Sumber informasi

Cara Daftar dan Beli Pertalite di Aplikasi MyPertamina

Cara beli BBM jenis Pertalite dan Solar lewat aplikasi MyPertamina perlu Carmudian pahami lantaran kini Pertamina  telah menerapkannya agar pengguna bahan bakar bersubsidi tepat sasaran.

Aturan pembelian solar dan Pertalite melalui aplikasi MyPertamina diberlakukan mulai 1 Juli 2022 di 11 daerah di lima provinsi di Indonesia.

Tampilan aplikasi MyPertamina

Tampilan aplikasi MyPertamina buat beli BBM Pertalite. (Foto: Carmudi)

Mengenal BBM Pertalite

Mungkin dari Carmudian ada yang belum tahu Pertalite itu apa. Pertalite merupakan salah satu jenis BBM bersubsidi yang mempunyai warna hijau terang dengan oktan 90.

Sebagai informasi, oktan adalah angka penunjuk besar tekanan yang diberikan sebelum bensin terbakar secara spontan. BBM satu ini dinilai tepat digunakan pada kendaraan yang punya kompresi 9:1 sampai 10:1.

Jika menelusuri sejarahnya, Pertalite pertama kali diluncurkan pada 2015 lalu di Indonesia, atau lebih tepatnya di tanggal 24 Juli 2015. Saat itu, harga Pertalite yang ditawarkan adalah Rp8.400 per liter. Kini, harga BBM tersebut Rp7.650 per liter pada Rabu (29/6/2022).

Hadirnya Pertalite di Tanah Air bertujuan agar masyarakat bisa mendapatkan bahan bakar dengan kualitas yang lebih baik. Harga yang ditawarkan untuk BBM ini pun terjangkau bagi semua kalangan.

Bila dibandingkan dengan bahan bakar lain seperti Premium 88, Pertalite mempunyai angka oktan lebih tinggi sehingga tepat digunakan untuk kendaraan bermotor bermesin bensin yang saat ini banyak digunakan masyarakat Indonesia.

Selain itu, Pertalite bisa digunakan untuk kendaraan yang sering menempuh perjalanan jarak jauh.

Tentang Aplikasi MyPertamina

Mengenal aplikasi MyPertamina

Mengenal aplikasi MyPertamina untuk beli BBM Pertalite maupun solar. (Foto: detikfinance)

Sebagian dari Carmudian mungkin juga belum tahu lebih detail mengenai aplikasi MyPertamina.

MyPertamina adalah aplikasi layanan keuangan digital milik Pertamina serta anggota Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terintegrasi dengan aplikasi LinkAja.

LinkAja sendiri merupakan penyedia jasa pembayaran berbasis server yang termasuk produk andalan PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) dan telah terdaftar di Bank Indonesia.

Finarya telah mendapat lisensi atau izin secara resmi dari Bank Indonesia sebagai Perusahaan Penerbit Uang Elektronik dan Penyelenggara Layanan Keuangan Digital Badan Hukum sejak Februari 2019. Finarya juga telah menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

MyPertamina pun hadir untuk memberikan apresiasi pada semua pelanggan PT Pertamina Patra Niaga, bekerja sama dengan LinkAja. Dengan adanya aplikasi MyPertamina, diharapkan dapat memberi kemudahan pada setiap konsumen yang membeli produk Pertamina.

Selain itu, aplikasi ini menawarkan keuntungan pada para pelanggan, seperti mendapatkan poin yang nantinya bisa ditukar dengan berbagai rewards lewat aplikasinya. Sebagai catatan, syarat dan ketentuan berlaku.

Aplikasi MyPertamina bisa diunduh di semua smatphone yang berbasis Android (Play Store) serta iOS (App Store).

Cara Daftar MyPertamina

Bagi yang ingin mendaftar MyPertamina, bisa dilakukan lewat aplikasi tersebut atau situsnya di sini. Berikut ini adalah tahapan mendaftarnya untuk pendaftar baru lewat situs MyPertamina.

  1. Siapkan dokumen yang dibutuhkan, mulai dari KTP, STNK, foto kendaraan, dan dokumen pendukung lainnya.
  2. Buka situs web subsiditepat.mypertamina.id.
  3. Centang informasi memahami persyaratan.
  4. Pilih daftar sekarang.
  5. Ikuti instruksi dalam situs tersebut.
  6. Tunggu pencocokan data maksimal 7 hari kerja di email yang didaftarkan. Bisa juga cek status pendaftaran di situsnya secara berkala.
  7. Jika sudah terkonfirmasi, Carmudian akan mendapat kode QR khusus sebagai tanda bahwa datanya cocok. Carmudian sudah bisa membeli Pertalite ataupun solar.

Selain itu, ada pula cara mendaftar melalui aplikasi MyPertamina.

  1. Download aplikasi MyPertamina melalui Play Store atau App Store.
  2. Jika sudah, pilih opsi daftar.
  3. Kemudian, lakukan registrasi dengan mengisi nama lengkap, nomor telepon, PIN 6 digit, serta ketik ulang PIN 6 digit. Bila sudah, klik menu daftar lagi.
  4. Aplikasi MyPertamina akan mengirimkan kode OTP ke nomor telepon yang sudah terdaftar.
  5. Masukkan kode OTP ini di aplikasi MyPertamina untuk melakukan verifikasi, lalu klik ok. Pengguna otomatis sudah login di aplikasi MyPertamina.
  6. Setelah itu, pengguna dapat langsung menghubungkan pembayaran lewat menu metode pembayaran di ikon akun.
  7. Pengguna juga bisa memilih metode pembayaran, seperti menggunakan aplikasi LinkAja atau mendaftarkan kartu debit dari bank Mandiri, BNI, dan BRI.
  8. Jika memilih LinkAja sebagai metode pembayaran, pengguna tinggal mengikuti prosesnya; verifikasi lewat kode OTP via SMS. Dari sini, metode pembayaran sudah langsung terdaftar.
  9. Bagi pengguna yang ingin melengkapi data diri di akunnya, bisa pilih menu edit profil, lalu isi nama lengkap, email, nomor KTP, tempat tanggal dan lahir, jenis kelamin, serta alamat lengkap.

Cara Beli Pertalite di MyPertamina

Adapun cara membeli Pertalite lewat aplikasi MyPertamina dan menggunakan metode pembayaran LinkAja sebagai berikut.

  1. Buka aplikasi MyPertamina.
  2. Tautkan akun MyPertamina ke akun LinkAja di halaman awal aplikasinya jika belum untuk melakukan transaksi.
  3. Jika sudah tertaut dan saldo di LinkAja-nya cukup, Carmudian bisa mulai melakukan transaksi pembelian BBM Pertalite di SPBU Pertamina.
  4. Saat ingin membayar, klik bayar di halaman utama aplikasi MyPertamina.
  5. Arahkan kamera smartphone Carmudian pada mesin EDC SPBU Pertamina, kemudian scan QR code yang ditampilkan.
  6. Jika harga dan jumlah liter yang muncul sudah sesuai, Carmudian bisa konfirmasi pembelian dengan klik bayar, dan masukkan PIN akun LinkAja punya Carmudian. Carmudian akan menerima notifikasi bahwa pembayaran BBMnya berhasil.
bayar BBM lewat aplikasi MyPertamina

Bayar BBM Pertalite lewat aplikasi MyPertamina. (Foto: CNBC).

Bagi yang belum tahu, berikut ini adalah cara menghubungkan MyPertamina dengan LinkAja.

  1. Buka aplikasi MyPertamina, lalu pilih opsi aktifkan di halaman utama aplikasinya.
  2. Pastikan Carmudian sudah memiliki akun LinkAja sebelumnya, kemudian pilih menu sudah.
  3. Jika Carmudian belum memiliki akun LinkAja, unduh aplikasi tersebut dan lakukan register terlebih dahulu.
  4. Bila sudah, masukkan kode PIN akun LinkAja punya Carmudian.
  5. Setelah memasukkan kode PIN-nya, Carmudian akan menerima kode verifikasi lewat SMS di nomor ponsel yang sudah didaftarkan.
  6. Jika kode verifikasi yang dimasukkan sesuai, akun LinkAja-nya otomatis akan terhubung dengan aplikasi MyPertamina milik Carmudian.
  7. Saldo di LinkAja otomatis terpotong jika Carmudian membeli BBM lewat aplikasi MyPertamina.

Seperti diketahui sebelumnya, kewajiban membeli BBM Pertalite di aplikasi MyPertamina akan diterapkan di 11 daerah Indonesia per 1 Juli 2022, meliputi Kota Bukit Tinggi, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, Kota Banjarmasin, Kota Bandung, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Manado, Kota Yogyakarta, dan Kota Sukabumi.

Diperuntukkan untuk Kendaraan Roda Empat Ke Atas

Mungkin masih ada yang bertanya-tanya, apakah kebijakan pembelian BBM Pertalite ataupun solar di aplikasi MyPertamina berlaku untuk semua kendaraan bermotor di Indonesia atau hanya kendaraan tertentu?

Dilansir dari akun Instagram resmi MyPertamina pada Senin (27/6/2022), pembelian BBM subsidi baik Pertalite maupun solar melalui aplikasi MyPertamina baru diperuntukkan untuk kendaraan roda empat ke atas.

beli BBM untuk kendaraan roda dua masih seperti biasa

Kebijakan beli BBM Pertalite dan solar untuk kendaraan roda dua masih seperti biasa. (Foto: Pertamina)

Untuk kendaraan roda dua seperti motor, pembelian BBM subsidi masih seperti biasa. Ini berarti pengguna kendaraan tersebut tidak perlu mendaftarkan diri dalam sistem MyPertamina.

Saat ini, belum ada informasi resmi kapan kendaraan roda dua turut diberlakukan kewajiban pembelian BBM subsidi lewat aplikasi MyPertamina.

Fitur Aplikasi MyPertamina

Fitur di aplikasi MyPertamina

Mengenal fitur-fitur di aplikasi MyPertamina, fungsinya beragam selain untuk beli Pertalite. (Foto: gridoto)

Pada aplikasi MyPertamina, ada delapan fitur menarik yang bisa dimanfaatkan oleh para penggunanya. Berikut ini penjelasan detail mengenai fitur-fitur di aplikasi MyPertamina.

LinkAja

Fitur pertama di aplikasi MyPertamina yaitu LinkAja. Adanya fitur ini berfungsi bagi pengguna untuk membayar BBM Pertamina secara cashless atau tidak pakai uang tunai.

Dengan adanya fitur tersebut, tentu bermanfaat bagi orang-orang zaman sekarang yang kebanyakan sudah tidak menggunakan uang cash untuk melakukan transaksi pembelian.

Untuk saat ini, layanan cashless di aplikasi tersebut tersedia opsi dompet digital LinkAja. Pengguna pun harus menghubungkan akun MyPertamina-nya dengan LinkAja saat ingin melakukan pembelian.

Riwayat Pembelian BBM dan Poin

Di aplikasi MyPertamina, terlihat juga adanya fitur di mana Carmudian bisa mengetahui informasi mengenai pembelian BBM yang pernah dilakukan pada bagian atas layar aplikasinya serta jumlah poin yang dimiliki.

Poin tersebut dapat Carmudian kumpulkan dengan melakukan pembelian BBM di SPBU Pertamina. Adapun 10 poin untuk pembeli BBM jenis Pertamax Turbo dan Pertamina Dex, serta tiga poin untuk pembelian BBM Pertamax dan Dexlite.

Dilansir dari situs resmi MyPertamina, jika Carmudian berhasil mengumpulkan poin hingga 80 ribu, bisa mendapat merchandise berupa Emko Brik SPBU Pertamina.

Selain itu, bila berhasil mengumpulkan 100 ribu poin, maka mendapatkan merchandise Die Cast Truck atau Die Cast Lambo.

Merchandise

Tidak perlu datang ke offline store Pertamina jika ingin membeli merchandise-nya. Carmudian bisa membeli merchandise Pertamina lewat aplikasi MyPertamina.

Adanya fitur merchandise pada aplikasi tersebut memudahkan Carmudian beli berbagai merchandise menarik yang ditawarkan Pertamina dalam bentuk stiker, kaos, gantungan kunci, dan sebagainya.

Delivery Service

Dengan adanya fitur delivery service di aplikasi MyPertamina, pengguna dapat memesan BBM Pertamina untuk dianter ke alamat rumah Carmudian. Fitur tersebut memberi kemudahan bagi pengguna yang tidak sempat mengisi BBM di SPBU Pertamina.

Namun sayangnya, untuk saat ini, pemesanan BBM Pertamina ke rumah masih dalam tahap uji coba di kawasan Jakarta Selatan. BBM yang bisa dipesan pun hanya beberapa varian Bright Gas.

Charging Station

Dalam aplikasi MyPertamina, terdapat pula fitur charging station yang merupakan fitur untuk menampilkan informasi mengenai SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum), seperti lokasi SPKLU terdekat. Namun, fitur ini belum bisa digunakan pengguna aplikasinya.

Outlet Terdekat

Selain itu, aplikasi MyPertamina juga mempunyai fitur lain yang fungsinya untuk menunjukkan peta di mana ditandai dengan lokasi SPBU Pertamina terdekat dari lokasi pengguna.

Kios Matic

Tak ketinggalan, aplikasi MyPertamina turut disematkan fitur Kios Matic. Fitur ini berguna untuk memberikan informasi mengenai pembelian Bright Gas. Tapi, fitur tersebut masih dalam tahap uji coba. Jam operasionalnya pukul 10.00-20.00 WIB.

Asuransi

Fitur yang satu ini terbilang menarik di mana para pengguna bisa membeli beragam asuransi yang ditawarkan Pertamina.

Penulis: Nadya Andari
Editor: Dimas

Nadya Andari

Memulai karir sebagai Content Writer di Carmudi Indonesia sejak awal tahun 2019. Lulusan Desain Komunikasi Visual yang suka sekali menulis, seperti cerpen, artikel, dan sebagainya.
Follow Me:

Related Posts

/