BeritaMobil

Pasar Low SUV Akan Terus Naik, DFSK Siap Panaskan Persaingan

Jakarta – Memasuki tahun 2019, pasar low SUV (LSUV) diprediksi akan terus naik dan semakin diminati masyarakat. Ada beberapa hal yang mampu mendukung prediksi tersebut, semisal para konsumen low MPV yang ingin naik kelas. Segmen low SUV ini dinilai sangat dekat dengan pemilik low MPV sekarang ini baik terkait bujet dan fungsinya yang tidak berbeda jauh. Ketambahan lagi, desainnya lebih stylish serta mampu memenuhi keinginan sebagai mobil keluarga dengan kemampuan berpetualangan yang lebih luas.

Merunut ke data penjualan secara keseluruhan (whole sale) model low SUV yang dirilis GAIKINDO periode Januari – Desember 2018, Toyota Rush masih mendominasi pasar low SUV di Tanah Air dengan jumlah penjualan sebanyak 53.145 unit. Penjualan saudara kembarnya, Daihatsu Terios pun cukup memuaskan dengan torehan penjualan sebanyak 31.453 unit. Hasil positif tersebut ditengarai karena ubahan secara menyeluruh di antara keduanya yang mampu menarik minat masyarakat.

Tidak lupa disebutkan, selain kedua model yang bermain di pasar low SUV tersebut ada juga Honda BR-V. Meskipun penjualannya disebut kurang moncer tahun ini, namun sepertinya Honda tidak akan tinggal diam. Pihaknya tentu akan masih terus mendongkrak angka penjualan BR-V.

Ancaman Akan Datang dari DFSK di Pasar Low SUV

Penampakan mobil baru DFSK pesaing Toyota Rush (Foto: Instagram)

Namun sepertinya, merek-merek asal Jepang tadi perlu siap-siap untuk kedatangan pesaing baru di segmen serupa. Jika benar, DFSK dikabarkan akan meluncurkan low SUV besutan mereka di April nanti yakni Dongfeng Fengguang S560. Low SUV ini disiapkan masuk ke Indonesia menyusul kesuksesannya di negara asalnya, Cina.

Menariknya, dari foto yang beredar di Instagram, mesin mobil ini dibubuhkan tulisan Euro-SFG Turbo berwarna silver. Sebagai rujukan varian apa saja yang kemungkinan bisa hadir di sini, Dongfeng Fengguang S560 tersedia dalam dua pilihan mesin. Yakni mesin bensin 1.500 cc dengan Turbo dan mesin bensin 1.800 cc natutrally aspirated.

Berkaitan dengan “nama apa” yang akan dipakai di Indonesia, masih belum ada informasi lebih lanjut tentang model ini.

Kehadirannya nanti diyakini akan memanaskan persaingan segmen low SUV. Dimana segmen ini juga dihuni oleh model-model selain Rush, Terios, dan BR-V tadi. Sebut saja Chevrolet Trax dan Mitsubishi Outlander.

Dimas Hadi

Memulai karir sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di Carmudi Indonesia. Sebelumnya aktif menulis bermacam esai sosial-budaya dan beberapa karya tulis lainnya sejak 2009. Email : [email protected]
Follow Me:

Related Posts