Produk

Honda Vintage Culture Rilis Kaos Balap F1 Tahun 1983

EropaHonda dan Vintage Culture dipastikan akan merilis koleksi apparel terbaru. Uniknya, apparel yang dirilis kali ini merupakan apparel yang dikenakan saat Honda turun di ajang balap Formula 1 tahun 1983 silam.

Usut punya usut, ternyata tahun 1983 menjadi tahun pertama Honda kembali ke dunia balap dan menjadi periode paling sukses di ajang Formula 1.

Ada empat apparel dijual kepada konsumen yang terdiri dari t-shirt, polo shirt, hoodie, dan stiker logo Honda F1 Racing Team. Patrick Calello, pendiri Vintage Culture pun mengungkapkan antusiasmenya.

honda vintage culture

“Kami pernah membangun kerja sama di tahun 1960-an dan kami sangat antusias untuk memperkenalkan kembali apparel yang terinspirasi era 1980-an bagi para penggemar balap dan merek Honda,” ujarnya seperti dikutip Carmudi dari laman Carscoops.

Keempat apparel yang dijual ini rencananya akan dijual dalam jumlah sangat terbatas. Stiker logo Honda F1 Racing Team dijual Rp170 ribu, t-shirt Rp500 ribu, polo shirt Rp700 ribu, dan hoodie Rp1 jutaan.

Apparel edisi khusus ini pun punya tiga warna khas; latar belakang putih, aksen merah dan biru. Di bagian dada sebelah kiri terdapat logo Honda F1, sedangkan di lengan kiri terdapat angka 1983, dan logo Honda berwarna hitam di bagian lengan kiri.

honda vintage culture

Sedikit membahas sejarah, pada tahun 1983 menjadi titik balik Honda di ajang balap Formula 1. Mereka menguji mesin V6, turbocharge pertama kali yang dipakai di F1 dan memutuskan untuk terjun ke ajang balap lagi pada tahun 1984.

Era 1980-an ini menjadi periode paling sukses bagi Honda, sebab mereka kerap menjadi juara konstruktor Formula 1 antara 1986 sampai 1991. Seluruh apparel yang ditawarkan akan dijual secara resmi di diler Honda atau situs web Honda Vintage Culture.

“Ini bisa menjadi koleksi yang sangat mengagumkan bagi pecinta balap dan merek Honda. Kami benar-benar merasa senang bisa mengembalikan lagi memori manis di ajang balap,” pungkasnya.

Baca Juga:

Penulis: Rizen Panji

Editor: Dimas

Rizen Panji

Hobinya jelas, menghabiskan bahan bakar mesin 6 silinder di akhir pekan. Seleranya juga sudah jelas, mobil tua yang pintunya cuma dua. Oh iya, dirinya sangat mencintai interior mobil yang bersih dan simpel. Kalau ada yang mau ngasih mobil dengan ciri tersebut, akan diterima dengan senang hati..

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *