Sumber informasi

Pengertian Apa Itu Mobil Listrik dan Jenis-jenisnya

Walau istilahnya sudah sering terdengar, tapi mungkin masih banyak orang belum paham mengenai pengertian apa itu mobil listrik. Terutama terkait cara kerja, komponen-komponennya, hingga contoh produk kendaraannya yang dijual di Indonesia.

pengertian apa itu mobil listrik

(Foto: Euronews)

Industri otomotif akan selalu diisi dengan inovasi-inovasi baru. Para era 1700 dulu mesin pembakaran internal merupakan sebuah penemuan baru yang digadang-gadang mampu menggantikan mesin uap.

Hal tersebut terbukti menjadi kenyataan melihat penggunaannya yang sangat luas sampai sekarang. Namun, industri otomotif kini juga sedang bersiap mengadopsi inovasi terkini yang lebih ramah lingkungan, mobil listrik.

Tercermin dari namanya, mobil listrik merupakan kendaraan yang beroperasi dengan tenaga listrik. Bukan bahan bakar fosil yang pasokannya akan terus menyusut seiring berjalannya waktu.

Pengertian Apa Itu Mobil Listrik?

Hal yang cukup menarik, mobil listrik juga sebenarnya bukanlah penemuan kemarin sore. Seandainya Carmudian melakukan penelusuran “first electric car” di mesin pencari Google akan keluar nama Robert Anderson.

sejarah mobil listrik

(Foto: ABC)

Dirinya mendapatkan kredit sebagai penemu mobil listrik pertama antara tahun 1832 sampai 1839. Beberapa penemu pada masa itu juga melakukan eksperimen-eksperimen membuat mobil listrik.

Sedangkan bagi generasi milenial atau juga gen-z mungkin akan lebih akrab dengan nama Elon Musk sebagai pendiri merek mobil listrik Tesla.

Tesla Roadster merupakan model pertama yang dipasarkan oleh merek asal Amerika Serikat (AS) tersebut pada tahun 2008.

Kehadiran mobil listrik juga bisa ditemui pasar otomotif Tanah Air. Beberapa merek sudah berani memasarkannya untuk publik, tapi sebagian lagi baru sebatas “cek ombak”.

Dari segi teknis, mobil listrik memiliki banyak sekali perbedaan dengan mobil bermesin pembakaran internal. Mulai dari komponen-komponen yang yang digunakan hingga cara kerjanya.

Untuk lebih jelasnya mari simak ulasan di bawah ini.

Komponen-Komponen Mobil Listrik

Mobil konvensional membutuhkan mesin bakar untuk mengubah energi panas menjadi energi mekanik, tapi mobil listrik tidak demikian. Energi mekanik didapat dari sebuah motor yang mendapat pasokan listrik dari baterai setelah melewati inverter.

Adapun komponen-komponen utama yang terdapat pada sebuah mobil listrik adalah sebagai berikut.

  • Battery pack: Fungsi komponen ini adalah sebagai tempat penyimpanan energi listrik dengan arus Direct Current (DC). Battery pack dapat dikatakan sebagai komponen paling paling mahal pada mobil listrik. Komponen ini juga memiliki bobot paling berat di antara komponen lainnya.
  • Power inverter: Komponen ini berfungsi mengubah listrik DC dari baterai menjadi Alternating Current (AC) sebelum dialirkan ke motor listrik. Power inverter juga memiliki kemampuan mengubah listrik AC menjadi DC. Kemampuan tersebut dibutuhkan untuk mendukung fungsi regenerative braking.
  • Electric motor: Komponen ini berfungsi untuk menghasilkan energi mekanis yang berguna menggerakkan mobil listrik. Electric motor berbentuk semacam dinamo yang di dalamnya terdapat beberapa bagian, meliputi coil, stator, rotor, dan magnet dua kutub.
  • Battery auxiliary: Komponen ini juga sering disebut aki. Mobil listrik tetap membutuhkan aki walau sudah memiliki battery pack yang kapasitasnya sangat besar. Aki dibutuhkan untuk menyuplai listrik menuju aksesori-aksesori mobil.
  • Charge port: Komponen ini berfungsi untuk menghubungkan mobil dengan sumber listrik eksternal yang akan mengisi baterainya.
  • Thermal system management: Komponen ini bertugas untuk menjaga electric motor dan battery pack agar tidak mengalami overheat selama mobil digunakan.
  • Transmission: Mobil listrik juga memiliki transmisi. Fungsinya untuk menyalurkan energi gerak yang dihasilkan oleh electric motor menuju roda.

Spesifikasi dari komponen-komponen di atas dapat berbeda untuk setiap produk mobil listrik. Misalnya, mobil listrik kelas atas biasanya dilengkapi dengan dua buah electric motor masing-masing untuk roda depan dan belakang. Dengan begitu mobil jadi memiliki kemampuan all wheel drive.

Jenis-Jenis Mobil Listrik

Jenis mobil listrik Toyota

(Foto: Toyota)

Sampai sejauh ini Carmudian mungkin sudah mendapatkan gambaran pengertian apa itu mobil listrik dan komponen-komponen yang terdapat di dalamnya. Istilah mobil listrik itu sendiri lebih condong pada Battery Electric Vehicle (BEV).

Selain itu masih ada jenis-jenis mobil elektrifikasi lainnya, meliputi Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug In Hybrid Electric Vehicle (PHEV), atau Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV).

Battery Electric Vehicle (BEV)

BEV atau mobil listrik murni adalah kendaraan yang benar-benar hanya mengandalkan tenaga listrik untuk bergerak. Adapun listrik yang dimilikinya didapat dari sumber eksternal.

Hybrid Electric Vehicle (HEV)

Kendaraan HEV memadukan mesin pembakaran internal dengan penggunaan electric motor. Namun, electric motor biasanya hanya digunakan pada situasi-situasi tertentu saja, misalnya untuk membantu akselerasi mobil.

Mobil HEV tidak memerlukan sumber listrik eksternal. Sebab mesin konvensional yang dimilikinya juga berfungsi untuk menyuplai tenaga listrik ke dalam baterai.

Plug In Hybrid Electric Vehicle (PHEV)

Cara kerja mobil PHEV sebenarnya tidak jauh berbeda dengan HEV. Komponen-komponen di dalamnya memiliki beberapa kesamaan. Satu hal yang membedakannya, mobil PHEV mendukung pengisian daya sumber listrik eksternal.

Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV)

Mobil FCEV memiliki keistimewaan tersendiri karena menggunakan bahan bakar hidrogen. Oleh karena itu mobil semacam ini dilengkapi dengan hydrogen tank untuk menampungnya.

Hal yang unik dari mobil FCEV ialah menghasilkan air sebagai sisa proses kerjanya. Jenis mobil elektrifikasi yang satu ini masih tergolong langka.

Contoh Mobil Listrik di Indonesia

Kembali lagi ke mobil listrik atau BEV, saat ini contoh produknya makin banyak di Indonesia. Hyundai menjadi salah satu pabrikan yang fokus menggarap segmen tersebut.

Mobil Listrik Hyundai IONIQ 5

(Foto: Carmudi)

Sementara itu pabrikan China seperti Wuling atau DFSK juga mulai menunjukkan ketertarikannya. Bagaimana dengan Tesla? Mobil listrik Tesla juga masuk Indonesia, tapi melalui importir umum.

Selengkapnya untuk contoh mobil listrik di Indonesia adalah sebagai berikut.

Hyundai Kona Electric

Hyundai Kona Electric pertama kali hadir di Indonesia pada akhir tahun 2020. Desainnya mengedepankan bentuk SUV kompak yang modern. Mobil ini memiliki jarak tempuh sekitar 345 km.

Hyundai Ioniq Electric

Hyundai Ioniq hadir di Indonesia bersamaan dengan Kona Electric. Namun, model yang satu ini mengusung tipe bodi mirip fastback. Adapun jarak tempuh maksimal yang dimilikinya sekitar 373 km dalam sekali pengisian.

DFSK Gelora E

Mobil ini pertama kali dijual di Indonesia tahun 2021. Keberadaannya mewarnai segmen kendaraan komersial ringan khususnya blind van dengan teknologi elektrifikasi. DFSK Gelora E menjanjikan jarak tempuh maksimum sekitar 300 km.

Lexus UX 300e

Model ini merupakan mobil BEV pertama Lexus yang hadir di Indonesia pada 2020 lalu. Bermain di segmen premium, harganya dibanderol sekitar Rp1,2 miliar. Lexus UX 300e diklaim memiliki jarak tempuh sekitar 300 km.

Wuling GSEV

Wuling juga menunjukkan ancang-ancang untuk meramaikan pasar mobil listrik Indonesia dengan memamerkan produk berbasis platform Global Small Electric Vehicle (GSEV) di GIIAS 2021 lalu. Prediksinya mobil tersebut akan segera dipasarkan secara umum di Indonesia.

Sebagai kesimpulan, ulasan di atas diharapkan dapat memberi gambaran mengenai pengertian apa itu mobil listrik beserta serba serbinya. Secara perlahan mobil semacam ini makin banyak peredarannya di Indonesia sampai pada akhirnya akan menjadi pilihan transportasi utama di masa depan.

Penulis: Mada Prastya
Editor: Tutus

Mada Prastya

Bergabung sebagai penulis di Carmudi Indonesia sejak Februari 2021. Menyukai kendaraan roda dua karena simpel, cepat, dan memberi rasa kebebasan dalam berkendara. Email: [email protected]

Related Posts