Home » Modifikasi » Tema Modifikasi Motor Ala Scrambler, Digandrungi Sesuai dengan Kondisi

Tema Modifikasi Motor Ala Scrambler, Digandrungi Sesuai dengan Kondisi

Modifikasi Scrambler, Tema yang Masih Digandrungi Sampai Sekarang

Jakarta – Modifikasi sepeda motor merupakan hal yang lumrah dilakukan, baik itu untuk tujuan mempercantik atau membuat tunggangan lebih nyaman dipakai. Dalam pemakaian harian, modifikasi motor yang umumnya digarap builder banyak mengambil tema Scrambler atau Japs Style.

Memasuki tahun 2020, tren modifikasi motor belum banyak memunculkan tren baru. Ubahan yang dilakukan para builder atau modifikator umumnya memadukan antara selera pemilik motor dan kebutuhan modifikasi. Tujuan lain modifikasi sepeda motor juga mampu menambah kepercayaan diri.

Dengan konsep jadul dan dual purpose, modifikasi bergaya scrambler ini juga tak kalah keren bila dilombakan dalam kontes modifikasi. Penampilan gagah dari tema Scrambler ini bahkan mendorong beberapa pabrikan roda dua menggarap motor produksi massal dengan konsep tersebut. Salah satu contohnya yaitu Ducati, pabrikan motor ala Bologna, Italia, ini bahkan merilis Ducati Scrambler bermesin 800 dan 400 cc.

Sejarah modifikasi scrambler cukup panjang, yaitu bermula dari ajang balap di era 1920an di Inggris. Tujuannya agar sepeda motor mampu melalui berbagai medan dan dikendarai dengan nyaman. Sedikit beda dengan scrambler, gaya japstyle yang sedang digandrungi kalangan muda berjiwa retro di perkotaan.

Tema scrambler ini bahkan masih bisa diperluas lagi menjadi seperti street tracker atau urban street tracker. Ini menjadi inspirasi Kawasaki yang meluncurkan W 175 TR beberapa waktu lalu. Aliran modifikasi ini berasal dari motor balap Amerika yang dahulunya harus melewati track tanah dan track sirkuit.

Bengkel modifikasi motor yang terkenal di Indonesia saat ini cukup banyak. Mulai dari Katros Garage, Street Art Custom, Thrive Custom, Studio Motor, Bimo Custom Bike, Elders Garage dan masih banyak lagi.

Konsep Modifikasi Motor Scrambler

Ducati Scrambler
Ducati Scrambler

Motor bergaya scrambler sangat populer di tahun 60an, dimana awal mulanya diciptakan sebagai motor balap yang melewati semua medan jalan. Konsep scrambler memunculkan tampilan sepeda motor yang sederhana namun tetap tangguh dan punya kecepatan yang oke.

Dari segi desain, tema modifikasi motor scrambler terbagi ke dalam beberapa sub kategori. Tema yang paling terkenal adalah classic scrambler dan modern scrambler. Fokus ubahan yang dilakukan para builder dalam menggarap scrambler adalah pada rangka, desain knalpot, suspensi termasuk kaki-kaki.

Scrambler sebagai kendaraan semi off road pun makin disukai karena mampu menerjang segala jenis jalan. Hingga kini, masih banyak kondisi jalanan yang tadinya mulus bisa berubah menjadi keriting akibat tergerus hujan.

Itulah mengapa motor scrambler menggunakan ban bertipe knobbly atau sering disebut sebagai ban tahu. Scrambler ini memiliki ciri khas yakni di bagian knalpot, yaitu melengkung ke atas dan sejajar dengan bagian bawah jok. Ubahan desain knalpot ini agar saluran pembuangan tidak terganggu andaikata motor melalui genangan air yang cukup dalam.

Ban dual sport memberi kenyamanan ketika berkendara di jalan raya dan masih mampu mencengkram ketika melewati jalur tanah atau jalan berbatu. Ciri khas ban ini memiliki kembang kotak-kotak dengan profil cukup rapat. Karakter kembang seperti itu lebih mencengkram aspal dan berfungsi agar ban tidak selip.

Maksud dari ubahan desain knalpot ini agar saluran pembuangan tidak terganggu andaikata motor melalui genangan air yang cukup dalam. Beberapa modifikator juga melengkapinya dengan suspensi Upside Down. Ini membuat scrambler kian gagah dan meningakatkan kestabilan saat melewati medan berat.

Umumnya, scrambler di bagian kaki-kaki memanfaatkan velg jari-jari karena lebih lentur ketika melahap medan off road dan jalan berbatu. Velg baik depan maupun belakang dibuat sama ukurannya, memakai diameter 18 inci yang dibalut ban enduro.

Bahan Modifikasi Motor Scrambler

Kawasaki Versys 650 Scrambler

Scrambler masih terus digandrungi kalangan bikers karena memiliki posisi riding yang lebih baik dan bisa berboncengan. Dengan demikian, motor modifikasi masih bisa digunakan untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Saat berniat melakukan modifikasi motor, kalian perlu ingat bila ini adalah representasi jati diri dan selera pemilik masing-masing. Jangan sampai kalian melakukan modifikasi dengan meniru keseluruhan gaya motor orang lain. Kalian perlu menunjukkan karakter diri sendiri pada karya modifikasi.

Untuk menggarap konsep ini, sebenarnya bisa memakai motor sport naked merek apapun. Namun, motor yang paling sering dimanfaatkan sebagai bahan yaitu Yamaha Scorpio karena frame-nya tidak terlalu ribet. Sang kalajengking tidak butuh banyak penyesuaian di bagian rangka.

Sementara dari kubu sayap kepak, ada dua model yang sering dipakai untuk bahan modifikasi, yaitu Honda Tiger dan Megapro. Namun demikian, untuk motor Honda, kalangan modifikator perlu memodifikasi bagian rangka. Rangka yang sudah ada dibentuk ulang dengan rangka untuk motor scrambler.

Bisa dilihat bila modifikasi motor dengan tema ini membutuhkan ‘bahan’ dari tunggangan yang tangguh namun harganya terjangkau. Ketiga motor tersebut sudah malang melintang sebagai motor yang kerap digunakan touring jarak jauh dan minim kendala. Mesin yang diusungnya juga berkapasitas besar, sehingga punya tenaga yang mumpuni bila digunakan di medan off road ringan.

Estimasi Biaya Modifikasi Motor Scrambler

New Triumph Scrambler 1200 XE (Foto: Istimewa)

Saat ingin memodifikasi motor, tentunya butuh biaya yang tidak sedikit. Kita perlu melakukan banyak ubahan, mulai dari tangki, rangka, hingga kaki-kaki. Modifikasi bertema scrambler ini termasuk yang paling sederhana dan terjangkau.

Untuk membangun sebuah motor scrambler, kalian setidaknya menyiapkan dana minimum sebesar Rp 10 juta. Proses penggarapannya antara satu sampai dua minggu, tergantung dari ketersediaan part modifikasi dan kesulitannya. Biaya tersebut juga tidak bisa jadi patokan baku karena setiap rumah modifikasi memiliki standard dan kualitas yang berbeda-beda.

Untuk itu, sebelum memodifikasi tunggangan, alangkah baiknya perlu berdiskusi terlebih dahulu dengan pihak modifikator atau builder. Kita bisa menentukan aksesoris yang akan digunakan sehingga tahu estimasi biaya dan lama pengerjaannya.

Jangan sampai, modifikasi malah terkendala biaya dan akan berhenti di tengah jalan lantaran kehabisan biaya. Sebab, untuk modifikasi yang sampai merubah chasis membutuhkan biaya yang cukup tinggi. Ubahan chasis ini dianggap sebagai salah satu modifikasi yang berat karena menjadi basis utamanya.

Estimasi biaya minimum di atas kadang belum termasuk dengan motor yang dipakai sebagai bahan modifikasi. Sebagai informasi, harga motor sport naked yang umum dipakai modifikasi Scrambler berkisar antara Rp 10-15 jutaan tergantung kondisi.

Setidaknya, kita perlu membeli motor dengan kondisi mesin dan kelistrikan yang sehat sehingga tidak menambah beban baru setelah proses modifikasi rampung. Untuk itu bila ditotal secara keseluruhan, estimasi biaya membangun sebuah motor scrambler ini berkisar antara Rp 25 juta.

Biaya modifikasi motor memang tidak bisa dibilang murah, karena dianggap sebagai sebuah karya seni otomotif. Hasil akhir juga sangat bergantung kepada biaya yang akan kamu keluarkan. Setidaknya, kalian perlu mencari tahu builder dengan garapan terbaik sehingga biaya yang dikeluarkan bisa sepadan dengan hasilnya. (Berbagai Sumber)

Penulis: Yongki

Editor: Lesmana

Previous post
Kemenperin Targetkan Indonesia Jadi Pusat Pengembangan Produksi Mobil Listrik
Next post
Hino Beri Diskon Suku Cadang dan Gratis Pengecekan Bagi Korban Banjir