Home » Berita » Honda Belum Tertarik Ekspor Mobil ke Australia

Honda Belum Tertarik Ekspor Mobil ke Australia

Ekspor mobil Brio (Foto: Dok Honda)
Ekspor mobil Brio (Foto: Dok Honda)

Jakarta – Australia kini tidak memiliki pabrik perakitan mobil. Semua produsen mobil di sana memutuskan untuk menghentikan segala aktivitas produksi, sebab biaya tenaga kerja lebih tinggi ketimbang pajak impor.

Tidak adanya pabrik bukan berarti produsen mobil ikut hengkang. Sampai saat ini para produsen masih berjualan. Guna memenuhi permintaan pasar produsen mobil melakukan impor dari berbagai negara seperti Thailand, Jepang dan sebagainya.

Pabrikan otomotif di Indonesia sebenarnya punya peluang untuk mengekspor kendaraan ke Australia. Apalagi letak geografis Indonesia dengan Australia sangat dekat. Jika kendaraan produksi Indonesia masuk ke Australia, maka bukan tidak mungkin angka produksi sekaligus performa ekspor mobil mengalami pertumbuhan siginifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Beberapa produsen mobil di dalam negeri telah menyatakan siap mengirim kendaraan produksinya ke Australia. Tapi ada juga yang sampai saat ini masih terus mempelajari karekter konsumen di sana. Seperti diketahui warga Australia cenderung memilih untuk membeli mobil sedan atau pick up.

PT Honda Prospect Motor (HPM) selaku Agen Pemegang Merek (APM) mobil Honda di Indonesia saat ini belum melirik Australia sebagai pasar ekspor baru.

“Karena Australia sementara ini impor dari Thailand. yang kami bisa ekspor sekarang mobil LCGC, pak Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto sudah benar ke jilid dua bisa ada LCGC yang bisa tingkatkan permainnya ke level ekspor. Kalau di maintenance dengan strategi tertentu tentunya itu bagus mobil kecil laku bisa kita bisa ekspor ke negara lain. Kalau saat ini ke Australia kami belum ada rencana,” Jonfis Fandy selaku Marketing and After Sales Service Director PT HPM, baru-baru ini di Kemayoran, Jakarta Selatan.

Ekspor Honda Brio

Tahun lalu Honda meluncurkan Brio terbaru. Selang beberapa bulan kemudian perusahaan berlogo “H” itu mulai melakuan ekspor ke luar negeri. Honda Brio untuk pasar ekspor berangkat dari pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 10 April 2019. Pada pengiriman pertama Honda Brio dari Indonesia diekspor ke Filipina.

“Ekspor bulan April 740 unit 330 ke Filipina dan 390 ke Vietnam. Bulan Mei ini mudah-mudahan di sekitar angka tiga digit seperti ini bisa kami capai,” terang Jonfis.

Ekspor mobil Brio (Foto: Dok Honda)
Ekspor mobil Brio (Foto: Dok Honda)

Sebelum Honda Brio, HPM telah mengekspor mobil Completely Built Up (CBU) Honda Freed ke beberapa negara seperti Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam sejak tahun 2009 hingga 2014. Selain itu, HPM juga mengekspor komponen mobil sejak 1992 ke berbagai negara di antaranya Jepang, Thailand, Malaysia dan negara lainnya.(dol)

Kontes Daihatsu Dress Up Challenge 2019
Previous post
Pendaftaran Daihatsu Dress Up Challenge 2019 Masih Terbuka
Next post
Tips Seputar Keyless Mitsubishi Xpander yang Tidak Banyak Orang Tahu