Home » Berita » Mobil di Bawah Rp300 Jutaan Masih Jadi Incaran Konsumen

Mobil di Bawah Rp300 Jutaan Masih Jadi Incaran Konsumen

All New Toyota Rush (Foto: Carmudi)

Jakarta – Tren mobil di Indonesia tahun ini diperkirakan mengalami pergeseran. Kondisi tersebut dinilai wajar mengingat saat ini banyak mobil-mobil baru yang bermunculan. Menurut Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor (HPM) salah satu patokan yang mengindikasi terjadinya pergeseran tren mobil di Indonesia adalah mobil-mobil baru yang meluncur awal tahun.

“Peluncuran mobil baru kan banyak ke Low SUV dan MPV. Di mana mobil barunya, kalau banyak yang diluncurkan bisa dongkrak pasar,” kata Jonfis.

Dari kedua segmen tersebut kemungkinan besar mobil Low MPV masih punya daya tarik tersendiri dan bisa mendorong penjualan. Namun kata Jonfis, tidak menutup kemungkinan Low SUV juga bakal dilirik oleh konsumen. Sebab selama beberapa tahun terakhir pasar SUV mengalami pergerakan yang positif meski tahun lalu sempat turun sedikit.

“Untuk mobil Low SUV, tiga tahun belakang banyak yang meluncur sehingga marketnya naik sekira 145 persen. Tapi tahun lalu turun sekira 10 persen karena terserap ke Low MPV, apalagi Toyota Rush dan Daihatsu Terios terbaru diperkenalkan jelang tutup tahun,” terang Jonfis.

Selain dari sisi segmen kendaraan, Jonfis juga memperkirakan bila tahun ini mobil di bawah Rp300 jutaan masih memiliki banyak peminat. “Mobil dengan kisaran harga Rp200-300 jutaan itu memang marketnya besar. Demikian juga untuk kendaraan Low MPV dan Low SUV serta LCGC, tutur Jonfis.

Kendaraan Komersial Mulai Melambat

Tahun ini Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) memperkirakan penjualan mobil (wholesales) pada 2019 mencapai 1,1 juta unit. Angka tersebut tidak berubah bila dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu.

Ketua Umum GAIKINDO Yohanes Nangoi memprediksi bila tahun ini Low MPV masih menjadi salah satu penyumbang terbesar penjualan mobil secara nasional.

New Isuzu Giga mampu menanggung beban 32,7 sampai 46,1 ton

“Low MPV kalau menurut saya tidak terlalu banyak berubah,” kata Nangoi.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, penjualan mobil penumpang akan mengalami pertumbuhan tahun ini sedangkan kendaraan komersial diprediksi melambat.

“Tahun lalu didomonasi perkembangan kendaraan komersial yang tumbuh 33 persen. Rasanya tahun ini kendaraan komersial akan sedikit perkembangannya enggak secepat tahun lalu tapi mobil-mobil kecil akan mulai naik,” tutup Nangoi.(dol)

Previous post
Harga Wuling Almaz Menggiurkan hingga Suzuki Carry Pikap Terbaru
Wuling Almaz
Next post
Perbedaan Harga Wuling Almaz di Medan, Bandung dan Bali