Home » Modifikasi » Modifikasi Toyota Avanza, Ketahui Caranya Supaya Enggak Norak

Modifikasi Toyota Avanza, Ketahui Caranya Supaya Enggak Norak

Modifikasi Toyota Avanza, photo: NMAA
Modifikasi Toyota Avanza (foto: NMAA)

Jakarta – Toyota Avanza merupakan mobil keluarga yang paling laris di Indonesia. Saking larisnya, banyak yang mengatakan jika ini adalah “mobil sejuta umat”. Sayangnya, mobil berkapasitas 7 orang penumpang ini punya desain yang sederhana. Banyak orang melakukan modifikasi Toyota Avanza miliknya agar terlihat lebih keren.

Modifikasi pada Toyota Avanza menjadi langkah yang paling mudah dalam memperbaiki tampilan dari mobil asli Indonesia yang satu ini. Tapi harus ingat, tidak semua orang punya selera yang bagus dalam memodifikasi. Beberapa cara berikut bisa digunakan agar modifikasi yang dilakukan tidak norak.

  • Siapkan Konsep yang Matang

Sebelum melakukan modifikasi, ada baiknya kamu mempersiapkan konsep yang matang. Hal ini dilakukan agar modifikasi yang dilakukan dapat mengusung konsep yang jelas. Konsep yang disiapkan pun tergantung dari sang pemilik. Ada yang menyukai modifikasi audio, eksterior, atau interiornya saja, bahkan modifikasi di bagian mesin.

Modifikasi Toyota Avanza, photo: jualbatikaslisolo
Contoh modifikasi Toyota Avanza (Foto: jualbatikaslisolo)

Tanpa konsep yang matang, modifikasi yang dilakukan bisa dipastikan tidak akan menjadi menarik. Atau bahkan yang terburuk, aksesoris yang bakal digunakan bisa jadi saling tabrak. Dari pada dihujat orang, lebih baik persiapkan segala sesuatunya terlebih dahulu ya. 

  • Pemilihan Aksesoris

Jika konsepnya sudah matang, langkah yang bisa dilakukan adalah memilih aksesoris apa yang akan dipasang pada modifikasi Toyota Avanza. Ada berbagai macam aksesoris modifikasi yang bisa dipakai untuk membuat tampilannya menjadi lebih keren. Misalnya memilih pelek yang cocok, spoiler, model lampu depan atau belakang hingga bodykit yang mau dipasang.

Hasil modifikasi digital, photo: NMAA
Hasil modifikasi digital Toyota Veloz (Foto: NMAA)

Usahakan semuanya dipilih dengan matang agar hasilnya maksimal. Salah satu kesalahan yang kerap dilakukan modifikator pemula adalah menilai semua barang mahal sudah pasti bagus dipasang. Padahal, semua sangat bergantung dari selera dan konsep modifikasi yang diusungnya. Jadi, enggak semua barang mahal bakal sedap dipandang. Kalau penempatannya salah dan enggak sesuai, tentu bisa jadi membuat mobil jadi jelek.

  • Dibuat Lebih Pendek

Biasanya, modifikasi yang paling sering dilakukan adalah dengan memperpendek ground clearance kendaraan. Salah satu cara yang paling mudah adalah dengan melakukan pemotongan per atau biasa disebut potkit (potong sedikit). Biasanya per bawaan mobil akan dipotong beberapa ulir untuk mendapatkan pendek yang diinginkan oleh pemilik mobil. Cara ini merupakan cara yang paling sering dilakukan.

Tapi, kekurangan dari metode ini adalah kenyamanan pasti akan jauh berkurang. Akan lebih aman jika memakai lowering kit atau kit yang memang digunakan untuk memperpendek mobil. Per khusus ceper ini biasanya sangat gampang ditemui dibeli secara offline maupun online. Namun, harga lowering kit ini biasanya akan lebih mahal dibanding biaya potkit. Semua tergantung selera.

Mobil dibuat lebih pendek agar terlihat keren, photo: otomotifmax
Mobil dibuat lebih pendek agar terlihat keren. (Foto: otomotifmax)

Lowering kit ini biasanya terdiri dari beberapa merek aftermarket seperti Eibach, Tein, H&R, hingga Triple S. Selain lowering kit, ada juga yang menggunakan suspensi model coilover. Suspensi jenis ini bisa diatur tingkat kekerasan dan tingkat tinggi rendahnya sesuai selera. Jadi kalau bosan, tinggal diatur saja dengan ketinggian yang dimau. 

Bagi mereka yang punya uang lebih, ada juga yang menggunakan air suspension. Air suspension ini merupakan salah satu cara memperpendek kendaraan dengan cara singkat. Pemilik hanya perlu menekan tombol, maka mobil akan turun sesuai dengan level pendek yang sudah diatur sebelumnya. Tentu memasang air suspension ini bisa dibilang cukup mahal.

Dan yang harus diingat adalah, dengan memperpendek kendaraan tentunya sudah pasti merelakan kenyamanan saat berkendara. Mobil yang sudah dipendekkan beberapa cm pastinya akan kurang nyaman dikendarai dibanding mobil dengan suspensi standard. 

  • Modifikasi Interior Toyota Avanza

Setelah konsep, aksesoris yang akan dipasang dan eksterior sudah memiliki bayangan untuk dimodifikasi apakah bagian interior juga ingin dipermak?

Biasanya, orang yang sudah memodifikasi tampilan eksterior juga akan memodifikasi bagian interiornya. Tapi, ada juga yang mempertahankan interior seperti bawaan mobil.

Untuk memodifikasi interior, memerlukan sedikit kreativitas untuk menentukan pattern, warna, dan pilihan bahan untuk modifikasi interior. Intinya, harus kelihatan keren tapi juga fungsional. Untuk memodifikasi interior, ada beberapa hal yang perlu diketahui. Karena Toyota Avanza adalah mobil keluarga, maka pemilihan pelapis jok juga sangat berpengaruh kepada norak atau tidaknya hasil modifikasi.

Modifikasi interior Toyota Avanza, photo; MBTech
Modifikasi interior Toyota Avanza (Foto: MBTech)

Memang, selera dikembalikan lagi kepada sang pemilik. Tapi, akan lebih baik melakukan modifikasi yang bisa menambah harga jual. Salah satunya adalah memilih warna kulit pada interior, dan pemilihan bahan. Karena merupakan mobil keluarga, maka biasanya kabinnya cukup luas. Sehingga akan lebih cocok dipasangkan dengan interior berwarna beige, coklat, atau putih.

Selain warna pastel yang memberikan efek cerah, modifikasi interior dengan konsep gelap juga kerap dijadikan favorit. Biasanya warna yang digunakan memakai warna hitam. Warna ini dipilih karena mudah dibersihkan dan tidak cepat kotor. Pilihan bahan yang digunakan pun ada banyak. Mulai dari bahan kulit, semi kulit hingga fabric seperti bawaan pabrik dengan motif yang berbeda. 

Biaya Modifikasi Toyota Avanza

Terkadang ada beberapa pertanyaan mengenai biaya yang akan dikeluarkan untuk memodifikasi Toyota Avanza. Pertanyaan tersebut tentunya akan dikembalikan lagi kepada sang pemilik mobil. Yang namanya modifikasi tentunya bersifat tidak terbatas jika sang pemilik belum merasa puas. Ya, manusia tidak akan pernah merasa puas walaupun sudah melakukan banyak hal terutama modifikasi.

Untuk menghitung biaya yang akan dikeluarkan, kamu juga harus menentukan komponen dan aksesoris yang bakal dipakai. Untuk penggantian pelek misalnya. Satu set pelek biasanya memiliki harga yang berbeda-beda. Kisarannya mencapai Rp5 jutaan sampai puluhan juta tergantung pelek apa yang akan dibeli. 

Jika menggunakan pelek replika, tentu akan lebih murah lagi biayanya. Hanya saja, pelek original biasanya punya daya tahan yang kuat dan harga yang lebih mahal.

Gaya elegan pada Toyota Avanza, photo: Gridoto
Gaya elegan pada Toyota Avanza (Foto: Gridoto)

Untuk modifikasi audio, biaya yang harus dikeluarkan juga tidak murah. Modifikasi audio merupakan salah satu modifikasi yang paling mahal. Namun jika ingin tahu kisarannya, modifikasi audio pada Toyota Avanza ini biasanya berkisar Rp5-20 jutaan tergantung komponen yang dipakai. Ingat, ini hanyalah kisaran untuk mendapatkan hasil modifikasi yang sudah lumayan.

Jika ingin hasil audio yang lebih bagus lagi, tak sedikit juga orang yang memodifikasi audio hingga ratusan juta bahkan miliaran rupiah. Semua tergantung kepada pemilik mobil itu sendiri. Sama seperti kata pepatah, di atas langit masih ada langit. 

  • Mengganti Knalpot

Perangkat yang tidak kalah sering diganti oleh para pemilik Toyota Avanza adalah knalpot. Biasanya banyak pemilik yang modifikasi Toyota Avanza miliknya dengan knalpot racing dengan suara yang lebih berisik. Tujuannya agak lebih memberikan kesan racing dan sporty saat sedang menginjak pedal gas. Selain itu, tentunya modifikasi ini dinilai mampu mendongkrak performa mesin.

Knalpot racing biasa digunakan pada mobil harian, photo: Spoon
Knalpot racing biasa digunakan pada mobil harian (Foto: Spoon)

Karena jalur pembuangan udara sudah memakai model racing, maka tenaga yang keluar dari mobil ini biasanya menjadi lebih plong. Sedangkan kalau pakai knalpot biasanya udara yang keluar mengalami beberapa sumbatan. Hal inilah yang dinilai menjadi kekurangan knalpot standard. Mesin saat diinjak pedal gas menjadi lebih berat.

  • Kaca Film

Bagi mereka yang sudah memodifikasi bagian interior, biasanya akan menggunakan kaca film dengan model clear atau bening. Selain bertujuan untuk memamerkan kondisi interior, penggunaan kaca film bening ini juga mampu menambah tampilan mobil menjadi jauh lebih stylish dan keren. Kaca film model bening mampu membuat mobil terlihat lebih bersih dan rapi. 

Berbeda dengan kaca film berwarna hitam yang membuat mobil terkesan kotor dan garang. Biasanya, warna yang digunakan pada kaca film bening ini ada dua warna. Yakni hijau dan biru. Kedua warna tersebut biasanya digunakan pada mobil Eropa. Namun jika diaplikasikan pada mobil Jepang, tentu tak ada salahnya. Bahkan Toyota Avanza yang memakai kaca film bening dengan tampilan yang simpel tentu akan lebih enak dipandang. 

Modifikasi Upgrade

Selain modifikasi menggunakan perangkat aftermarket, ada juga beberapa orang yang melakukan modifikasi dengan melakukan upgrade tampilan mobil. Misalnya Toyota Avanza yang dimiliki merupakan varian paling bawah. Varian tersebut ingin dimodifikasi menjadi varian paling tinggi. Modifikasi ini juga lumrah terjadi dengan sebutan upgrade tampilan atau juga kadang disebut facelift.

Biasanya modifikasi ini lebih mengubah tampilan mobil agar menjadi varian tertinggi di keluarga Avanza. Ubahannya meliputi bumper depan-belakang, spion, gril, lampu depan dan belakang serta beberapa aksesoris pendukung lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengubah tampilan tipe terbawah menjadi tipe tertinggi. Bagaimana dengan interiornya?

Toyota Avanza 1.5X (Foto: Paultan)

Biasanya beberapa orang ada yang mengubah interiornya menjadi mirip dengan tipe yang dituju. Tapi enggak sedikit juga yang membiarkan interior aslinya supaya tidak terkena ubahan. Beberapa hal di atas merupakan cara yang dapat dilakukan dalam melakukan modifikasi Toyota Avanza kamu yang ada di rumah.

Sebelum melakukan modifikasi, sebaiknya kamu tentukan dahulu bagian apa yang ingin mendapatkan ubahan. Entah di eksterior, interior atau bagian mesin. Yang terpenting, jangan melupakan aspek keselamatan dan kenyamanan ya. 

 

Penulis: Rizen Panji

Editor: Dimas

Baca Juga:

Bukan Cuma New Xpander, Mitsubishi Juga Akan Hadirkan Xpander Hybrid

New Mitsubishi Xpander
Previous post
Bukan Cuma New Xpander, Mitsubishi Juga Akan Hadirkan Xpander Hybrid
Next post
Kerap Pamer Mobil Mewah, Putra Siregar Mengaku Lebih Memilih Sepeda Motor