Home » Berita » Modifikasi dan Galeri Foto Toyota Aristo, Bippu Style Penghuni Bekasi

Modifikasi dan Galeri Foto Toyota Aristo, Bippu Style Penghuni Bekasi

Bekasi – Siang hari itu cuaca Bekasi, Jawa Barat cukup terik walaupun kondisi jalan cukup lengang. Namun, ada sesosok mobil Lexus GS300 atau yang akrab disapa Toyota Aristo yang seketika menyejukkan pandangan di siang itu. Kami pun tertarik untuk mendekatinya.

Setelah berkenalan, ternyata mobil ini milik Gilang Pujangga, anak dari pemilik Kedai Built Up, Helmie Sarossa. Kedai Built Up merupakan sebuah tempat yang khusus menjual mobil dengan status langka atau rare yang ada di bilangan kota Bekasi. Karena penasaran, kami pun berbincang mengenai mobil ini.

Mobil dengan bodi lebar, besar dan panjang ini terlihat ceper dengan beberapa ubahan. “Iya, mobil ini pakai body kit bippu edition full,” kata Gilang kepada Carmudi. Kendaraan roda 4 ini merupakan produksi lansiran 1999. Jika diurut berdasarkan generasinya, ini merupakan generasi kedua dari Lexus GS300 atau Toyota Aristo.

Gilang mengaku jika ini adalah salah satu mobil idamannya sejak dulu. “Dulu sempat pakai Honda Civic EK4 type R. Rasanya bosan aja pakai mobil kecil terus, pengen ganti suasana pakai mobil yang ukurannya lebih besar. Tahun 2015 baru deh pakai Aristo ini,” ucap pria yang akrab disapa Egi. Setelah mendapatkan Aristo ini, Egi pun langsung melakukan modifikasi. Fokusnya pada bagian kaki-kaki dan bodi.

Personalisasi Toyota Aristo

Ia memang menyukai mobil dengan ground clearance yang pendek atau ceper. Maklum, sebagai pria muda yang memakai sedan dengan status jarang, tak lengkap kalau belum ceper. “Waktu awal beli mobil ini memang sudah ada suspensi udaranya (air suspension). Ini pakai merk D2 dengan kompresor buatan ANZ,” sembari menunjukkan letaknya di dalam bagasi belakang.

Karena sudah ada air suspension, Egi pun mengganti velg dengan menggunakan BBS LM. Velg menggunakan BBS LM berukuran 20 inci dengan lebar 8,5 inci depan dan 9,5 inci di belakang. Kedepannya Egi masih berkeinginan untuk mengganti ukuran velg dengan diameter yang lebih besar dan lebar. “Pelan-pelan gantinya, soalnya masih banyak yang harus diurus,” katanya.

Mesin Berkapasitas Besar

Mobil yang dimmiliki oleh Egi merupakan salah satu sedan dengan mesin legendaris. Lexus GS300 ini berbagi platform dengan Toyota Crown yang diluncurkan di Jepang. Mobil berpenggerak roda belakang ini dibekali dengan mesin berkode 2JZGE. Sekadar informasi, Toyota memproduksi mesin 2JZ dengan tiga varian yakni 2JZ-GE, 2JZ-GTE dan 2JZ-FSE.

Mesin asli yang tertanam pada mobil milik Egi berkapasitas 2.997 cc, 6 silinder segaris, DOHC, yang mampu mengeluarkan tenaga 225 hp dengan torsi 290 Nm. Tenaga tersebut disalurkan menggunakan transmisi otomatis 6 percepatan. Mesin yang menempel pada mobil ini biasanya merupakan mesin Naturally Aspirated (NA). Untuk versi balap biasanya menggunakan 2JZ-GTE dengan turbocharger dan tenaga yang dihasilkan jauh lebih besar karena ditujukan untuk performa.

Toyota Aristo milik Gilang Pujangga

Di sektor mesin, Egi hanya melepas perangkat turbo tambahan yang dipasang oleh pemilik lamanya. “Pertama kali dapat, pas lihat mesinnya ternyata ini 2JZ yang NA, bukan yang tipe GTE. Dan kondisinya bukan seperti ini. Dulu mesinnya dipakaikan turbo sama pemiliknya yang lama, langsung saya lepas turbonya karena alasan keamanan,” beber pria ramah ini.

Selain alasan keamanan, mesin yang sudah tertancap turbo memiliki konsumsi bahan bakar yang jauh lebih boros. Tak ayal jika ia sering mengeluh kala isi dompetnya terkuras habis karena sering berhenti untuk menyambangi tempat pengisian bahan bakar. Duh, doyan minum nih!

Interior Dibiarkan Standard

Bagian kaki-kaki, mesin hingga bodi semuanya bisa dibilang mendapatkan ubahan. Lalu, bagaimana dengan bagian interiornya? Egi lebih memilih untuk membiarkan kondisi interior agar tetap standard.

“Interior dibiarkan standard aja, lebih suka yang simple. Selain itu, biar bagian dalamnya tetap bawaan aslinya juga. Sayang kalau diganti-ganti,” ucap Egi. Bagian knalpot juga sudah menggunakan knalpot aftermarket yang membuat suara mobil ini kian gahar.

Toyota Aristo milik Gilang Pujangga

Tak heran jika sedang mengebut, mobil ini kerap menyedot perhatian bagi car enthusiast. Bahkan, beberapa mobil dan motor yang sedang melintas juga sering terpantau memandangi mobil dengan warna yang cukup nyentrik saat terkena sinar matahari ini. Mobil yang menjadi salah satu penunggu kawasan Grand Galaxi Bekasi ini menjadi salah satu mobil keren dengan modifikasi yang simple.

Jika melihatnya sedang melintas di kawasan Bekasi dan sekitarnya, jangan lupa lambaikan tangan atau tekan klakson. Siapa tahu saja ia akan membalas sapaan Anda dengan raungan suara dari mesin 2JZ-GE ini.

Berikut foto-foto lengkapnya

Toyota Aristo milik Gilang Pujangga
Toyota Aristo milik Gilang Pujangga
Toyota Aristo milik Gilang Pujangga
Toyota Aristo milik Gilang Pujangga
Toyota Aristo milik Gilang Pujangga
Toyota Aristo milik Gilang Pujangga
Toyota Aristo milik Gilang Pujangga
Toyota Aristo milik Gilang Pujangga
Toyota Aristo milik Gilang Pujangga
Toyota Aristo milik Gilang Pujangga
Toyota Aristo milik Gilang Pujangga
Toyota Aristo milik Gilang Pujangga
Toyota Aristo milik Gilang Pujangga
Previous post
Ini Strategi British Petroleum, Siap Bersaing di Indonesia
Next post
Diler Baru Honda ke-150 Resmi Berdiri di Manado