Home » Tips dan Trik » Cara Jumper Aki Mobil yang Soak dengan Aman

Cara Jumper Aki Mobil yang Soak dengan Aman

Cara Jumper Aki Mobil (Foto: Bukalapak)

Anda saat ingin pakai mobil mungkin pernah mengalami kejadian dimana mobil tiba-tiba tidak bisa distarter. Besar kemungkinan masalahnya adalah pada aki yang soak atau sudah habis umur pemakaiannya. Jalan pintas yang bisa Carmudian lakukan yaitu dengan jumper aki mobil.

Untuk melakukan cara ini, pastikan kamu menyimpan seperangkat kabel jumper di mobil. Hal terpenting saat ingin jumper yaitu cari mobil normal yang sejenis dengan mobil kamu yang mogok.

Mengapa memilih mobil yang sejenis? Karena biasanya mobil tersebut memiliki aki dengan tipe voltase yang sama, biasanya 12V. Mintalah bantuan dengan sopan kepada pemiliknya dan kemudian memarkirkan mobil tersebut secara berhadapan dengan mobil Anda yang mogok. Beri jarak antar mobil sekitar 1 meter.

Persiapan Jumper Aki Mobil

Untuk mobil dengan transmisi otomatis, posisikan tuas transmisi di ‘P’ dan transmisi manual, posisikan transmisi di netral. Jangan lupa, aktifkan rem tangan atau rem parkir pada kedua mobilnya, agar mobil tetap diam di posisinya.

Saat akan jumper, matikan seluruh perangkat kelistrikan di kedua mobil. Kedua mesin mobil juga harus dalam posisi mati, dengan kunci yang dicabut.

Pastikan, cabut apapun yang terpasang pada cigarette lighter atau pemantik rokok. Alat-alat seperti charger ponsel mungkin bahkan bisa jadi rusak ketika berlangsungnya proses jumper karena daya tegangan yang tidak stabil.

Buka kedua kap mesin mobil dan lihat dimana posisi aki berada. Perhatikan dengan teliti posisi kutub terminal positif dan negatif dari kedua aki tersebut.

Biasanya, dua kutub terminal aki masing-masing ditandai dengan lambang + atau -. Jika kutub terminal baterai kotor, bisa dibersihkan terlebih dahulu dengan kain.

Proses Jumper Aki Mobil

Setelah menemukan posisi aki berikut letak kutub + dan -, kamu bisa mulai melakukan jumper aki mobil dengan memperhatikan urutan pemasangan berikut ini.

Posisi Kabel Saat Jumper Aki Mobil (Foto: Saft7)

Pertama, jepit ujung klem kabel merah atau positif pada kutub positif (+) dari aki mobil yang mogok. Setelah itu, jepit ujung klem lainnya dari kabel merah atau positif pada kutub positif (+) dari aki mobil yang berfungsi. Pastikan kedua penjepit kutub (+) terpasang kokoh dan tidak mudah terlepas.

Langkah selanjutnya, jepit ujung klem kabel hitam atau negatif pada kutub negatif (-) dari aki mobil yang berfungsi. Kemudian, ujung klem lainnya dari kabel hitam atau (-) dijepit ke bagian bodi, sasis atau bagian metal lainnya dari mobil yang mogok.

Paling penting, jangan pernah menghubungkan ujung klem kabel hitam atau negatif ke baterai mati karena berbahaya. Orang biasanya memakai cara ini yang dianggap aliran setrum lebih maksimal untuk memancing mesin mobil hidup. Padahal, aki yang soak bisa mengeluarkan gas yang mudah terbakar saat terkena percikan api.

Tunggu selama satu menit atau lebih, tergantung berapa lama akinya soak. Anda mungkin perlu membiarkan mesin menyala selama beberapa menit untuk mengisi tenaga pada aki yang soak. Biarkan kabel masih terpasang di kedua mobil meskipun mobil dalam keadaan menyala.

Jika mesinnya masih sulit menyala atau bahkan tidak ada reaksi sama sekali, cobalah diamkan dulu selama beberapa saat agar proses pengisian tenaga menjadi lebih banyak.

Setelah mesin mobil yang mogok sudah berhasil dihidupkan, Anda dapat melepas kabel jumper. Urutan melepasnya dimulai dengan ujung klem kabel hitam (-) pada mobil yang akinya soak, kemudian melepas ujung kabel (-) lainnya.  Setelah itu baru kabel yang berujung (+) dengan cara yang sama. (dol)

tren modifikasi mobil 2019
Previous post
Hobi Modifikasi? Jangan Lewatkan Indonesia Modification Expo 2018
Harga Honda Brio RS
Next post
Lebih Suka Honda Brio Lama? Buruan Stoknya Sudah Mau Habis