Home » Sepeda motor » Percikan Filosofi Dibalik Perjalanan Touring Royal Enfield

Percikan Filosofi Dibalik Perjalanan Touring Royal Enfield

Oki, mencoba mencari kenikmatan lewat touring bersama Royal Enfield Classic 500.
Oki, mencoba mencari kenikmatan lewat touring bersama Royal Enfield Classic 500.

Yogyakarta – Mengendarai sepeda motor terkadang mampu memberikan rasa kesenangan yang tak terhingga. Terlebih jika melakukan perjalanan memakai sepeda motor yang cukup spesial. Seperti fotografer bernama Oki yang beberapa waktu lalu melakukan perjalanan menunggangi Royal Enfield menuju Yogyakarta, Jawa Tengah.

Selama perjalanan ini, Oki memakan waktu hingga tiga hari perjalanan. Perjalanan ini ditempuh dalam waktu yang santai, tanpa buru-buru dan yang terakhir adalah menikmati perjalanan. Pria yang menekuni hobi sebagai fotografer ini pun mencoba mendokumentasikan berbagai hal baru yang ia temui. Ia pun mencoba mendokumentasikan hal tersebut sebagai pengalaman baru saat berkendara.

Oki berhenti mencicipi camilan belalang goreng.
Oki berhenti mencicipi camilan belalang goreng.

“Saya menghabiskan waktu 3 hari dari Jakarta menuju Yogyakarta. Tak dikejar waktu dan tidak mempedulikan speedometer. Saya sering bertanya kepada orang-orang di sepanjang perjalanan yang saya lalui,” kata Oki dalam siaran pers yang kami terima.

Oki yang mengendarai Royal Enfield Classic 500 ini mencoba mencari momen untuk menyatu dengan sepeda motor miliknya. Ia hanya ingin berkendara antara ia, sepeda motor miliknya, dan alam. Harmonisasi ini akhirnya terwujud dengan diberkahi perjalanan yang tak terlupakan. Ada tiga hal baru yang ia dapatkan selama perjalanan ini. Menyatu dengan keadaan sekitar, menemukan surga tersembunyi dan bertemu dengan wajah baru.

Oki Touring Santai Bersama Royal Enfield

Oki, mencoba mencari kenikmatan lewat touring bersama Royal Enfield Classic 500.
Oki, mencoba mencari kenikmatan lewat touring bersama Royal Enfield Classic 500.

Ketiga hal ini menjadi pengalaman yang ia dapatkan selama melakoni perjalanan. “Ada dua rute menuju Banjarnegara. Kalau belok kanan ada pemandangan indah, kalau ke kiri akan ke jalan utama. Jalan ini jalan yang tidak diduga,” kata Oki sembari menceritakan pengalamannya. Oki pun membagi pengalaman serunya ini lewat sosial media Instagram. Lewat akun bernama @AnakDolan, Oki mencoba mengajak para pengguna sepeda motor untuk tidak terpaku kepada waktu.

Salah satu kendala yang dihadapi oleh para penggemar kegiatan touring adalah waktu. Banyak para penggila touring dikejar-kejar target agar sampai di tempat tujuan tepat waktu. Hal inilah yang coba untuk dipatahkan oleh Oki. Karena dibalik touring tersebut, seharusnya ada hal-hal yang di-explore dan dinikmati, bukan dilewatkan begitu saja.

“Berbicara dengan masyarakat sekitar di angkringan dengan Yogyakarta membuka mataku. Budaya dan masyarakat ini yang menjaga Yogyakarta dari keistimewaan kota ini,” pungkasnya.

 

Penulis: Rizen Panji

Editor: Dimas

Previous post
Cara Mudah Hilangkan Goresan di Mobil, Tidak Harus Pergi ke Bengkel
Mesin grand Livina
Next post
Masalah Khas yang Sering Terjadi pada Nissan Grand Livina, Ini Solusinya