Mobil

Sejarah AMG dan Kenangan Balap Sirkuit Spa-Francorchamps yang Jarang Diketahui

Jakarta – Bagi pecinta otomotif sejati, khususnya penggemar Mercedes-Benz rasanya tak asing mendengar tuner bernama AMG. Walaupun namanya terkenal, ternyata masih banyak orang yang belum tahu sejarah dibalik nama besar AMG.

Kisah tersebut bermula pada 24 Juli 1971 di ajang balap 24 Hours of Spa-Francorchamps. Di ajang tersebut ada sebuah sedan mewah Mercedes-Benz dengan kode bodi W109 yang didesain oleh Hans Werner Aufrecht dan Erhard Melcher.

Dua orang ini meracik “Mercy Kebo” tersebut untuk bisa memiliki performa buas. Hasilnya, W109 mampu mengeluarkan tenaga 428 hp dengan torsi 620 Nm dari mesin berkonfigurasi V8 kapasitas 6.835 cc.

sejarah amg di dunia

Sejarah AMG berawal dari W109 300 SEL 6.8 yang turun di 24 Hours of Spa-Francorchamps

Mobil dengan mesin buas tersebut bisa melesat hingga kecepatan maksimal 265 km/jam, dengan kemampuan akselerasi dari diam hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 6,1 detik saja.

Sejarah Berdirinya AMG

Pada 1971, nama AMG bisa dibilang belum terkenal sama sekali. Perusahaan yang fokus untuk modifikasi ini memiliki kepanjang Aufrecht, Melcher, dan Großaspach—kota perusahaan ini berasal.

AMG pun terkenal setelah mereka mendesain W109 300SEL 6.8 untuk bisa finis di posisi kedua dan berhasil mencatatkan kemenangan di kelasnya.

Bahkan, para kompetitor di atas sirkuit tersebut harus mengakui jika mobil dengan bobot total 1,6 ton ini sangat gesit di sirkuit. Mobil 300SEL 6.8 yang saat itu berkelir merah mampu bertahan seharian penuh dengan kecepatan maksimal.

sejarah amg

AMG 300 SEL 6.8

“Selama balapan, mesin V8 sangat haus bahan bakar. Setelah 24 jam, mobil tersebut akhirnya melesat ke posisi dua di belakang Ford Capri,” kata Dieter Glemser, mantan pebalap Mercedes-Benz dan Brand Ambassador Mercedes-Benz saat ini.

Kesuksesan di ajang 24 Hours of Spa-Francorchamps 50 tahun lalu jelas menjadi tonggak sejarah. Tahun ini, ada 13 tim pelanggan Mercedes-AMG GT3 yang mengambil bagian di 24 Hours of Spa-Francorchamps.

Mobil W109 300SEL 6.8 dengan julukan Red Pig ini kini dipajang di museum Mercedes-Benz, Stuttgart. Red Pig menjadi simbol lahirnya AMG di dunia dan saat ini menjadi salah satu tuner paling sukses.

Baca Juga:

Penulis: Rizen Panji

Editor: Dimas

Rizen Panji

Hobinya jelas, menghabiskan bahan bakar mesin 6 silinder di akhir pekan. Seleranya juga sudah jelas, mobil tua yang pintunya cuma dua. Oh iya, dirinya sangat mencintai interior mobil yang bersih dan simpel. Kalau ada yang mau ngasih mobil dengan ciri tersebut, akan diterima dengan senang hati..

Related Posts