Home » Berita » Aksesori Sepeda Motor yang Harus Dibawa Saat Mudik Lebaran

Aksesori Sepeda Motor yang Harus Dibawa Saat Mudik Lebaran

Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada awal Mei 2018 keluarkan himbauan kepada pemudik untuk tidak menggunakan sepeda motor. Alasannya sepeda motor leabih rawan kecelakaan.

Dirinya menyarankan supaya pemudik memanfaatkan angkutan mudik gratis yang diselenggarakan oleh banyak perusahaan. Atau pilih  transportasi umum seperti bus, kereta api, pesawat dan sebagainya.

Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya meski sudah ada himbauan untuk tidak menggunakan motor saat mudik, tapi tetap saja ada sebagian yang melakukannya.

Rata-rata mereka beralasan menggunakan sepeda motor dengan alasan menghemat pengeluaran. Selain itu bisa dikendarai untuk berkeliling kettika sampai di kampung halaman.

Menggunakan sepeda motor untuk mudik memang tidak dilarang, hanya saja lebih baik dan nyaman menggunakan transportasi umum. Namun bagi pemudik yang sudah memutuskan meggunakan sepeda motor sebaiknya tetap prioritaskan keselamatan, kenyamanan, dan keamanan.

Supaya ketiga hal tersebut dapat terpenuhi, maka ada beberapa hal harus diperhatikan oleh pemudik. Sebut saja salah satunya melengkapi kendaraan dengan aksesori pendukung. Berikut ini uraian singkatnya:

1. Jaket

Jaket merupakan aksesori paling penting untuk digunakan baik itu untuk pengendara maupun penumpang. Peran jaket beragam selain untuk kesehatan karena mampu melindungi tubuh dari terpaan angin, bisa juga untuk mengurangi cedera ketika terlibat kecelakaan.

Ilustrasi jaket sepeda motor (Foto: Youtube)

Jika mencari jaket untuk mudik pilihlah yang menggunakan material berkualitas dan tebal seperti contin jacket. Selain itu gunakan jaket yang sudah dilengkapi dengan protector agar tubuh tetap terlindungi ketika terjadi kecelakaan.

Jaket harus dilengkapi dengan reflektor yang mampu memantulkan cahaya dan berwarna terang. Tujuannya supaya bisa terlihat oleh pengendara lain di jalan raya ketika malam dan siang hari.

2. Helm

Bukan rahasia lagi bila helm merupakan akesori yang harus di pakai  setiap pengemudi dan penumpang sepeda motor. Tapi jangan sembarang menggunakan helm.

Pakailah helm berlabel SNI (Standar Nasional Indonesia). Selain itu harus memiliki lapisan pengaman, tali pemegang, pelindung mata (visor), lubang ventilasi, dan sebagainya.

Helm Sepeda Motor (Foto: Carmudi)

Perjalanan mudik yang cukup jauh disarankan pengemudi menggunakan helm full face supaya lebih aman. Banyak yang tidak tahu bahwa helm juga mempunyai umur pakai.

Jadi bila helm yang hendak di gunakan umurnya lebih dari lima tahun lebih baik diganti dengan yang baru. Beli helm jangan hanya karena gambar dan desainnya bagus, tapi pilihlah sesuai standar keamanan yang sudah ditentukan.

3. Sepatu

Untuk mengurangi cedera ketika terjadi kecelakaan dan menghindari kaki terkena benda tajam, sebaiknya pengemudi dan penumpang menggunakan sepatu. Pilihlah sepatu yang enak dipakai dan nyaman.

Salah satu model sepatu balap yang dijual di AHRS Racing (carmudi indonesia)

4. Box Penyimpanan Barang

Bila mudik menggunakan sepeda motor, bawalah barang seperlunya, sebab sepeda motor di desain bukan untuk mengangkut barang bawaan dalam jumlah banyak. Supaya barang bawaan aman simpanlah di dalam box penyimpanan.

Banyak tipe dan ukuran yang ditawarkan oleh pedagang box penyimpanan. Namun pilihlah box yang mempunyai dimensi mengikuti bentuk sepeda motor, jadi jangan terlalu besar atau kecil.

Box sepeda motor (Foto: Honda)

Bila perlu hindari menggunakan tas, lebih baik semua barang bawaan di masukkan ke dalam box. Supaya tubuh pengemudi dan penumpang tidak mudah pegal. Pastikan box penyimpanan kuat, tidak mudah retak, dan tak bocor ketika terkena air hujan.

5. Tool Kit dan Penambal ban

Untuk mengatasi masalah pada sepeda motor ketika tengah dalam perjalanan mudik, sebaiknya siapkan tool kit. Peralatan itu bisa berguna untuk memperbaiki kerusakan kecil yang dialami sepeda motor.

Penambal ban juga perlu dibawa untuk mengantisipasi jika suatu saat ban bocor atau terkena benda tajam. Lengkapi juga dengan pompa/tabung gas, obeng, serta lem dan karet untuk tambal ban.

6. Kotak P3K

Kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) juga penting untuk di bawa. Sebelum berangkat isi kotal dengan obat-obatan ringan seperti obat luka, perban, dan minyak kayu putih.

Kotak P3K (Foto: Familydoctor)

Nah, itu tak hanya perlengkapan di atas yang membuat aman dan nyaman selama perjalanan. Tapi juga kondisi tubuh kita selama perjalanan harus fit dan cukup istirahat. Bagi pengguna motor beristrihatlah setiap dua jam sekali dan lakukan peregangan otot. (dol)

Honda
Previous post
Honda Bakal Luncurkan Mobil Baru Pertama di Dunia di GIIAS 2018
Bengkel Mazda
Next post
Mazda “Lebaran Siaga” Siap 24 Jam Layani Pemudik