BeritaMobilSumber informasiTips dan Trik

4 Langkah Cermat Mengurangi Risiko Mobil Terbakar

Ilustrasi mobil terbakar di jalan raya (Foto: Izismile.com)

Jakarta – Ramai diberitakan soal mobil terbakar di jalan raya. Seperti yang belum lama ini terjadi di jalan Tol Lingkar Luar arah Tanah Kusir, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Sebuah Nissan Livina berwarna putih hangus terbakar.

Berdasarkan keterangan dari petugas pemadam kebakaran, dugaan sementara penyebab mobil terbakar karena ada korstleting listrik di bagian mesin.

Mobil yang terbakar ketika sedang melaju di jalan raya merupakan kejadian mengerikan bagi pemilik kendaraan.

Kita dituntut selalu waspada saat memutuskan untuk melakukan perjalanan dengan mengendarai mobil.

Ada banyak faktor yang menyebabkan mobil bisa terbakar, tidak hanya karena korsleting listrik dibagian mesin saja, ada juga yang berasal dari barang bawaan.

Untuk mengurangi risiko mobil terbakar, berikut ini empat hal yang perlu diperhatikan oleh pemilik kendaraan sebagaimana dikutip dari Astraworld.com:

Hindari Membawa Benda Pemicu Mobil Terbakar

Sangat tidak disarankan untuk meletakkan dan membawa benda-benda yang kemungkinan besar bisa memicu terjadinya kebakaran di dalam mobil.

Di antaranya korek api gas, power bank, charger handphone dan botol-botol mengandung gas. Jika terpaksa harus dibawa maka simpanlah pada tempat yang aman dan tidak terkena sinar matahari langsung atau tempatkan di kotak penyimpan.

Bila ingin turun dan meninggalkan kendaraan pastikan benda-benda tersebut ikut dibawa keluar mobil. Khusus untuk charger handphone pastikan mencoloknya dengan benar di port USB.

Jika longgar dapat memicu panas yang berlebihan terutama saat kunci kontak mobil “on” atau mesin sedang dihidupkan.

Periksa Kabel-Kabel Aksesori Tambahan

Pastikan kabel dan rangkaian aksesori terpasang dengan benar dan rapih. Misalkan seperti pemasangan audio dan lampu-lampu bukan standar pabrikan, pemilik kendaraan harus dapat memastikan aksesori, kabel-kabel, dan material yang digunakan berkualitas tinggi dan terhubung dengan sambungan yang rapih, kuat dan aman.

Untuk tambahan audio, klakson dan lampu-lampu, sebaiknya diberikan fuse (sekring) supaya arus listrik terputus secara otomatis bila terjadi muatan listrik yang berlebihan.

Pastikan Kabel-Kabel Tidak Terkelupas

Masalah yang sering dihadapi oleh pemilik kendaraan adalah kabel-kabel pada bagian mesin dan bawah dashboard terkelupas. Penyebab utamanya karena gigitan tikus.

Tidak ada salahnya melakukan pemeriksaan kabel-kabel tersebut sebelum berpergian menggunakan mobil. Jika ada kabel terkelupas, sebagai tindakan awal lapisi dengan isolasi agar tidak terjadi korsleting.

Kemudian segera bawa ke bengkel resmi untuk memastikan kondisi kabel aman dan sesuai dengan jalurnya, agar tidak terjadi gesekan saat mobil sedang jalan.

Ilustrasi mobil terbakar di jalan raya (Foto: Izismile.com)

Cek Terminal Aki

Terakhir yang harus diperhatikan oleh pemilik kendaraan untuk mengurangi risiko mobil terbakar adalah terminal aki. Pastikan kepala positif dan negatif terpasang dengan benar.

Selain itu kepala aki wajib dalam kondisi kencang agar tidak panas saat menggunakan kelistrikan atau saat terjadi pengisian pada waktu mesin sedang hidup.

Kencangkan baut pengikat terminal aki jika longgar dan bersihkan kepala aki kalau berjamur atau kotor.

Kabel tambahan yang menempel di terminal aki selalu di jaga kekencangannya baik di terminal positif maupun terminal negatifnya.

Langkah-langkah di atas mencegah terjadinya kebakaran pada kendaraan kesayangan Anda. Kepedulian kita pada kondisi mobil sangat membantu keselamatan dan kenyamanan saat berkendara. (Z)

Santo Sirait

Santo Sirait sebelumnya Jurnalis di Okezone.com, pindah ke Carmudi.co.id sebagai Reporter pada November 2017. Fokus di sektor otomotif, terutama meliput tentang mobil, motor dan industri otomotif. Santo dapat dihubungi di [email protected]

Related Posts