Home » Mobil » Ingin Membeli Mini Cooper Bekas? Simak Dulu Harga Pasarannya

Ingin Membeli Mini Cooper Bekas? Simak Dulu Harga Pasarannya

Ratusan Mini berkumpul di ajang Goodwood Festival of Speed
Ratusan Mini berkumpul di ajang Goodwood Festival of Speed. Foto: Istimewa

Jakarta – Bagi pecinta mobil klasik atau mobil tua, nama Mini Cooper mungkin akan dimasukkan ke dalam salah satu mobil incaran. Mobil buatan Inggris ini dikenal memiliki desain yang tak lekang oleh zaman. Bahkan saat ini banyak juga orang yang ingin membeli Mini Cooper  bekas untuk dijadikan sebagai mobil hobi atau sekadar pemanis garasi di rumah.

Tapi tidak sedikit juga lho yang ingin membeli Mini Cooper dengan versi yang lebih muda karena dianggap memiliki performa mesin yang yahud. Mau Mini Cooper versi tahun tua atau tahun muda, keduanya sama saja kok. Sama-sama memiliki harga bekas yang cukup fantastis. Penasaran? Simak dulu kisaran harga Mini Cooper bekas berikut ya.

Sejarah Mini Cooper

Sebelum membahas mengenai detail dari mobil berdesain imut ini, ada baiknya kamu juga memahami sedikit potongan sejarah dari Mini Cooper. Sebenarnya, generasi pertama dari merek asal Inggris tersebut memiliki nama Mini Mark 1 yang pertama kali eksis pada 1959 hingga 2000. Namun, generasi pertamanya hanya diproduksi pada tahun 1959 hingga 1967.

Generasi inilah yang disebut sebagai Mark 1. Generasi pertama ini dijual oleh perusahaan bernama British Motor Corporation (BMC). Mobil dua pintu ini didesain oleh Sir Alec Issigonis dan diproduksi di pabrik Longbridge dan Cowley yang berada di Inggris. Pada tahap persiapannya, mobil ini didesain lewat proyek bernama Austin Drawing Office 15 atau ADO15. Mini Mark 1 sendiri diketahui punya banyak nama. Mulai dari Mini Mark 1, Austin 850, Morris 850, Austin Mini Se7en, dan Morris Mini Minor.

Iklan Mini Morris generasi pertama di tahun 1959
Iklan Mini Morris generasi pertama di tahun 1959, photo: Google

Jika kalian ingat sejarah Volkswagen yang memang dibuat sebagai mobil kecil yang kompak dan harganya terjangkau, demikian pula Mini. BMC mencanangkan program untuk Mini agar bisa menjadi mobil yang lapang secara interior namun hemat bahan bakar. Mesin yang ditanamkan pada generasi pertama ini berukuran 848 cc.

Awalnya, para desainer dan mekanik ingin mencoba memasang mesin berkapasitas 948 cc. Hanya saja, Leonard Lord selaku Ketua BMC saat itu  berpikir jika mesin tersebut dianggap terlalu kencang. Maka ia pun menyarankan untuk mengecilkan kapasitas mesin menjadi 848 cc. Walaupun bermesin kecil, mesin ini sanggup melesatkan mobil hingga kecepatan 116 km/jam. Luar biasa!

Walaupun Luarnya Kecil, Interior Mini Cooper Klasik Ternyata Lega!

Issigonis pun setelah itu mencoba membuat riset mengenai suspensi yang akan digunakan pada Mini. Ia menggunakan karet berbentuk kerucut yang dipasangkan di bagian suspensi. Suspensi ini memungkinkan untuk beradaptasi dengan beban penumpang yang bervariasi. Mulai dari 2 orang penumpang hingga 4 orang penumpang dapat disesuaikan lewat suspensi yang diracik ini. Desain unik ini diadaptasi dari pembalap amatir yang juga teman dari Alec Issigonis yang bernama Alex Moulton.

Bagi sebagian orang, hal ini pasti menjadi sedikit misteri kenapa interiornya cukup lega. Salah satu rahasianya adalah penggunaan letak posisi mesin yang digunakan oleh Mini. Di generasi pertama ini, BMC membuat Mini dengan desain mesin yang melintang dan menggunakan penggerak roda depan. Hal inilah yang menjadi alasan utama mengapa Mini memiliki ruang kabin yang lega.

Interior yang cukup lega pada MC versi lawas. Foto” Istimewa

Mesin yang dipasang ini akan menggerakkan roda depan. Ini artinya, oli mesin dan oli transmisi saling berbagi. Selain itu, mobil tersebut juga tidak memiliki gardan, sehingga lantainya bisa menjadi lebih rata dan nyaman untuk penumpang di baris kedua. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kekhawatiran akan krisis minyak yang terjadi di masa depan. Efek dari tidak adanya gardan inilah yang membuat desain Mini bisa lebih diminimalisir lagi.

Pada zaman tersebut, akomodasi penyimpanan bukanlah hal utama bagi para pabrikan mobil. Lihat saja Mini Mark 1 ini, hanya memiliki ruang penyimpanan untuk mesin di bagian depan dan bagasi berukuran kecil di bagian belakang. Sedangkan di bagian dalam hanya ada ruang penyimpanan yang ada di dasbor berbentuk seperti tatakan kecil yang membentang dari sisi kiri hingga kanan.

Harga Mini Cooper Bekas Tahun Tua

Saat ini harga bekas Mini Cooper bisa dibilang tidak murah. Bahkan bisa dibilang harga Mini Cooper bekas untuk tahun produksi lawas hampir menyaingi Mini Cooper terbaru. Mengapa mobil tua ini menjadi sangat mahal? Salah satu faktor yang mendukung terkereknya harga Mini Cooper saat ini adalah desain. Tak bisa dipungkiri, desain Mini Cooper klasik memang terlihat sangat ikonik.

Setiap orang yang melihatnya pun dipastikan bisa tersenyum kala berpapasan dengan mobil terkenal di film Mr.Bean ini. Desainnya unik, mungil dan sangat mudah diidentifikasi. Sehingga orang yang melihatnya pun pasti bisa menebak jika yang ia lihat adalah seekor Mini Cooper. Faktor inilah yang kami prediksi menjadi salah satu hal yang membuat harga Mini Cooper tahun tua lebih meroket.

Tampilan Mini Cooper memang klasik tak membosankan. Foto: Istimewa.

Kisaran harganya pun tak main-main. Karena tak ada yang bisa memberikan patokan mengenai harga pasti. Semakin tua tahun produksinya, semakin orisinil kondisinya dan memiliki surat-surat lengkap bisa dipastikan harganya akan melejit. Rentang harga prediksinya pun bisa mencapai Rp200 jutaan hingga Rp1,5 miliar. Tergantung kondisi mobil dan tahun produksi mobil tersebut. Alasan kedua yang mampu mempengaruhi harga dari mobil ini menurut kami adalah nilai historis. Banyak orang membeli mobil tua hanya untuk dijadikan bahan kenangan.

Semisal di masa kecil orang tersebut pernah mengendarai Mini Cooper bersama keluarganya. Atau semasa kecil sempat mendambakan mobil tersebut dan baru bisa terealisasi saat ini. Kedua faktor tersebut menjadi nilai yang bagi sebagian orang sangat mahal. Bagi pecinta otomotif sejati, mobil bukan hanya dipandang sebagai alat transportasi semata, melainkan bisa memiliki nilai sentimental yang sangat kuat.

Mini Cooper dengan Transmisi Otomatis Lebih Dicari

Bagi pemain mobil tua, mobil dengan transmisi otomatis saat ini lebih dicari. Hal tersebut karena faktor kenyamanan saat berkendara dan juga faktor usia dari pemilik mobil tersebut. Biasanya pemilik mobil tua berusia lebih dari 40 tahun ke atas. Sehingga lebih menyukai mobil dengan transmisi otomatis agar kaki tidak mudah pegal menginjak pedal kopling.

Mini Cooper versi lawas menjadi incaran para kolektor: Foto: Istimewa

Namun, bagi sebagian orang transmisi bukanlah masalah yang berarti. Asalkan dapat meminang mobil incaran, yang terpenting bagi mereka adalah rasa berkendara dan kenangan yang terbayarkan saat mengendarai sebuah mobil tua. Nah, jadi jika kamu ingin membeli usahakan carilah mobil dengan transmisi otomatis ya!

Harga Mini Cooper Bekas Tahun Muda

Jika sudah melihat kisaran harga dari Mini Cooper bekas tahun tua, rasanya kamu akan lebih takjub jika melihat harga Mini Cooper bekas tahun muda. Karena untuk harga bekas dengan tahun produksi yang lebih tua cenderung lebih murah dibanding tahun tua. Sebagai perbandingan, Mini Cooper S coupe lansiran 2012 John Cooper Works package dibanderol seharga Rp330 jutaan.

Harga ini bisa dibilang setara dengan harga Mini Cooper tahun tua atau malah lebih mahal versi tahun tua. Padahal dari sisi kenyamanan, performa, dan keamanan jelas Mini Cooper dengan tahun produksi yang lebih muda lebih unggul dari segala hal. Yang lebih unik lagi, Mini Cooper S tipe cabriolet lansiran 2012 dijual dengan harga Rp450 jutaan.

MINI 3 Doors
Salah satu varian Mini Cooper versi terbaru. Foto: Istimewa

Dari segi harga, jelas Mini Cooper dengan produksi yang lebih muda memiliki harga yang setara dengan tahun tua. Padahal Mini Cooper tahun tua yang ada di Indonesia tahun produksinya berkisar antara 1960-an hingga 1990-an akhir. Semakin tua, akan semakin mahal pula harga mobilnya. Ada pepatah mengatakan, pemilik Mini Cooper versi baru tetap mengidamkan Mini Cooper versi lawas. Hmmmm, kira-kira benar nggak ya pepatah tersebut?

Luncurkan Versi Baru di Awal Tahun 2020

MINI Indonesia langsung borongan merilis varian gaharnya di Tanah Air, yaitu Clubman dan Countryman dalam versi John Cooper Works pada awal tahun 2020 silam. Dengan racikan mesin ala JCW, kedua model ini memiliki tenaga hingga 306 hp. MINI Indonesia ingin membawa sensasi ala balap untuk mengakomodasi aktivitas harian.

Pada kedua model dibekali transmisi 8-percepatan Steptronic sports baru dipasang sebagai standar. Lebih lanjut, versi JCW didukung kunci diferensial mekanis pada gandar depan, sistem penggerak semua-roda ALL4.

MINI John Cooper Works 2020 (Foto: Carmudi/YongkI)

Untuk mendukung performa mesin yang gahar, maka sasis dirancang khusus, dan modifikasi penguatan tambahan untuk struktur bodi, koneksi mesin dan pengencang sasis. Semua inovasi tersebut hadirkan sensasi berkendara yang sepenuhnya baru. Keduanya menjanjikan pengalaman berkendara sport penuh adrenalin.

Sebagai sumber tenaga, mesin 4-silinder dirancang ulang secara komprehensif berorientasi penuh mencapai output maksimum untuk pengalaman berkendara terbaik. Teknologi MINI TwinPower Turbo menghasilkan output 306 hp dengan torsi 450 Nm, menjadikannya MINI paling kuat yang pernah ada.

Output pada versi JCW meningkat jauh dibandingkan dengan mesin sebelumnya juga dibantu oleh turbocharger yang lebih besar. Tim engineer MINI juga mengurangi rasio kompresi dari 10,2 menjadi 9,5 untuk menyamai peningkatan tekanan pengisian sistem. Lebih baik membeli Mini Cooper bekas atau baru ya?

MINI John Cooper Works Clubman dan Countryman resmi diluncurkan. (Foto: Carmudi/Yongki)

Adapun harga MINI Clubman dan Countryman versi JCW antara lain:

MINI John Cooper Works Clubman Rp1,130,000,000

MINI John Cooper Works Countryman Rp 1,170,000,000

Berikut ini spesifikasi dari masing-masing model:

Mesin mini cooper versi modern. Foto: Istimewa

Spesifikasi Mini Cooper John Cooper Works Clubman

  • Mesin bensin empat-silinder dengan Teknologi MINI Twin Power Turbo (turbocharging, injeksi langsung, VALVETRONIC).
  • Kapasitas : 1.998 cc.
  • Output maksimum : 306 hp pada 5.000-6.250 rpm.
  • Torsi maksimum : 450 Nm pada 1.750-4.500 rpm.
  • Akselerasi : 0-100 km/jam dalam 4,9 detik.
  • Kecepatan puncak : 250 km/jam.
  • Konsumsi bahan bakar rata-rata : 13 km/l.
  • Emisi CO2 : 175 g/km.

Spesifikasi Mini Cooper John Cooper Works Countryman

  • Mesin bensin empat silinder dengan Teknologi MINI Twin Power Turbo (turbocharging, injeksi langsung, VALVETRONIC).
  • Kapasitas : 1.998 cc.
  • Output maksimum : 306 hp pada 5.000-6.250rpm.
  • Torsi maksimum : 450 Nm pada 1.750-4.500 rpm.
  • Akselerasi : 0-100 km/jam dalam 5,1 detik.
  • Kecepatan puncak : 250 km/jam.
  • Konsumsi bahan bakar rata-rata : 12,7 km/l.
  • Emisi CO2 : 180 g/km

Penulis: Rizen

Editor: Lesmana

 

Previous post
PSBB Transisi Diperpanjang 14 Hari, Sistem Ganjil Genap Belum Berlaku
Next post
Tiga Bulan Tidak Kerja, Mobil Alphard Via Vallen Belum Perpanjang Asuransi