuan menolak infrared. Namun ini berimbas pada kemampuan menyalurkan sinyal ke dalam kabin mobil.

“Sinyal terganggu dan berpotensi menimbulkan korosi sehingga ujung-ujungnya warna kaca film jadi berubah. Di Wincos tidak seperti itu. Bahkan untuk produk andalannya, Wincos Premium, kemampuan menolak infrared mencapai 98 persen,” beber Toshiaki mengakhiri penjelasannya.

Previous post
Tunggu Pemerintah, Harga All New Honda Brio Baru Diumumkan September
model corolla
Next post
Toyota Seragamkan Nama Model Corolla, Siapkan Versi Crossover?