BeritaMobilTips dan Trik

Pengalaman Komunitas, Periksa Tekanan Ban Sebelum Mudik agar Velg Tidak Pecah

kampanye keselamatan ban

Ilustrasi periksa ban mobil (Foto: Yongki/Carmudi)

Jakarta – Tidak lama lagi arus mudik lebaran 2018 akan mulai terasa. Demi mengantisipasi kepadatan jalur mudik, berbagai pihak termasuk Kementerian Perhubungan menyelenggarakan mudik bersama menggunakan transportasi seperti bus, kereta, kapal laut dan lainnya.
Meski banyak yang memanfaatkan kesempatan itu, tapi masih ada saja pemudik yang lebih memilih menggunakan mobil pribadi menuju kampung halaman. Bagi pemudik yang ingin menggunakan mobil pribadi harus melakukan cek ulang kendaraan sebelum berangkat mudik. Walaupun sudah melakukan pemeriksaan di bengkel resmi.
Semua bagian yang ada di kendaraan mulai dari kaki-kaki, pendingin kabin, pencahayaan, hingga cairan yang ada di mobil harus diperiksa kembali. Salah satu bagian yang harus di periksa adalah ban, sebab komponen mobil satu ini fungsinya sangat vital.
Sedikit saja ada masalah pada ban mobil, maka berkendara menjadi tidak nyaman. Nah sebelum berangkat mudik lebih baik periksa ban terutama tekanan angin. Periksa tekanan angin pada ban sangat penting sekali agar velg tidak mudah pecah.
“Yang pasti jaga kondisi mobil, bagi yang mau mudik periksa kondisi mobil dari mesin sampai tekanan angin pada ban pun harus di periksa. Tekanan angin pada ban mobil sangat berpegaruh sekali, bila tekanan angin ban kurang lalu ban melibas lobang, bisa saja velg pecah,” ujar Berry Dhalael Saifuddin, selaku Ketua Umum Toyota Vios Club Indonesia (TVCI).
Kekurangan tekanan angin bisa membuat velg pecah, lantas bagaimana jika kelebihan tekanan angin? Berry menjelaskan bahwa itu juga tidak baik, karena selain bisa menyebabkan velg pecah, ban juga bisa meledak.

Manfaatkan Posko Mudik

Tidak hanya sesaat sebelum berangkat, ada baiknya pemudik juga melakukan pemeriksaan tekanan angin pada ban ketika sudah berada dalam perjalanan. Manfaatkan posko mudik untuk mempermudah pemeriksaan. Karena umumnya di posko mudik terdapat teknisi yang bisa membantu melakukan pemeriksaan kendaraan.
“Sekarang banyak posko mudik juga, kita manfaatin saja. Baik untuk sekedar istirahat ataupun memeriksa kondisi kendaraan,” terang Berry.
Posko mudik memang disediakan untuk mengantisipasi kelelahan pemudik atau pemeriksaan kendaraan jika bermasalah. Ini untuk meminimalkan angka kecelakaan selama melakukan perjalanan mudik.
Sebaiknya jangan terlalu memaksakan diri bila tubuh sudah mulai lemah. Disarankan setiap 3-4 jam sekali harus melakukan istirahat, ini baik untuk tubuh juga baik untuk kendaraann.
“Maksimal mengemudi, kalau itu balik lagi ke kekuatan pengendaranya. Saya pernah mengendarai mobil dari Jakarta ke Malang,” tutup dia.(dol)

Santo Sirait

Santo Sirait sebelumnya Jurnalis di Okezone.com, pindah ke Carmudi.co.id sebagai Reporter pada November 2017. Fokus di sektor otomotif, terutama meliput tentang mobil, motor dan industri otomotif. Santo dapat dihubungi di [email protected]

Related Posts