Berita

Tak Lagi Lama, STNK Mobil Subaru akan Terbit Kurang dari 3 Bulan

Jakarta – Subaru Indonesia memastikan para konsumen akan menerima Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) lebih cepat tidak lagi perlu menunggu hingga setengah atau hampir satu tahun lamanya.

Arie Christopher, Chief Operating Officer (COO), Subaru Indonesia menjelaskan saat ini konsumen hanya perlu menunggu sekira 2,5 bulan saja untuk mendapatkan STNK.

STNK Subaru

The All New Subaru Crosstrek telah resmi meluncur. (Foto: Nadya/Carmudi)

“Normalnya kalau mobil yang sudah berjalan, misalkan Subaru Forester kalau ada konsumen beli, STNK selesai 2,5 bulan. Misalkan hari ini ada orang mau beli WRX berapa lama STNK selesai, 2,5 bulan. Boleh dicek,” ungkap Arie.

Lain halnya jika mobil yang baru saja diluncurkan dan belum melalui serangkaian prosedur untuk bisa mendapatkan STNK. Umumnya tahapan-tahapan yang dilalui memakan waktu berbulan-bulan. Jadi tak heran bila pada kasus Subaru WRX beberapa waktu lalu, pemiliknya baru mendapatkan STNK sekira 6 sampai 8 bulan.

“Jadi yang 6 sampai 8 bulan adalah mobil-mobil baru, tipe baru,” terang Arie.

“Mobil baru datang ke Jakarta banyak prosedur yang harus kita lalui, seperti uji tipe, pendaftaran TPT impor, hingga pendaftaran NJKB. Itu semua adalah proses yang kita harus lalui sampai kita bisa mendaftarkan STNK,” sambung Arie.

All New Subaru BRZ

Serah Terima Subaru BRZ (Foto: Subaru)

Baca Juga: STNK WRX Lama Terbit, Subaru: Enggak Ada Masalah Sama Sekali

Arie menambahkan prosedur tersebut tidak bisa dipercepat atau dipersingkat karena bukan cuma Subaru yang mengajukan, pada saat yang bersamaan kemungkinan ada juga dari merek lain yang ikut mendaftarkan model mobil barunya untuk menjalani berbagai pemeriksaan dan pendaftaran.

“Itu sudah prosedurnya, misalkan uji tipe 1 sampai 2 bulan, baru kita bisa mengajukan ke TPT impor, setelah itu baru kita bisa mengajukan ke NJKB, itu kan butuh waktu. Waktunya antara 6 sampai 8 bulan untuk tipe baru,” pungkas dia.

Subaru Indonesia saat ini memasarkan enam model mobil terhitung sejak kembali memulai bisnisnya di sini pada awal 2022. Adapun keenam model tersebut, yakni Subaru Forester, Subaru BRZ, Subaru WRX, Subaru WRX Wagon, Subaru Crosstrek, dan Subaru Outback.

Subaru Forester 2.0i-L dan 2.0i-S

All New Subaru Forester 2.0i-S EyeSight (Foto: Santo/Carmudi)

Harga masing-masing model bervariasi, paling murah Rp500 jutaan sedangkan termahal di banderol Rp1 miliaran On The Road (OTR) Jakarta.

Berikut daftar lengkap harga masing-masing model mobil Subaru per November 2023 sebagaimana dikutip dari situs web resminya.

Subaru Forester

  • Forester S-EyeSight Rp659,5 juta

Subaru BRZ

  • BRZ M/T Rp845 juta
  • BRZ A/T Rp870 juta

Subaru WRX

  • WRX tS EyeSight Rp949,5 juta
  • WRX M/T Rp849,5 juta

Subaru WRX Wagon

  • WRX Wagon tS EyeSight Rp1,029,5 miliar
  • WRX Wagon GT-S EyeSight Rp975,5 juta

Subaru Crosstrek

  • Crosstrek 2.0i-S EyeSight Rp549,5 juta

Subaru Outback

  • Outback 2.5i-Touring EyeSight Rp799,5 juta.

Penulis: Santo Sirait

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play Store Download Carmudi di App Store

Santo Sirait

Santo Sirait sebelumnya Jurnalis di Okezone.com, pindah ke Carmudi.co.id sebagai Reporter pada November 2017. Fokus di sektor otomotif, terutama meliput tentang mobil, motor dan industri otomotif. Santo dapat dihubungi di [email protected]

Related Posts