BeritaMobilSumber informasi

Mitsubishi Delica dan Outlander Sport Kembali di-Recall, Ini Komponen yang Harus Diganti

Jakarta – Akhir Februari 2019, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Agen Pemegang Merek (APM) mobil Mitsubishi di Indonesia melakukan recall (penarikan kembali) terhadap dua produknya yaitu Delica dan Outlander Sport.

Lewat program yang diberi nama Field Fix Campaign (Kampanye Perbaikan) MMKSI memanggil semua pemilik mobil Delica dan Outlander Sport yang terindikasi bermasalah untuk dilakukan perbaikan pada kendaraannya.

Belum lama berlalu, MMKSI kembali mengadakan program tersebut untuk dua model yang sama. Kali ini masalah yang ada di Delica dan Outlander Sport berbeda.

Lewat keterangan resmi yang dikirimkan MMKSI menjelaskan setidaknya ada dua item atau komponen yang harus diperbaiki di masing-masing model. Untuk Mitsubishi Delica perbaikan meliputi Reprogramming Auto Stop and Go (AS&G) ECU dan Rear Parking Brake.

Total unit yang harus menjalani perbaikan sebanyak 1.080 mobil Delica tahun produksi 2015-2016. Sedangkan pada Mitsubishi Outlander Sport item yang harus diperbaiki adalah Rear Parking Brake dan Front Wiper Link Ball Joint. Total unit sebanyak 6.852 kendaraan keluaran 2014-2017.

 Reprogramming Auto Stop and Go (AS&G) ECU

Reprogramming Auto Stop and Go (AS&G) ECU (Foto: MMKSI)

Perbaikan ini dilakukan sebagai wujud kepatuhan MMKSI terhadap ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Khususnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 33 Tahun 2018 Tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor.

“Program kampanye perbaikan merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab Mitsubishi Motors Corporation dalam menjaga kualitas kendaraan secara berkesinambungan guna memastikan keamanan dan kenyamanan berkendara bagi para pengguna kendaraan Mitsubishi di Indonesia,” ujar Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division MMKSI.

Program kampanye perbaikan ini sudah mulai berjalan sejak 29 Maret 2019 di seluruh diler kendaraan penumpang Mitsubishi di Indonesia. Pemilik mobil Mitubishi Delica dan Outlander Sport dapat menghubungi diler kendaraan penumpang Mitsubishi terdekat. Sekaligus melakukan Service Booking untuk kemudahan dalam pengaturan waktu perbaikan.

“Kami mengundang konsumen setia kendaraan penumpang Mitsubishi dengan model dan tahun kendaraan yang dimaksud. Agar dapat melakukan pemeriksaan kendaraannya di diler kendaraan penumpang resmi Mitsubishi dengan prosedur yang mudah serta kompensasi pembaharuan software dan penggantian part terkait tanpa biaya,” papar Irwan.

Potensi Masalah dan Estimasi Waktu Perbaikan

Perbaikan kendaraan yang mengalami masalah karena kesalahan produksi merupakan suatu hal yang wajar. Itu menandakan bentuk tanggung jawab produsen otomotif kepada pelanggan. Berikut ini penjelasan singkat mengenai potensi masalah dan estimasi perbaikan komponen yang terindikasi tidak bekerja normal.

Masalah yang Dialami

1. Reprogramming Auto Stop and Go (AS&G) ECU

Pembaharuan software ini dilakukan untuk mengoptimalkan kerja sistem Auto Stop and Go (AS&G). Pada saat sistem AS&G aktif mesin kendaraan otomatis mati setelah berhenti sejenak dan jika kondisi charge aki dalam tingkat yang rendah, maka mesin berpotensi tidak dapat dinyalakan kembali.

Hal tersebut dikarenakan sistem AS&G membaca bahwa aki kendaraan sedang dalam kondisi yang tidak baik, sehingga sistem AS&G tidak dapat menghidupkan mesin kembali. Estimasi waktu perbaikan ini sekitar 30 menit.

2. Rear Parking Brake

Potensi timbulnya karat pada komponen rear parking kaliper rem parkir belakang berpotensi dapat mengurangi kinerja dari rem parkir. Dalam kondisi terburuk, kendaraan dapat bergerak walaupun kondisi tuas rem parkir diaktifkan.

Perbaikan dilakukan dengan penggantian komponen baru yang telah dikembangkan lebih baik. Estimasi waktu perbaikan ini sekitar 1-2 jam.

Rear Parking Brake

Rear Parking Brake (Foto: MMKSI)

3. Front Wiper Link Ball Joint

Adanya potensi korosi yang terjadi pada wiper link ball joint (sambungan batang penyapu kaca) yang berakibat ball joint (sambungan) dapat aus sebelum waktunya dan membuat wiper link rod (batang penyambung penyapu kaca) terlepas / tidak terhubung, sehingga menyebabkan wiper blade (karet penyapu kaca) tidak dapat bekerja. Potensi korosi tersebut disebabkan oleh air yang dapat masuk melalui celah pembuangan air pada front deck garnish (antara kap mesin dengan kaca depan).

Front Wiper Link Ball Joint

Front Wiper Link Ball Joint (Foto: MMKSI)Perbaikan dilakukan dengan penggantian komponen baru yang telah dikembangkan lebih baik. Estimasi waktu perbaikan ini sekitar 1 jam.(dol)

Santo Sirait

Santo Sirait sebelumnya Jurnalis di Okezone.com, pindah ke Carmudi.co.id sebagai Reporter pada November 2017. Fokus di sektor otomotif, terutama meliput tentang mobil, motor dan industri otomotif. Santo dapat dihubungi di [email protected]

Related Posts