Home » Berita » Jangan Sedih, Ini Alasan BMW Tidak akan Hadirkan Generasi Penerus i3

Jangan Sedih, Ini Alasan BMW Tidak akan Hadirkan Generasi Penerus i3

BMW i3 Sport
BMW i3 Sport akhirnya diluncurkan di Indonesia. (Foto: Carmudi/Yongki)

Munich – Kabar tak mengenakan datang dari BMW khususnya model mobil listrik mereka, i3. Pasalnya, pabrikan mobil mewah asal Jerman itu tidak berpikir akan menyiapkan generasi penerus dari i3 ini. BMW beralasan bahwa pihaknya ingin fokus menggarap penerapan baterai dan pengembangan teknologi plug-in hybrid dan listrik di model lain.

“Tidak ada rencana khusus untuk generasi penerus BMW i3. Kami sekarang akan membawa elektrifikasi ke model yang lebih mainstream,” kata Direktur Pemasaran BMW Pieter Nota, dalam sebuah wawancara dengan Financial Times.

Untuk saat ini, produksi dan penjualan mobil listrik BMW i3 yang pertama kali diperkenalkan pada 2013, akan terus berlanjut. Penjualan BMW i3 pada paruh pertama 2019 berjumlah 19.073 unit. Angka ini meningkat sekira 21,2 % dari 15.736 unit yang terjual pada periode yang sama tahun lalu. Semakin ketatnya aturan emisi membuat konsumen beralih dari kendaraan bermesin konvensional ke listrik. Ini membuat penjualan BMW i3 ikut terdongkrak.

“BMW i3 sebenarnya sudah sangat baik di tahun keenam produksinya,” kata Nota.

BMW i3 adalah kendaraan nol emisi pertama yang diproduksi massal oleh BMW. Mobil ini merupakan bagian dari sub-merek kendaraan listrik BMW i. Pada tahun-tahun awal diperkenalkan BMW i3, BMW telah diperbarui baterai-nya yang lebih bagus lagi dari segi daya tahan dan performa.

BMW i3 Dijual di Indonesia

Mobil listrik BMW i3 pertama kali dibawa ke Indonesia dalam bentuk konsep pada 2017. Kemudian pada Juli 2019 bersamaan dengan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) BMW Indonesia secara resmi memasarkannya. Bukan versi standar melainkan sport sebagai varian di atasnya yang dijual.

BMW i3s menjadi mobil ramah lingkungan dengan tenaga mumpuni untuk sekelas citycar. Penggeraknya mengandalkan motor listrik 184 hp berkinerja tinggi yang menghasilkan torsi puncak 270 Nm.

BMW i3 Sport
Tampilan kokpit dan fascia tengah BMW i3S. (Foto: Carmudi/Yongki)

Motor penggeraknya diperbarui mencakup kontrol motor yang dimodifikasi dan bearing khusus. Tujuannya untuk lebih mengoptimalkan pengiriman daya dan kurva pada putaran mesin yang lebih tinggi. Ubahan tadi menghasilkan performa akselerasi yang lebih singkat.

Terjadi peningkatan performa akselerasi hingga 40% bila dibandingkan BMW i3 standar. Ini membuat New BMW i3s hanya memerlukan 6.9 detik untuk melesat dari 100 km/jam.

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Baca Juga:

5 Mobil BMW Pilihan Bekas, Harganya Bikin Kaget

Previous post
Mobil Diesel Menggunakan Bahan Bakar B30 Lebih Hemat atau Boros?
Next post
Honda CRF150L Buatan Indonesia Makin Laris di Luar Negeri