Tips dan Trik

5 Cara Cas Aki Kering, Mudah dengan Charger yang Tepat

Cara cas aki kering kerap menjadi pertanyaan para pemilik kendaraan terutama oleh mereka yang merasa akinya sudah tekor atau soak.

Baterai atau aki itu sendiri punya fungsi yang sangat penting pada kendaraan. Komponen ini menjadi sumber daya yang dibutuhkan oleh sistem kelistrikan. Jika kondisinya menurun maka akan timbul sejumlah masalah.

Cara Cas Aki Kering

Ilustrasi pengecasan aki kering (Foto: High Road Vancouver)

Pemilik kendaraan bisa mendeteksi kondisi aki lewat beberapa gejala. Pada sepeda motor misalnya, ciri aki yang lemah antara lain lampu instrument cluster mulai redup dari biasanya.

Kemudian ketika mesin dalam posisi langsam putarannya mengalami naik turun. Pada kondisi yang lebih parah malah sepeda motor tak lagi bisa distarter.

Kejadian-kejadian seperti itu tentunya akan mengganggu kenyamanan dalam berkendara. Maka sebenarnya para ahli menyarankan sebaiknya kondisi aki dicek secara rutin. Pastikan tegangannya tak kurang dari 12,5 volt.

Hal itu akan semakin mudah dilakukan seandainya sepeda motor sudah dilengkapi dengan fitur voltmeter. Tapi jika belum solusinya adalah menggunakan alat multitester.

Apakah Aki Kering Bisa Dicas?

Sebelumnya mungkin masyarakat mengetahui pengecasan hanya berlaku untuk aki basah. Padahal di lain sisi sebenarnya aki kering juga bisa dicas.

Hal tersebut justru dianjurkan sebagai bagian dari perawatan karena aki akan mengalami discharge. Sebagai informasi, salah satu ukuran bagus atau tidak sebuah aki adalah kemampuan menahan discharge tersebut.

Menurut pantauan, beberapa produsen baterai atau aki kendaraan kini juga menawarkan alat untuk mengecas aki bagi konsumennya. Harganya variatif, mulai dari Rp200 ribuan sampai Rp1 juta ke atas.

Ada harga, ada rupa. Charger yang lebih mahal biasanya memiliki fitur lebih banyak. Misalnya mendukung untuk digunakan pada aki motor Eropa yang dikenal memiliki soket berbeda.

Mengingat harganya yang mencapai ratusan ribu, pertanyaannya apakah layak untuk memiliki charger aki sendiri di rumah? Jika Anda memiliki sepeda motor lebih dari satu rasanya cukup pantas untuk memiliki barang tersebut.

Penyebab Starter Motor Tidak Berfungsi

Ilustrasi electric starter sepeda motor. (Foto: Lazy Motorbike)

Penyebab Aki Lemah

Sebelum membahas cara cas aki kering, mari pahami dulu penyebab aki menjadi lemah.

Kondisi aki lemah merupakan kasus yang sangat sering dialami pemilik kendaraan. Penyebab yang paling umum karena kendaraan tak pernah digunakan.

Karena mesin tidak berputar maka aki tidak mendapat pasokan listrik yang dibutuhkan. Sementara pada waktu bersamaan aki itu sendiri akan mengalami discharge.

Hal seperti ini semakin rawan terjadi pada masa-masa seperti sekarang saat semua orang mengurangi aktivitasnya.

Banyak yang berpikiran untuk menghindari kondisi aki melemah cukup memanaskan mesin kendaraan di garasi. Hal ini memang ada benarnya, tapi berdasarkan pengalaman efeknya tidak seberapa dibanding menggunakan kendaraan dengan sesungguhnya.

Menurut informasi, aki pada sepeda motor akan mendapat pasokan listrik yang ideal setelah menempuh jarak setidaknya 40 km.

Masalah aki lemah semakin rawan mengintai pemilik motor besar atau motor koleksi. Karena motor-motor semacam ini cenderung lebih jarang lagi keluar garasi.

Menggunakan sepeda motor untuk sunmori alias sunday morning ride bisa menjadi solusi. Atau kalau mau lebih aman lagi adalah memiliki charger aki seperti yang sudah disinggung sebelumnya

Tips Memilih Charger Aki

Cara cas aki kering sebenarnya sangat mudah jika Carmudian sudah memiliki charger yang dibutuhkan.

Ada beberapa tips yang bisa diperhatikan jika Carmudian benar-benar memutuskan untuk membelinya. Pertama, jangan cepat tergoda produk yang menawarkan kemampuan pengisian daya dengan ampere besar.

Ampere yang besar, contohnya di atas 10 memang bisa mempercepat durasi pengecasan. Misalnya untuk aki 4,2 ampere hanya dibutuhkan waktu 30 menit sampai 60 menit sampai penuh.

Tapi di sisi lain bisa bikin aki cepat rusak. Untuk penggunaan pribadi, charger dengan kemampuan pengisian 2 ampere dirasa sudah cukup.

Tips selanjutnya adalah pilih charger yang memiliki fitur cut off. Jadi ketika pengisian sudah selesai maka arus listrik akan terputus. Hal ini penting guna menghindari aki mengalami over charge.

Selain itu, ada baiknya juga charger memiliki indikator level pengisian. Misalnya sebuah lampu yang menyala ketika proses pengisian sudah selesai.

Tak kalah penting, pilih produk yang memiliki kabel-kabel lengkap. Misal, kabel aki yang memiliki “cabang” khusus untuk pengecasan.

Kemudian kabel clip “buaya” untuk menyambungkannya ke plat terminal aki dengan model yang berbeda-beda.

Charger Aki Sepeda Motor

Contoh charger aki sepeda motor dengan kekuatan 1,5 amper (Foto: Walmart)

Cara Cas Aki Kering

Produk charger yang digunakan boleh saja berbeda, namun langkah demi langkah cara cas aki kering pada umumnya adalah sebagai berikut:

1. Pastikan sumber listrik stabil

Diasumsikan Carmudian akan melakukan pengecasan dengan listrik rumah. Masalah yang sering terjadi pada listrik rumah adalah pemadaman bergilir.

Hal ini memang di luar kendali. Tapi Anda bisa memantau jadwal pemadaman tersebut melalui akun media sosial PLN setempat.

Kenapa listrik harus stabil? Beberapa produk charger aki akan mengulang proses pengisian dari awal jika di tengah jalan mengalami mati listrik. Jadi buang-buang waktu.

2. Siapkan charger dan aki yang akan dicas

Pada tahap ini Carmudian juga disarankan untuk memilih lokasi pengisi yang tepat. Cari tempat yang kering dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Pengecasan aki 4,2 ampere dengan charger 2 ampere bisa memakan waktu antara 6 sampai 7 jam sampai penuh. Besar kemungkinan selama masa pengisian Carmudian akan melakukan aktivitas lain. Maka sangat disarankan untuk memilih environment yang aman untuk meninggalkannya.

Beberapa produsen charger aki mengklaim produknya water resistant yang berarti tahan cipratan air. Hal ini mungkin ada benarnya tapi buat jaga-jaga sebaiknya Anda juga memastikan tempat yang digunakan kering.

3. Sambungkan kabel charger

Untuk melakukan pengecasan, Carmudian perlu menghubungkan kabel charger ke aki yang akan dicas. Jangan terbalik, hubungkan sesuai dengan terminalnya.

Kabel merah artinya untuk terminal plus dan kabel berwarna hitam untuk terminal minus. Di lain sisi, setiap produk aki biasanya memiliki keterangan berupa logo plus minus di setiap terminalnya.

Perlu ditekankan sekali lagi jangan sampai terbalik saat menghubungkan kabel karena bisa mengakibatkan short circuit alias korsleting.

4. Lakukan pengecasan dengan daya yang sesuai

Seperti sudah disebutkan, tak perlu melakukan pengecasan dengan daya yang terlalu besar. Untuk aki sepeda motor 4,2 ampere cukup diisi dengan daya 2 ampere. Lebih baik bersabar daripada aki menjadi cepat rusak.

5. Cabut kabel ketika sudah selesai

Pada umumnya mereka yang melakukan pengecasan dengan charger buatan sendiri akan mengecek level pengisian dari suhu aki. Misalnya, memegang bagian samping aki.

Jika sudah terasa hangat maka diperkirakan aki sudah selesai dicas.

Tapi kalau Anda menggunakan charger aki khusus biasanya terdapat lampu indikator yang menandakan proses pengecasan sudah selesai.

Setelah itu, Anda bisa mengecek kondisi aki untuk memastikan tegangannya di atas 12,5 volt. Jika hasil tersebut didapat maka pengisian berhasil dan aki pun siap untuk digunakan lagi.

Namun jika gagal, berarti ada kemungkinan sel-sel di dalam aki sudah lemah. Tapi untuk hal ini diperlukan penanganan yang berbeda.

Baca Juga:

Penulis: Mada Prastya

Editor: Dimas

Mada Prastya

Bergabung sebagai penulis di Carmudi Indonesia sejak Februari 2021. Menyukai kendaraan roda dua karena simpel, cepat, dan memberi rasa kebebasan dalam berkendara. Email: [email protected]

Related Posts